Walikota Bekasi Minta Pengembang Ganti Patung '3 Mojang'
E Mei Amelia R - detikNews

Jakarta - Setelah menimbulkan kontra di masyarakat, Pemerintah Kota Bekasi 
akhirnya merekomendasikan pengembang Perumahan Harapan Indah untuk membongkar 
patung '3 Mojang'. Walikota Bekasi Mochtar Mohamad meminta agar pengembang 
mengganti patung tersebut.
 
Kepala Polres Metro Bekasi Komisaris Besar Imam Haryanto mengatakan rekomendasi 
tersebut dilakukan setelah pihak pemerintah kota Bekasi, ulama dan pengembang 
perumahan Harapan Indah bermusyawarah pada Senin 17 Mei lalu.

"Walikota menindaklanjuti supaya diganti dengan patung yang mencerminkan budaya 
Bekasi," kata Imam saat dihubungi, Selasa (18/5/2010).

Imam melanjutkan, rekomendasi itu dilakukan agar tidak menimbulkan konflik di 
kalangan masyarakat Bekasi. "Agar suasana kembali aman dan tentram, tidak 
terjadi konflik," imbuhnya.

Seperti diketahui, Jumat 14 Mei lalu, ratusan massa dari ormas Islam 
menggeruduk perumahan Harapan Indah. Massa meminta agar patung '3 Mojang' yang 
berada di pintu masuk Perumahan Harapan Indah, Bekasi itu dibongkar karena 
dinilai tidak sesuai dengan etika muslim.

Massa menganggap, pembangunan patung tersebut tidak mencerminkan simbol Kota 
Bekasi. "Menurut mereka, patung tersebut tidak mengandung etika muslim. Selain 
itu mereka menganggap patung tersebut tidak mencerminkan keislaman," katanya.

Imam menjelaskan, patung tersebut dibuat oleh pengembang Perumahan Harapan 
Indah Bekasi. Ketiga perempuan yang terpahat dalam patung setinggi 15 meter 
itu, menggunakan atasan ketat. Patung itu sendiri terletak di pintu masuk 
menuju Perumahan Harapan Indah, Bekasi.

"Patung tersebut mengenakan pakaian sejenis kemben sehingga lekuk tubuhnya itu 
kelihatan," ujarnya.

Selain dianggap tidak mencerminkan simbol keislaman, massa juga menganggap 
patung tersebut tidak mengantongi izin. Massa kemudian memasang bendera 
bertuliskan 'Laillaha Illallah' di atas patung tersebut.

(mei/nwk) 


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke