Bersedekahlah, Meski Hanya Sedaniq Dirham!
Zaim Saidi - Direktur Wakala Induk Nusantara
Sedekah dengan Koin Dirham Perak maupun Dinar Emas memiliki manfaat nyata
bagi Ummat


[image: Sedekah Dirham]Dalam sebuah hadith yang diriwayatkan oleh An Nasa'i
Rasulullah sallalluhu 'alaihi wassalam berkata: *"Satu Dirham melampaui
seratus ribu Dirham."* Para Sahabat meminta penjelasan mengenai hal
tersebut. Nabi Salallahu Alayhi Wasalam menjawab, *"Seorang memiliki harta
dua Dirham dan menyedekahkan satu Dirham di antaranya. Seorang lagi memiliki
harta benda yang begitu banyak dan menyedekahkan seratus ribu Dirham di
antaranya."*

Jadi, nilai sedekah kita, justru tidak diukur dengan besaran absolutnya,
melainkan dari nilai relatif atas total harta milik kita. Dengan kata lain
keikhlasan dan ketulusan dalam bersedekah lebih penting dari jumlah yang
kita sedekahkan.

Dari riwayat di atas kita juga dapat mengambil keteladanan bahwa untuk
bersedekah seseorang tidak perlu menunggu berharta melimpah. Sebab, sedekah
yang banyak dalam kemelimpahan harta, belum tentu lebih tinggi nilainya
daripada bersedekah sedikit dalam kesempitan harta. Sebab, selain merupakan
ekspresi dari keikhlasan, bersedekah dalam kesempitan juga membuktikan sikap
ketidakterikatan kita pada dunya (*hubbuddunya*), sebuah penyakit hati yang
sangat lazim di zaman penuh riba ini.

Keteladanan dalam sikap dermawan yang paling baik, tentu saja, kita temukan
pada diri Rasulullah Salallahu Alayhi Wasalam sendiri, serta para
Sahabatnya. Rasulullah Salallahu Alayhi Wasalam adalah orang yang tidak
pernah berkata tidak atas segala sesuatu yang dimintakan kepadanya. Beliau
tidak pernah menyimpan sesuatu untuk keperluan besok. Suatu kali ia menerima
sedekah 90.000 Dirham. Beliau letakkan uang itu di atas karpet dan tidak
berhenti membagikannya. Beliau tidak menolak seorang pun yang memintanya
hingga Dirham itu habis.

Dalam konteks kita sekarang bersedekah dalam bentuk Dirham bahkan memiliki
arti lebih besar lagi. Bahkan bila nilainya hanya sebesar satu daniq (1/6)
Dirham sekalipun. Sebab, di tengah sistem riba yang telah mencengkeram
seluruh sendi kehidupan kita, sebuah koin mungkin daniq atau nisfu (1/2)
Dirham yang disedekahkan kepada siapa pun untuk keperluan apa pun sejauh
yang bermanfaat, akan memberikan dampak jangka panjang. Secara langsung
untuk keperluan jangka pendek sedekah ini pun sudah bermanfaat, membantu
mengatasi kebutuhan si fakir miskin. Tetapi, untuk jangka panjang, koin
daniq dan nisfu Dirham ini akan memberikan ketahanan ekonomi bagi masyarakat
secara keseluruhan, termasuk si kaya yang menyedekahkannya.

Menambahkan uang kertas di tengah masyarakat, melalui sedekah sekalipun,
disadari atau tidak, justru memberikan dampak negatif. Sebab menyebarluaskan
uang kertas hanya berarti menyebarkan janji utang. Nilainya pun akan semakin
merosot. Mengedarkan uang kertas adalah menambahkan liabilitas ke tengah
masyarakat. Sebaliknya, menambahkan peredaran koin Dirham perak berarti
menambahkan aset ke dalam masyarakat. Kekayaan riil akan semakin merata
dalam masyarakat, dan dalam konteks sedekah, lebih terkhususkan lagi kepada
kaum dhuafa.

Di luar nilai material yang tentu saja bermakna nyata memberikan sedekah
dalam Dirham perak akan memberi si dermawan ganjaran dan berkah yang luar
biasa. Mengapa? Sebab tindakan yang tampak sederhana dan mudah itu -
mengkonversikan rupiah menjadi Dirham sebelum menyedekahkannya - berarti
menegakkan sunnah dan syariat Rasul Salallahu Alayhi Wasalam yang telah
runtuh.

Banyak sekali riwayat yang menunjukkan pada kita tentang besarnya nilai (dan
ganjaran yang Allah janjikan) dari menegakkan sunnah di zaman ketika
pilar-pilarnya runtuh seperti di zaman kita ini. Salah satunya, sebagaimana
dalam hadith yang diriwayatkan oleh At Thabrani, Rasulullah Salallahu Alayhi
Wasalam mengatakan bahwa nilai menegakkan sunnah di dalam situasi seperti
ini sama tingginya dengan berjihad: *"Orang yang berpegang pada sunnahku
pada saat umatku dilanda kerusakan, pahalanya seperti seorang syahid."*

Maka, bersedekahlah dalam keadaan sempit maupun luang, meski hanya se-daniq
Dirham. Dan Allah Subhanahu Wa Ta'alla akan memberimu ganjaran yang berlipat
ganda!

Sumber :
http://www.wakalanusantara.com/detilurl/Bersedekahlah,.Meski.Hanya.Sedaniq.Dirham!/274


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke