Assalamu'alaikum wr wb, Ulil Pastikan Jadi Calon Ketum PBNU. Bagaimana ya dengan pendapat para Kiai dan Santri dari NU jika NU dipimpin oleh seorang ketua Jaringan Islam Liberal yang menganggap semua agama sama benarnya dan Ummat Islam paling banyak melanggar HAM?
Dalam Islam Allah memerintahkan ummat Islam untuk memilih pemimpin yang beriman dan bertakwa, cerdas, amanah, dan komunikatif. Sekarang bagaimana dengan yang ummat Islam lakukan? http://www.detiknews.com/read/2010/03/21/220159/1322302/10/ingin-ada-regenerasi-ulil-abshar-pastikan-nyalon-ketum-pbnu?991101605 Ingin Ada Regenerasi, Ulil Abshar Pastikan Nyalon Ketum PBNU Muhammad Nur Hayid - detikNews Jakarta - Tokoh Jaringan Islam Liberal (JIL) Ulil Abshar Abdalla memastikan dirinya akan tetap maju sebagai kandidat ketua umum PBNU di Muktamar Makassar. Ulil menilai PBNU di bawah kepemimpinan KH Hasyim Muzadi kurang dinamis dan kurang progresif. "NU selama ini di bawah Pak Hasyim hanya moderat-statis, tidak moderat-dinamis dan progresif. Ke depan, NU perlu moderat-dinamis guna menjawab perubahan yang ada. Untuk itu butuh unsur kaum muda. Dalam konteks inilah saya maju sebagai salah satu kandidat ketua umum PBNU," kata Ulil kepada detikcom, Minggu (21/2/2010). Menurut menantu KH Mustafa Bisri ini, untuk bisa melanjutkan perjuangan NU ala Gus Dur, diperlukan anak-anak muda yang bisa membawa NU moderat yang dinamis dan progresif. Karena itu, Ulil mengimbau para senior di NU untuk memberikan ruang regenerasi kepada kader muda NU untuk memimpin. "Selama ini masih stagnan, berhenti di Islam moderat saja. Ini tidak bisa diteruskan kalau kita ingin melanjutkan warisan gerakan Gus Dur," paparnya. Saat ditanya soal dukungan yang sudah dikantongi untuk bisa maju sebagai kandidat ketua umum PBNU, Ulil menjawab diplomatis. "Cukup banyak saya dapat dukungan dan apresiasi. Saya tak perlu menyebut angka dulu, karena peta dukungan masih terus bergeser" elaknya. Terkait isu penolakan para sesepuh NU atas gagasan Islam liberal yang selama ini ia suarakan, Ulil menjawab santai. "Memang ada penolakan dari beberapa kalangan sepuh, tetapi banyak juga yang bisa mengerti dari kalangan kiai sepuh. Kalau kiai muda banyak. Di NU itu tradisinya lebih bersahabat walaupun ada pertentangan," tegasnya. Ulil tidak menepis isu bahwa pencalonannya hanya untuk bargaining position agar bisa masuk kepengurusan PBNU 5 tahun mendatang. "Tentu tujuan tertinggi itu, ya, ketua umum. Kalau tidak tercapai, saya bisa masuk dalam salah satu posisi penting di PB sebagai warna baru. Saya siap memperkuat NU ke depan," pungkasnya. (yid/irw) === Belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits http://media-islam.or.id Milis Ekonomi Nasional: [email protected] Berselancar lebih cepat. Internet Explorer 8 yang dioptimalkan untuk Yahoo! otomatis membuka 2 halaman favorit Anda setiap kali Anda membuka browser. Dapatkan IE8 di sini! http://downloads.yahoo.com/id/internetexplorer

