Seribu Ulama Tolak Kedatangan Obama
Ahad, 07 Maret 2010, 17:27 WIB
AP
 
Barack Obama beserta keluarga
SURABAYA--Rencana kedatangan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Husein Obama 
ke Indonesia, tepatnya ke Jakarta dan Bali, pada (20-22/3), mendapat tentangan 
dari 1.000 ulama dan pimpinan pesantren se-Jawa Timur (Jatim), yang dimotori 
Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Berkumpul di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, 
Ahad (7/3), mereka bersatu sepakat menolak datangnya Barack Obama menginjakkan 
kakinya di Bumi Pertiwi.

Menurut Koordinator Acara sekaligus Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD HTI Jatim, 
Khoiri Sulaiman, penolakan seribu ulama tersebut pada Obama disebabkan figur 
tersebut dianggap merepresentasikan kelompok tirani yang sangat kejam terhadap 
umat manusia. "Penolakan tersebut dasarnya adalah karena yang bersangkutan tak 
menepati janjinya untuk tak lagi menganiaya saudara kami, umat Islam di 
beberapa wilayah di dunia," ujar dia.

Khoiri melanjutkan, dalam acara tersebut juga diteken kontrak kesepakatan 
antarulama, yang tujuannya nanti pada Ahad, 14 Maret 2010, akan mengerahkan 
ribuan kader HTI Jatim untuk berunjuk rasa di depan Konsulat Jenderal (Konjen) 
AS, menentang kunjungan Obama di Indonesia. Menurutnya, sikap HTI dan seribu 
ulama se-Jatim itu dilakukan sebagai bentuk desakan kepada pemerintah Indonesia 
agar mendengar suara arus bawah. 

Dia berharap, pemerintah bisa menjadikan hal itu sebagai pertimbangan supaya 
membatalkan pemberian izin terhadap Presiden AS yang pernah tinggal di Menteng 
itu datang ke Indonesia. "Dengan segala cara kami akan menyuarakan aspirasi 
agar kedatangan Obama ke Tanah Air batal. Bahkan, kami rencana akan menggelar 
demonstrasi besar-besar ke Konjen AS untuk mendesak agar memikirkan langkahnya 
menginjakkan kakinya ke Indonesia," sebut Khoiri.

http://www.republika.co.id/berita/105861/seribu-ulama-tolak-kedatangan-obama




[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke