(http://indoface.com/blog.php?user=15354&blogentry_id=655)
Jakarta, Seiring dengan ramainya pelaksanaan eksekusi hukuman mati.
Muncul wacana agar Koruptor dihukum mati terus menuai dukungan. Badan
Komunikasi Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) meminta koruptor
dihukum gantung. "Koruptor itu mestinya dihukum gantung saja agar tidak
main-main menggunakan uang rakyat," kata Komandan Nasional Brigade
Badan Komunikasi Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI), Said Aldi
Ali Idrus. Hal ini disampaikan Said usai bertemu Wapres Jusuf Kalla di
Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis
(24/7/2008). Selain itu, Said meminta agar pejabat daerah yang
melakukan korupsi langsung dicopot jabatannya. "Atau sebagai
hukumannya, media setiap hari harus mempermalukan mereka supaya kapok,"
ujarnya. BKPRMI meminta JK membuka acara perkemahan remaja muslim
se-Asean yang akan digelar di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, pada 22
Agustus 2008. Acara akan dilanjutkan dengan penanaman 100 ribu pohon di
Malino. KPK pun mendukung pemberian vonis itu. Alasannya harus ada
sanksi yang tegas agar ada efek jera. "Yang sudah kelewatan sih, saya
oke-oke saja. Kita harus tegas," kata Wakil Ketua KPK Bidang Pencegahan
Haryono Umar di Gedung KPK, Jl Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Rabu
(23/7/2008). Mantan audiotor BPKP ini melanjutkan, dalam UU Korupsi
ketentuan itu memang telah diatur. "Itu dimungkinkan. Kalau ada korupsi
terkait bencana alam dan mengganggu keamanan negara," tambahnya.
Haryono tidak menampik bila ada alasan kalau hukuman mati melanggar
HAM. Tapi dia mempunyai argumen. "Harus ada keadilan. Kita mengacu
kepada UU," tandasnya.
__________________________________________________________
Coba Yahoo! Messenger 10 Beta yang baru. Kini dengan update real-time,
panggilan video, dan banyak lagi! Kunjungi http://id.messenger.yahoo.com/
[Non-text portions of this message have been removed]