Balasan
<http://alhikmah.web.id/2009/10/balasan-terhadap-orang-yang-durhaka/>
Terhadap Orang Yang Durhaka

Posted in category Artikel <http://alhikmah.web.id/category/artikel/> , Free
e-book <http://alhikmah.web.id/category/free-e-book/> 

Sumber : http://alhikmah.web.id/2009/10/balasan-terhadap-orang-yang-durhaka/


 

Åöäóø Ìóåóäóøãó ßóÇäóÊú ãöÑúÕóÇÏðÇ  [21]áöáØóøÇÛöíäó ãóÂÈðÇ[22] áÇÈöËöíäó
ÝöíåóÇ ÃóÍúÞóÇÈðÇ [23]  áÇ íóÐõæÞõæäó ÝöíåóÇ ÈóÑúÏðÇ æóáÇ ÔóÑóÇÈðÇ  [24]
ÅöáÇ ÍóãöíãðÇ æóÛóÓóøÇÞðÇ [25]ÌóÒóÇÁð æöÝóÇÞðÇ [26]Åöäóøåõãú ßóÇäõæÇ áÇ
íóÑúÌõæäó ÍöÓóÇÈðÇ [27] æóßóÐóøÈõæÇ ÈöÂíóÇÊöäóÇ ßöÐóøÇÈðÇ [28]æóßõáóø ÔóíúÁò
ÃóÍúÕóíúäóÇåõ ßöÊóÇÈðÇ [29]ÝóÐõæÞõæÇ Ýóáóäú äóÒöíÏóßõãú ÅöáÇ ÚóÐóÇÈðÇ   [30]

 

Sesungguhnya neraka Jahanam itu (padanya) ada tempat pengintai, [21] lagi
menjadi tempat kembali bagi orang-orang yang durhaka, [22] mereka tinggal di
dalamnya berabad-abad lamanya, [23] mereka tidak merasakan kesejukan di
dalamnya dan tidak (pula mendapat) minuman, [24] selain air yang mendidih
dan nanah, [25] sebagai pembalasan yang setimpal. [26] Sesungguhnya mereka
tidak takut kepada hisab, [27] dan mereka mendustakan ayat-ayat Kami dengan
sesungguh-sungguhnya, [28] dan segala sesuatu telah Kami catat dalam suatu
kitab. [29] Karena itu rasakanlah. Dan Kami sekali-kali tidak akan menambah
kepada kamu selain daripada azab. [30] {QS An – Naba : 20 – 30}

 

Firman Allah Ta’ala “Sesungguhnya neraka Jahanam itu (padanya) ada tempat
pengintai, [21]” berbeda pendapat para mufasir dalam hal ini, bahwa di
neraka jahannam ada tempat pengintai yang dari temoat itu para penjaga itu
mengintai dan mengawasi mereka, namun sebagian mufasir bahwa “tempat
pengintai” adalah sebagai temapat yang sengaja disediakan bagi para
pembangkang, pendurhaka dan para penentang musuh Allah, dan neraka jahannam
itu  “menjadi tempat kembali bagi orang-orang yang durhaka, [22].” 

 

Lafazh “Thaaghiin” diartikan orang-orang yang durhaka, meskipun bisa
memiliki arti yang lebih jauh dari itu, sebab kata thaaghiin adalah satu
sumber dengan thaaghut, yaitu orang atau sesuatu yang di agung-agungkan
sehingga membuatnya sombong dan berlaku sesuka hati. Oleh karena itu dapat
kita fahami bahwa orang-orang yang Thaaghiin” adalah orang-orang yang akan
masuk kedalam neraka jahannam karena hanya memperturutkan kemauannya
sendiri, tidak mau menuruti aturan Al Qur’an dan As Sunnah, dan memakai
peraturan Allah dan peraturan Rasul-Nya. Oleh karena itu “mereka tinggal di
dalamnya berabad-abad lamanya, [23]”

 

Dalam ayat 60 Surah al Kahfi ada di deskripsikan oleh Allah sebagai berikut:

 

æóÅöÐú ÞóÇáó ãõæÓóì áöÝóÊóÇåõ áÇ ÃóÈúÑóÍõ ÍóÊóøì ÃóÈúáõÛó ãóÌúãóÚó
ÇáúÈóÍúÑóíúäö Ãóæú ÃóãúÖöíó ÍõÞõÈðÇ 

 

Artinya: Dan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada muridnya: "Aku tidak akan
berhenti (berjalan) sebelum sampai ke pertemuan dua buah lautan; atau aku
akan berjalan sampai bertahun-tahun". 

 

Lafazh “huqub” dalam firman Allah Ta’ala diatas (18:60) diartikan
bertahun-tahun, yang menurut pengertian orang arab bahawa “huqub” adalah
sekitar 80 tahun.  Sedangkan dalam ayat yang sedang kita bicarakan (an Naba
: 23) terdapat terdapat lafazh yang sama dalam bentuk jamak dari huquban
yakni “ÃóÍúÞóÇÈðǔ /ahqoban” maka artinya bahwa orang-orang yang durhaka itu
akan tinggal di dalam neraka jahanam itu berkali-kali delapan puluh (80)
tahun.

 

Menurut Qatadah, ar Rabi’ bin Anas, bahwa pendapat yang benar adalah mereka
tinggal disana tidak-ada henti-hentinya. Oleh karena itu yang dimaksud oleh
ahqab adalah masa yang tidak mempunyai batas hitungannya melainkan hanyalah
kekekalan dalam neraka.

 

Sebenarnya di cantumkannya lafazh ahqab dalam ayat ini bukanlah untuk
menetapkan jenis dan bilangannya, akan tetapi merupakan kiasan tentang
kekekalan yang abadi bagi orang-orang yang membangkang, kufur dan durhaka
terhadap ayat-ayat Allah dan hari perhitungan. Cobalah kita perhatikan
suasana-suasana yang akan dialami oleh orang-orang kafir didalam neraka
bahwa mereka tidak akan merasakan mati dan hidup, sebagaimana Allah
berfirman: 

 

Dengan air itu dihancur luluhkan segala apa yang ada dalam perut mereka dan
juga kulit (mereka). Dan untuk mereka cambuk-cambuk dari besi. Setiap kali
mereka hendak keluar dari neraka lantaran kesengsaraan mereka, niscaya
mereka dikembalikan ke dalamnya. (Kepada mereka dikatakan): "Rasakanlah azab
yang membakar ini". [al Hajj : 20 – 22]

 

Åöäóø ÇáóøÐöíäó ßóÝóÑõæÇ ÈöÂíóÇÊöäóÇ ÓóæúÝó äõÕúáöíåöãú äóÇÑðÇ ßõáóøãóÇ
äóÖöÌóÊú ÌõáõæÏõåõãú ÈóÏóøáúäóÇåõãú ÌõáõæÏðÇ ÛóíúÑóåóÇ áöíóÐõæÞõæÇ
ÇáúÚóÐóÇÈó Åöäóø Çááóøåó ßóÇäó ÚóÒöíÒðÇ ÍóßöíãðÇ 

 

Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, kelak akan Kami
masukkan mereka ke dalam neraka. Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti
kulit mereka dengan kulit yang lain, supaya mereka merasakan azab.
Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (an Nisa : 56)

 

Kemudian Allah Ta’ala melanjutkan firman-Nya : “mereka tidak merasakan
kesejukan di dalamnya dan tidak (pula mendapat) minuman, [24] , yaitu
didalam neraka mereka tidak akan merasakan kesejukan hati dan air minum yang
segar untuk memberikan kekuatan badan mereka, itulah sebabnya Allah
berfirman 

 

ÅöáÇ ÍóãöíãðÇ æóÛóÓóøÇÞðÇ [25]

 

Artinya “Selain air yang mendidih dan nanah,” [25], yaitu adapun yang
dimaksud dengan { ÍóãöíãðÇ}adalah panas yang telah mencapai puncaknya,
sedangkan {ÛóÓóøÇÞðÇ}kumpulan keringat, nanah, air mata, dan luka-luka
penghuni neraka, yang mereka tidak akan sanggup untuk menahan bau yang tiada
habismya.

 

Semoga Allah memberikan keselamatan dan rahmat-Nya kepada kita semua dari
hal diatas, 

 

Kemudian Allah berfirman “sebagai pembalasan yang setimpal. [26] , yaitu
sebagai siksaan yang menimpa mereka ia adalah hasil perbuatan mereka didunia
yang selalku durhaka terhadap ketentuan dan peraturan Allah yang di bawa
oleh Rasul-Nya. Orang-orang seperti ini tidak merasa takut akan adanya hari
perhitungan karena sifat thaaghiin nya sebagaimana dijelaskan pada
pembahasan awal, sebagaimana Allah berfirman “Sesungguhnya mereka tidak
takut kepada hisab, [27] , yaitu mereka tidak sadar bahwa kehidupan setelah
matinya adakan ada hari perhitungan atas semua perbuatannya di dunia. 

 

Firman Allah, dan mereka mendustakan ayat-ayat Kami dengan
sesungguh-sungguhnya, [28] , yaitu mereka mereka orang-orang yang thaaghiin
itu selalu mendustakan hujjah-hujah dan dalil-dalil Allah terhadap
makhluk-Nya, yang sengaja Allah turunkan melalui para utusan-Nya, namun
mereka menyambutnya dengan mendustakannya dan menentangnya.

 

Maka sebenarnya Allah mencatat apa yang mereka perbuta, sebagaimana
firman-Nya “dan segala sesuatu telah Kami catat dalam suatu kitab. [29],
yaitu bahwa Allah mengetahui setiap perbuatan hamba-Nya tanpa terkecuali dan
ditulisnya setiap perbuatan itu dan kelak akan di balas dengan balasan yang
berhak mereka terima. “Karena itu rasakanlah. Dan Kami sekali-kali tidak
akan menambah kepada kamu selain daripada azab. [30],  yaitu mereka akan
menerima azab itu tanpa dikurangi sedikitpun bahkan berulang-ulang.”

 

Demikian yang bisa saya sampaikan atas firman Allah  Surah An Naba : 21 –
30, semoga bisa menjadi gambaran bagi kita semua bagaimana orang-orang
durhaka yang menentang ayat-ayat Allah dan tidak mengikuti peraturan Allah
akan di lemparkan ke neraka. 

 

Semoga sejak sekarang kita memikirkan bagaimana caranya agar tidak mencicipi
api neraka walau sesaat, karena Rasulullah bersabda :

 

Dari an-Nu'man bin Basyir radhiallahu 'anhuma, katanya: "Saya mendengar
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Sesungguhnya
seringan-ringan siksa ahli neraka pada hari kiamat itu adalah seseorang yang
di bagian bawah kedua kakinya diletakkan dua buah bara api yang dengannya
itu dapat mendidihlah otaknya. Orang itu tidak mengetahui  bahwa ada orang
lain yang lebih siksanya daripada dirinya sendiri, padahal orang itulah yang
teringan sekali siksanya." (Muttafaq 'alaih, Riyadhus Shalihin dalam Bab 50
– Takut Kepada Allah Ta’ala) 

 

Sikap orang-orang yang  kafir dan Mu’min ketika disampaikan kepadanya
tentang kabar berita surga dan neraka

 

Úóäú ÚóÇÆöÔóÉó ÞóÇáóÊú  ÞóÇáó ÑóÓõæáõ Çááøóåö Õóáøóì Çááøóåõ Úóáóíúåö
æóÓóáøóãó ãóäú ÃóÍóÈøó áöÞóÇÁó Çááøóåö ÃóÍóÈøó Çááøóåõ áöÞóÇÁóåõ æóãóäú
ßóÑöåó áöÞóÇÁó Çááøóåö ßóÑöåó Çááøóåõ áöÞóÇÁóåõ ÝóÞõáúÊõ íóÇ äóÈöíøó Çááøóåö
ÃóßóÑóÇåöíóÉõ ÇáúãóæúÊö ÝóßõáøõäóÇ äóßúÑóåõ ÇáúãóæúÊó ÝóÞóÇáó áóíúÓó
ßóÐóáößö æóáóßöäøó ÇáúãõÄúãöäó ÅöÐóÇ ÈõÔøöÑó ÈöÑóÍúãóÉö Çááøóåö
æóÑöÖúæóÇäöåö æóÌóäøóÊöåö ÃóÍóÈøó áöÞóÇÁó Çááøóåö ÝóÃóÍóÈøó Çááøóåõ
áöÞóÇÁóåõ æóÅöäøó ÇáúßóÇÝöÑó ÅöÐóÇ ÈõÔøöÑó ÈöÚóÐóÇÈö Çááøóåö æóÓóÎóØöåö
ßóÑöåó áöÞóÇÁó Çááøóåö æóßóÑöåó Çááøóåõ áöÞóÇÁóåõ 

 

Dari  Aisyah ra., ia berkata: Rasulullah shalallahu ‘alahi wasallam
bersabda: Barang siapa yang menyukai pertemuan dengan Allah, maka Allah akan
menyukai pertemuan dengannya. Dan barang siapa yang tidak menyukai pertemuan
dengan Allah, maka Allah tidak akan menyukai pertemuan dengannya. Aku
bertanya: Wahai Rasulullah, bagaimana dengan kebencian terhadap kematian
karena semua kita membenci kematian? Beliau menjawab: Bukan begitu, tetapi
seorang mukmin apabila diberi kabar gembira dengan rahmat Allah, keridaan
dan surga-Nya, maka dia akan senang bertemu dengan Allah dan Allah akan
senang bertemu dengannya. Dan sesungguhnya orang kafir/ingkar apabila
diberitahukan tentang siksaan serta kemurkaan Allah, maka dia akan membenci
pertemuan dengan Allah sehingga Allah pun akan membenci pertemuan dengannya.
(Shahih Muslim No.4845)

Download ebooknya : viewer : MS DOC , File Size : 50 KB, klik disini
<http://www.pilarfurniture.com/download/Balasan%20Terhadap%20Orang%20Yang%20
Durhaka.doc> 

Referensi:

1.      Tafsir Ibnu Katsir, Surah An Naba ayat 21 - 30, lihat disini
<http://quran.al-islam.com/Tafseer/DispTafsser.asp?nType=1&bm=&nSeg=0&l=arb&;
nSora=78&nAya=21&taf=KATHEER&tashkeel=0> 
2.      Tafsir Ath Thabary, Surah an Naba ayat 21 - 30, lihat disini
<http://quran.al-islam.com/Tafseer/DispTafsser.asp?nType=1&bm=&nSeg=0&l=arb&;
nSora=78&nAya=21&taf=TABARY&tashkeel=0> 

A Dani Permana

http://alhikmah.web.id

http://it-database.blogspot.com 

 

 



[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

===
Ingin belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits? Silahkan klik:
http://www.media-islam.or.id

Ingin belajar Islam via milis? Kirim email ke 
[email protected]! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke