Biarlah ada beda pendapat dalam rangka berjilbab atau berkerudung. Mari kita urus hal2 yang nyata2 gak ada beda pendapat lagi di antara muslim, misalnya zina dan dampaknya. Lebih jauh lagi mengenai media yang memporakporandakan konsumsi mata dan keseharian ummat, sehingga dewasa ini seakan tiada malu lagi (bahkan sepertinya bangga) orang yang kumpul kebo.
Saya sih baru dalam tahap bermimpi semoga umat Islam ini menguasai media. Ingat: media secara substansi sudah menjadi Tuhan (kedua) bagi umat, yang dengan mudah menyelinap masuk ke ruang pribadi sekalipun. Regards, Ifham ________________________________ From: zuhair <[email protected]> To: gamaisitb <[email protected]>; [email protected]; hatiitb <[email protected]> Sent: Tue, April 20, 2010 6:03:23 PM Subject: [syiar-islam] بين جلباب وخمار Dewasa ini nampak adanya salah pemaknaan terhadap bagaimana seharusnya seorang Muslimah berbusana, khususnya soal makna jilbab yang sering disamakan dengan kerudung. Seperti apa sebenarnya perbedaan antara kerudung (khimâr) dan jilbab? Dan seperti apa tuntunan syariah bagi para Muslimah untuk mengenakannya? Paparan singkat berikut moga bisa memberikan gambaran yang mencukupi. Read more: http://aryabima. wordpress. com/2010/ 04/20/antara- khimar-dan- jilbab/ http://www.facebook .com/notes. php?imported#!/notes.php? id=727800901 -- zuhair a.k.a. bima Blog: http://aryabima. wordpress. com [Non-text portions of this message have been removed]

