Tinggalkan, untuk apa memaksa calon suami yang tidak mau bertanggung 
jawab, apalagi tidak bisa menjadi Imam dalam rumah 
tangga.............apa bedanya klo pun menikah mereka akan terus dalam 
perzinahan kecuali bila Si Imam tersebut mau masuk dalam agama 
Islam..........Ingat si wanita ini sudah melakukan kesalahan besar yaitu 
berbuat zinah dan menggugurkan kandungannya....jangan berbuat kesalahan 
kembali.

وَلَنْ تَرْضَى عَنْكَ الْيَهُوْدُ وَلاَ النَّصَارَى حَتَّى تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ

“Orang-orang Yahudi dan Nashrani tidak akan senang kepada kamu hingga 
kamu mengikuti agama mereka.” (Al-Baqarah: 120)

salah satu ketidaksukaan mereka, mereka akan menikahi wanita itu jika 
mau masuk agama mereka.

Wassalam

sri mulyani wrote:
>
> Dear all,
>
> Mohon sarannya untuk temenku yg lagi bingung,...
>
> aku mempunyai seorang temen perempuan,muslim berumur sekitar 28 
> thn,sebut saja A,sudah 7 thn terakhir ini dia menjalin hubungan dengan 
> si B,seorang cwo katolik,meskipun hubungan mereka ditentang oleh kedua 
> keluarga tp mereka nekat melanjutkan hubungan itu,bahkan belakangan 
> ketahuan kalau si A mengandung anak si B, dan dengan desakan si B 
> akhirnya si A menggugurkan kandungannya, alasannya karena malu dan si 
> B mau bertanggungjwb untuk menikahi si A setelah kandungannya 
> digugurin. Tetapi ternyata si B malah pergi keluar daerah meninggalkan 
> si A dan tidak mau menikahi si A. Sekarang si A merasa malu dan putus 
> asa karena keluarganya sudah mengetahui perihal kehamilannya dan si A 
> didesak untuk segera menikah dengan si B, bahkan keluarga si A begitu 
> marah dan tidak mau memaafkan si A sebelum mereka berdua menikah.
>
> Nah, untuk rekan-rekan semua, saya minta sarannya untuk si A,apa yang 
> sebaiknya dilakukan, sampai saat ini saya cuma bisa menyarankan sabar 
> dan si A harus tetap melanjutkan hdpnya walau apapun yg terjadi. dan 
> sampai saat ini si A tau keberadaan si B dan keluarga si B tidak tahu 
> apa yg sudah terjadi pada si A.
>
> Terima kasih atas sarannya,
> ( Adhie )
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
> 

Kirim email ke