Dari Moderator:
Karena ini berbahaya dan penting sekali, maka dimuat di milis ini.
Sebagai masukan, sebaik tempat tabung gas ventilasi/sirkulasi udara harus baik.
Sehingga udara luar bisa masuk, dan gas yang bocor bisa keluar sehingga tidak
membahayakan.
Kemudian jika mau menyalakan kompor, sebaiknya cium dulu udara di sekitarnya
apa ada bau gas bocor.
Berhati-hatilah dalam membeli tabung, selang, dan peralatan gas lainnya. Ada
yang menginformasikan untuk merendam tabung ke dalam ember/baskom berisi air
sehingga jika ada kebocoran bisa diketahui.
Wassalam
Kejadian tabung elpiji atau LPG, yang meledak itu boleh dibilang sangat sering
terjadi di berbagai daerah.
Seringnya kejadian tabung elpiji meledak itu sampai saat ini belum terlihat
adanya usaha penyelidikan yang serius dan menyeluruh.
Berikut ini adalah beberapa kejadian meledaknya tabung dapat kita ketahui dari
beberapa kejadian yang diberitakan oleh berbagai media.
Berikut ini adalah kejadian yang masih bisa di search di arsip berita melalui
internet. Selain kejadian-kejadian itu, sangat patut diduga masih banyak
kejadian yang tidak terberitakan oleh media massa, maupun yang tidak tersearch
melalui internet.
Kejadian dan peristiwa itu antara lain adalah sebagai berikut :
* Tanggal 29/4/2010, di Jalan Dg. Siraju – Barabarayya – Makassar -
Sulawesi Selatan, ledakan tabung elpiji mengakibatkan 3 rumah rusak berat dan 9
orang mengalami luka berat.
* Tanggal 28 April 2010, ledakan tabung elpiji yang terjadi di RT 005
RW. 09 Jati Pulo Palmerah Jakarta Barat. telah mengakibatkan 3 orang mengalami
luka-luka sehingga sampai harus dirawat di Rumah sakit
* Tanggal 26/4/2010, ledakan tabung elpiji ukuran 12 kilogram telah
meluluhlantakkan rumah di Jalan Regge – Rappojawa – Tallo - Makassar - Sulawesi
Selatan, dan 2 orang mengalami luka bakar yang parah.
* Tanggal 25/4/2010, di Duri Pulo - Gambir - Jakarta Pusat, ledakan
tabung elpiji 3 Kg mengakibatkan 4 rumah mengalami rusak berat dan 2 orang
terpaksa dirawat inap di Rumah Sakit Sumber Waras.
* Tanggal 25/4/2010, ledakan tabung elpiji 3 Kg di Pademangan, Jakut,
sedikitnya 30 bangunan ludes terbakar.
* Tanggal 17/4/2010, ledakan tabung elpiji yang terjadi di warung nasi
uduk yang berlokasi di Jalan Satria – Jelambar - Jakarta Barat, telah
mengakibatkan 2 orang terluka sehingga harus dirawat inap di RSCM.
* Tanggal 17/4/2010, di Jalan Haji Ung RT 02 RW 01 - Harapan Mulya –
Kemayoran - Jakarta Pusat, ledakan tabung gas elpiji ukuran 13 kg telah
mengakibatkan belasan orang termasuk anak-anak terluka sehingga harus dirawat
di Rumah Sakit Islam Cempaka Putih.
* Tanggal 12/4/2010, ledakan tabung elpiji telah mengakibatkan bangunan
sekolahan SD (Sekolah Dasar) 13 dan 14 Pagi serta 12 rumah di Palmerah Jakarta
telah ludes terbakar.
* Tanggal 27/2/2010, ledakan tabung elpiji yang terjadi di Jalan
Sesetan – Denpasar – Bali, telah menghancurkan 2 toko dan 1 rumah serta tiga
orang korban dengan kondisi kritis.
* Tanggal 3/2/2010, di Jalan Ronggonoto Timur - Damean - Tamanharjo -
Singosari – Malang, ledakan tabung elpiji ukuran 3 kg telah mengakibatkan
korbannya sampai harus dirawat di ICU Rumah Sakit Saiful Anwar.
* Tanggal 21/12/2009, sebanyak 6 bangunan kantin di SMP PGRI 2
Tangerang Banten ludes dilalap api gara-gara ledakan tabung elpiji.
* Tanggal 15/11/2009, ledakan tabung elpiji ukuran 3 Kg yang terjadi di
Sidomekar – Semboro - Jember, telah membuat 2 orang mengalami luka bakar yang
parah.
* Tanggal 14/12/2009, sedikitnya 4 rumah rusak dan 1 orang menderita
luka bakar serius akibat ledakan elpiji di Jalan Margojoyo IX – Mulyoagung –
Dau – Malang - Jawa Timur.
* Tanggal 1/11/2008, di desa Sukaresmi – Tamansari – Bogor - Jawa
Barat, ledakan tabung gas 3 kg meledak sehingga mengakibatkan 5 orang mengalami
luka bakar cukup parah dan harus dirawat di rumah sakit PMI Bogor.
* Tanggal 30/03/2008, tabung gas ukuran 3 kg meledak di Jalan Rimba
Kemuning, Lr Buyut, RT 15A, Kelurahan Ario Kemuning, sehingga 3 orang mengalami
luka bakar.
* Tanggal 13/3/2008, tabung gas ukuran 3 kg meledak di Rusun Blok VII,
Palembang, sehingga mengakibatkan 3 orang luka parah.
Pada kejadian dan peristiwa meledaknya tabung elpiji, biasanya selalu saja yang
mengemuka adalah kurang pahamnya masyarakat menggunakan kompor dan tabung gas
yang benar.
Dimana ledakan tabung elpiji itu berkait erat dengan soal kecerobohan dan
keteledoran serta kesalahan pemakaian dari para pengguna atau konsumen akhir
dari elpiji tersebut.
Lalu solusinya pun hanya sebatas himbauan agar pemerintah melakukan penyuluhan
dan sosialisasi yang lebih gencar lagi kepada masyarakat tentang seluk beluk
penggunaan dan pemakaian elpiji secara benar dan aman.
Jurnalis di media massa cetak maupun elektronika yang lainnya pun kemudian
berlomba-lomba menuliskan tentang tips dan kita menggunakan elpiji secara benar
dan aman.
Namun, tak mungkinkah bahwa ledakan tabung elpiji itu lantaran kesalahan
produksi yang berkaitan dengan soal kualitas tabung beserta seluruh komponen
pendukungnya ?.
Pertamina sebagai penanggungjawab soal ini, memang selalu menampik bahwa
penyebab ledakan tabung elpiji itu akibat kesalahan produksi yang berkaitan
dengan soal kualitas tabung beserta seluruh komponen pendukungnya.
“Setiap kali terjadi kebakaran selalu diawali kebocoran, bukan tabungnya yang
meledak,” kata salah seorang karyawan Pertamina.
“Elpiji ini belum ada bukti secara nyata tabungnya meledak, yang ada ketika
bocor orang tidak paham bagaimana cara mengatasinya”, kata salah seorang
pejabat teras di Pertamina.
Pejabat Pertamina itu juga menegaskan bahwa Pertamina sudah seringkali
melakukan sosiaslisasi di televisi, radio, bahkan di media-media lainnya. Tapi
masyarakat memang yang masih juga tidak paham cara menggunakan dan mengatasi
kebocoran tabung gas elpiji.
Akhirulkalam, apakah memang sudah begitulah suratan nasibnya rakyat jelata di
Indonesia, sudah menjadi korban luka bahkan ada yang sampai hilang nyawa
ditambah menderita kerugian harta benda, masih saja dikambing hitamkan dan
disalahkan sebagai yang senantiasa ceroboh dan teledor serta bodoh ?.
Wallahualambishshawab.
*
Artikel lain yang berjudul “Industri Wisata Gigolo Kuta Bali” dapat dibaca
dengan mengklik di sini , dan artikel yang berjudul “Sepakbola Terlarang” dapat
dibaca dengan mengklik di sini , serta artikel yang berjudul “Ziarah ke Makam
Nabi SAW” dapat dibaca dengan mengklik di sini .
*
LPG yang Berbahaya
http://sosbud.kompasiana.com/2010/04/30/tabung-lpg-yang-berbahaya/
*
[Non-text portions of this message have been removed]