Membunuh "Teroris" Mengubur Century
Diposting pada Selasa, 25-05-2010 | 08:50:04 WIB

Oleh : Hanif


Satu persatu para tertuduh teroris ditangkapi dan sebagian insha Allah
syahid ditangan Densus 88, dan disisi lain kasus besar tenggelam
bersama matinya para “teroris”, masyarakatpun berlahan-lahan melupakan
kasus yang merugikan Negara milyaran rupiah yang menyeret nama-nama
penting petinggi Negara ini. Maka Negara telah berhasil menyimpan
borok-borok para pejabatnya dan berhasil pula menjadikan para
“teroris” sebagai biang keladi carut marut dan salah urus Negara.

Dari sini kita bisa menarik kesimpulan, bila ada kasus yang yang
menyeret para pejabat tinggi  maka penyelesaiannya sangat mudah, cari
orang berjenggot,celana cingkrang, istrinya bercadar lalu di tembak
mati di tempat, dan diberitakan secara besar-besaran bahwa polisi
berhasil menggagalkan aksi terorisme yang mengangu kedaulalatan
Negara, secara otomatis perhatian public akan tertuju kepada para
“teroris” dan pelan-pelan akan “memaafkan” dosa para pejabat Negara
yang mengemplang uang rakyat.

Ini adalah pembodohan yang dilakukan Negara secara sistematis yang
dibantu oleh media-media yang memang tidak pernah berpihak kepada umat
Islam, apalagi yang vocal dalam menyuarakan formalisasi syari’at Islam
dalam berbangsa dan bernegara. Lengkap sudah sandiwara orang-orang
yang benci terhadap Islam, cukup kerja sekali mendapat keuntungan yang
besar, membunuh karakter umat Islam dan menyelamatkan orang-orang yang
haus kekuasaaan dan perampok uang rakyat.

Ini adalah kejahatan besar, dimana putra-putra terbaik bangsa gugur
ditangan penguasa tanpa pengadilan, tanpa pembelaan, bak sampah
masyarakat penguasa dengan seenaknya sendiri menangkap menembaki dan
menyiksa untuk mengalihkan isu dan menutupi kebejatan kroni-kroninya,
kawan-kawan politiknya dari jeratan hukum.

Maka dari sini kita yakin bahwa demokrasi itu bukan milik kita,
kebebasan bicara bukan untuk kita dan keadilan dan kesejahteraan itu
bukan milik kita, itu hanya untuk mereka. Karena semua itu didapatkan
mereka dengan menumpahkan darah-darah saudara kita, memeras keringat
kaum miskin di negeri ini yang mayoritas adalah umat Islam, menjual
negeri yang subur dan kaya anugerah Allah SWT untuk umat Islam kepada
para penjajah, dan yang paling menjijikkan adalah merampok uang Negara
untuk kepentingan diri mereka.

Tak layak kita ikuti jalan-jalan  kotor mereka, kita terlalu terhormat
untuk berpesta dengan mereka, bercampur baur dengan mereka, tidak sama
orang yang yang hatinya mati dengan orang-orang yang masih punya hati
nurani, maka bila ada orang Islam yang bangga duduk bersama mereka,
menikmati jamuan mereka, berarti telah mengkhianati setiap darah umat
Islam yang tumpah, anak-anak kaum muslimin yang mati kelaparan dan
kaum muslimin yang terus-menerus ditindas para pengauasa atas nama
demokrasi semu mereka.

Dari tragedy ini Kesimpulannya adalah, umat hendaknya cerdas,
kebencian mereka terhadap Islam membuat mereka mengunakan segala cara
untuk mematikan nyawa bahkan ideology kita, dan setiap episode
kehidupan ini, Allah menyuruh kita untuk mengambil pelajaran dan lebih
berhati-hati dalam melangkah, karena hati-hati dalam melangkah adalah
ciri takwa.

[muslimdaily.net]


------------------------------------


===
Untuk berlangganan milis Syiar Islam, kirim email ke:
[email protected]
Jangan lupa isi biodata anda.

http://media-islam.or.id

Umrah mulai US$ 1.500 dan Haji ONH Plus mulai US$ 6.000
http://media-islam.or.id/hajiumrah
TokoIslam.Info: Toko Obat Herbal Thibbun Nabawi. Aman dan Islami
http://media-islam.or.id/2010/04/22/tokoislam-info-menjual-obat-herbalalami-thibbun-nabawi

Belajar Islam via SMS:
http://media-islam.or.id/2008/01/14/dakwah-syiar-islam-lewat-sms-mobile-phone/Yahoo!
 Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke