NB: Sebagaimana “Sweet boys” yang biasa ditemui di Negara lain seperti
Afghanistan, Pakistan dll. “Sweet boy” di sini itu siapa lagi kalau bukan
yang mengatakan sebagaimana dirilis oleh International Herald Tribune
Washington pada tanggal 8 Agustus 2003, dalam pidatonya di negeri Paman Sam
itu, sang pemimpin berbicara dengan bahasa Inggris yang fasih , “I Love
United States with all its faults. I consider it my second country”.
Pernyataan itu bisa kita terjemahkan, “Saya cinta Amerika dengan segala
kesalahannya. Saya menganggapnya negara kedua saya.   Detasemen Khusus 88 *Dari
Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas*

*Detasemen Khusus 88*


Detasemen 88 Polri.

*Dibentuk*

26 Agustus 2004 - kini

*Negara*

Indonesia

*Cabang*

Kepolisian Negara Republik Indonesia

*Tipe*

Pasukan Operasi Khusus

*Spesialis*

Anti-teror domestik dan penegakan hukum di Indonesia

*Kekuatan*

diperkirakan 400 personil

*Mabes*

Megamendung, Jakarta

*Warna*

Merah

*Operasi*

*Silakan lihat Operasi yang diketahui*

*Komando*

*Kolonel
Resimen*

Ajun Komisaris Besar Polisi Tito Karnavian

* *

*Detasemen Khusus 88* atau *Densus 88* adalah satuan khusus Kepolisian
Negara Republik Indonesia untuk penanggulangan teroris di Indonesia. Pasukan
khusus berompi merah ini dilatih khusus untuk menangani segala ancaman
teror, termasuk teror bom. Beberapa anggota juga merupakan anggota tim
Gegana.



Detasemen 88 dirancang sebagai unit antiteroris yang memiliki kemampuan
mengatasi gangguan teroris mulai dari ancaman bom hingga penyanderaan. Unit
khusus berkekuatan diperkirakan 400 personel ini terdiri dari ahli
investigasi, ahli bahan peledak (penjinak bom), dan unit pemukul yang di
dalamnya terdapat ahli penembak jitu.
  Pembentukan



Satuan ini diresmikan oleh Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur
Jenderal Firman Gani pada tanggal 26 Agustus 2004. Detasemen 88 yang awalnya
beranggotakan 75 orang ini dipimpin oleh Ajun Komisaris Besar Polisi Tito
Karnavian yang pernah mendapat pelatihan di beberapa negara.



Angka 88 berasal dari kata ATA (Anti Terror Act), sebuah undang-undang anti
teror US, yang jika dilafalkan dalam bahasa Inggris berbunyi *Ei Ti Ei*.
Pelafalan ini kedengaran seperti Eighty Eight (88). Jadi arti angka 88 bukan
seperti yang selama ini beredar bahwa 88 adalah representasi dari jumlah
korban bom bali terbanyak (88 orang dari Australia), juga bukan pula
representasi dari borgol.



Pasukan khusus ini dibiayai oleh pemerintah Amerika Serikat melalui bagian
Jasa Keamanan Diplomatik (*Diplomatic Security Service*) Departemen Negara
AS dan dilatih langsung oleh instruktur dari CIA, FBI, dan U.S. Secret
Service. Kebanyakan staf pengajarnya adalah bekas anggota pasukan khusus AS.
Pusat pelatihannya terletak di Megamendung, 50 kilometer selatan kota
Jakarta.


Persenjataan

Satuan pasukan khusus baru Polri ini dilengkapi dengan persenjataan dan
kendaraan tempur buatan Amerika, seperti senapan serbu Colt M4, senapan
penembak jitu Armalite AR-10, dan shotgun Remington 870. Bahkan dikabarkan
satuan ini akan memiliki pesawat C-130 Hercules sendiri untuk meningkatkan
mobilitasnya. Semua persenjataan yang diberikan, termasuk materi latihan,
diberitakan sama persis dengan apa yang dimiliki oleh satuan khusus
antiteroris AS.


Operasi yang diketahui





[image: *]                               9 November 2005 - Detasemen 88
Mabes Polri menyerbu kediaman buronan teroris Dr. Azahari di Kota Batu, Jawa
Timur yang menyebabkan tewasnya buronan nomor satu di Indonesia dan Malaysia
tersebut.

[image: *]                               2 Januari 2007 - Detasemen 88
terlibat dalam operasi penangkapan 19 dari 29 orang warga Poso yang masuk
dalam daftar pencarian orang di Kecamatan Poso Kota. Tembak-menembak antar
polisi dan warga pada peristiwa tersebut menewaskan seorang polisi dan
sembilan warga sipil.[1]

[image: *]                               9 Juni 2007 - Yusron al Mahfud,
tersangka jaringan teroris kelompok Abu Dujana, ditangkap di desa
Kebarongan, Kemrajan, Banyumas, Jateng

[image: *]                               8 Agustus 2009 - Menggerebek sebuah
rumah di Jati Asih, Bekasi dan menewaskan 2 tersangka teroris

[image: *]                               8 Agustus 2009 - Mengepung dan
akhirnya menewaskan tersangka teroris di Temanggung.[2]

[image: *]

Kejadian Temanggung memberikan tamparan yang cukup keras kepada Densus 88,
dimana operasi Temanggung menjadi bahan tertawaan dunia anti teror diseluruh
dunia. Di operasi tersebut, dimana hampir 80 personil bersenjata lengkap
memerlukan 18 jam untuk melumpuhkan 1 orang tanpa senjata. Didalam proses
tersebut, disinyalir juga terjadinya korban tidak bersalah yang terdiri dari
1 orang ibu dan 1 orang anak. Akan kejadian ini, Presiden RI langsung
berkunjung ke Cijantung (20/08/2009) untuk dan memerintahkan Satuan-81
KOPASSUS untuk segera terlibat didalam pencarian Nordin M Top agar hal hal
memalukan diatas tidak terjadi lagi.Di dalam pidato beliau di markas komando
satuan-81, presiden berkata " jadi kalau ada yang berpandangan TNI, termasuk
KOPASSUS tidak tepat jika menjalankan tugas selain perang, itu pandangan
yang keliru" (Kompas 21/08/2009) Adapun pidato tersebut adalah upaya dari
beliau untuk meyakinkan kepada masyarakat, bahwa Nordin M Top adalah sudah
masalah nasional yang perlu di selesaikan oleh seluruh unsur negara, bukan
hanya oleh satu unsur saja.


Referensi

1.                   *^* "Poso Masih Mencekam", *Kompas*, 23 Januari 2007

2.                   *^* "Peluru tembus jantung 'Noordin'", *Kompas*, 8
Agustus 2009



http://id.wikipedia.org/wiki/Detasemen_Khusus_88



08.09.2009. 18:36


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

===
Ingin belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits? Silahkan klik:
http://www.media-islam.or.id

Ingin belajar Islam via milis? Kirim email ke 
[email protected]

Bagi yang ingin membantu dakwah milis Syiar Islam dan situs Media Islam bisa 
transfer ke: Rekening BCA Wisma GKBI 0061947069 a/n A Nizami

Nama (jika tak ingin disebut tulis Hamba Allah) dan besar sumbangan bisa 
dikonfirmasikan melalui email ke: [email protected]! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke