Mencegah kejahatan hipnosis tidak cukup hanya dengan keyakinan selalu bersama 
Allah. Kita harus teruskan ke dalam suatu kalimat yang lebih besar dan agung, 
yaitu berzikir dengan kalimat Allahu Akbar (Allah Mahabesar). Mengapa Allahu 
Akbar? 

Tentu pembaca tahu persis bahwa ketika shalat dimulai maka lafal “Allahu Akbar” 
itulah yang pertama dibaca berbarengan dengan takbiratul ihram.  Sebagaimana 
diketahui, di antara arti shalat itu adalah ad-du’aa` (doa). Artinya, sangat 
mungkin kalimat zikir “Allahu Akbar” yang dilafazkan atau yang terbersit di 
dalam hati secara terus-menerus selalu bersama kita. Nah, dalam keadaan pelaku 
hipnosis sedang membangun konstruksi jahatnya di samping atau di hadapan kita, 
kemudian menjadi terhalangi melakukan niat jahatnya. Pada akhirnya, ia 
mengurungkan niatnya untuk menghipnosis kita, bahkan lari terbirit-birit, 
karena disangka akan ditangkap basah. Toh, semuanya kembali kepada kehendak 
Allah, sebelum dan setelah usaha dan doa kita.  

Apa pun upaya dan usaha menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dalam 
kehidupan ini memang harus dikembalikan titik puncak diskusinya, yaitu kepada 
Pemilik semua ruang dan waktu, yaitu Allah Yang Mahabesar (Allahu Akbar). 
Karena pada akhirnya, muara segala sesuatu akan ke sana. Siapa pun yang Anda 
temui adalah hamba Allah yang tunduk kepada-Nya. Siapa pun yang Anda temui 
adalah manusia “kecil” di hadapan “Yang Mahabesar”, Allah SWT. Artinya, mereka 
semua (para penjahat itu), bahkan kita semua adalah memiliki derajat yang sama 
di hadapan-Nya. 

Jangan pernah terlena dengan segala bentuk lahiriah seseorang (tampilan belas 
kasih, tampilan tak butuh kasih, tampilan variasi) karena lawan dari hal yang 
tampak adalah hal yang tidak tampak (gaib). Nah, hal gaib itu jauh lebih 
menakjubkan, mencengangkan, dan mengagungkan. 

Ada soal yang menarik disikapi. Ketika harta curian, rampokan, atau bahkan 
harta hasil kecurangan, dan sejenisnya yang kita bawa, kemudian dihadang oleh 
para pelaku hipnosis, dan dalam sekejap harta lenyap dari kepemilikan. Namun,  
mungkinkah hasil hipnosis ludes oleh penghipnosis yang lain? Jawabnya, tentu 
mungkin, mengapa tidak! 

Namun, bandingkan bagaimana sekiranya.....

Selengkapnya: 
http://qultummedia.com/Artikel/ibadah/mencegah-keajahatan-hipnosis-dengan-kunci-allahu-akbar.html



------------------------------------

===
Untuk berlangganan milis Syiar Islam, kirim email ke:
[email protected]
Jangan lupa isi biodata anda.

http://media-islam.or.id

Umrah mulai US$ 1.500 dan Haji ONH Plus mulai US$ 6.500
http://media-islam.or.id/hajiumrah
TokoIslam.Info: Toko Obat Herbal Thibbun Nabawi. Aman dan Islami
http://media-islam.or.id/2010/04/22/tokoislam-info-menjual-obat-herbalalami-thibbun-nabawi

Belajar Islam via SMS:
http://media-islam.or.id/2008/01/14/dakwah-syiar-islam-lewat-sms-mobile-phone/Yahoo!
 Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke