Iman bisa bertambah dan berkurang seiring bertambah dan berkurangnya amal saleh kita. Iman yang telah tertanam dalam qalbu kita akan bertambah dengan ketaatan, dan ia juga akan berkurang dengan kemaksiatan. Iman akan bertambah dengan shalat dan berkurang dengan perilaku merusak, bertambah dengan keistiqamahan dan berkurang dengan penyelewengan. Allah swt. berfirman, “Dan orang-orang yang mendapat petunjuk Allah, Allah menambah petunjuk-Nya kepada mereka dan memberikan kepada mereka (balasan) ketakwaannya.” (Muhammad [47] : 17) Allah juga berfirman, “supaya keimanan mereka bertambah di samping keimanan mereka (yang telah ada).” (Al-Fath [48] : 4) Di bulan Ramadhan, iman akan bertambah, dan ketauhidan bersinar karena kedekatan seorang hamba dengan Tuhannya. Maka, puasa merupakan amal yang amat agung, sarana kedekatan untuk mendekatkan diri kepada Allah swt., dan merupakan jalinan yang agung yang mampu menjauhkan seorang hamba dari neraka, dan memisahkan seorang muslim dari kedurhakaan-kedurhakaan. Mengisi bulan Ramadhan dengan amal ibadah sebagai tanda kedekatan, kecintaan, ketaatan, dan kerinduannya kepada Allah, dan dapat mengusir sifat kemunafikannya, serta menyirami pohon keimanannya, hingga tegak batang pohonnya dan memberikan buahnya setiap saat. Untuk itu, mari kita melakukan amal-amal saleh, wahai orang-orang yang berpuasa, untuk meningkatkan keimanan, dan menyuburkan keyakinan kita. Di antara amal-amal itu adalah,selengkapnya:http://www.kursusbahasaarab.net/Artikel/Agar-Iman-Semakin-Mengakar-dalam-Qalbu.html [Non-text portions of this message have been removed]

