Subject : Penipuan dengan modus jual HP harga Murahhhh Bangettt !!!!!!
Waspadalah teman-teman dengan penipuan HandPhone (HP) merk Nokia dengan harga yang murah bangetttÂ…. Berikut ini kesaksian langsung dari korban Pada hari Kamis (27 April 2006) saya menerima telepon di HP yang mengaku teman SMA saya di SMA Tarsisius I bernama Christina. Awalnya saya sempat lupa, namun dia meyakinkan saya dengan menyebutkan kelas dan informasi-informasi lain yang akhirnya membuat saya yakin bahwa dia adalah teman SMA saya. Setelah itu, dia mengatakan bahwa Om-nya mau jual HP merk Nokia dengan harga yang murah banget karena barang tersebut merupakan barang sitaan Bea Cukai sehingga butuh dijual cepat. Akhirnya saya diminta bicara langsung dengan Om-nya. Saya dikasih list HP yang akan dijual : 1. Nokia 9500 = Rp. 3 jt 2. Nokia 9300 i = Rp. 2.5 jt 3. N 70 = Rp. 2.5 jt 4. Nokia 6270 = Rp. 2 jt 5. N 91 = Rp. 4.5 jt 6. N 3225 = Rp. 2.5 jt 7. N 6680 = Rp. 2 jt Saya dikasi tau apabila berminat bisa menghubungi no handphone 0812-9666693 (no hp Om-nya) tanpa menyebutkan harus mentransfer sekian rupiah untuk DP terlebih dahulu. Saat itu juga saya menyebarkan informasi HP murah ini kepada teman-teman kantor saya. Banyak teman kantor saya yang berminat membeli HP tersebut krn murah. Setelah itu saya menelepon Om tersebut utk memesan 9 (sembilan) handset, si Om minta ditransfer DP dulu sebesar Rp. 500.000,- untuk masing2 handset (9 x Rp. 500.000 = 4.500.000) ke rekening Bank Permata atas nama JULIUS HALIM (no rek : 1210290377). Saya melakukan negosiasi terlebih dahulu dengan si Om bagaimana kalau uangnya baru saya bayar pada saat dia mengantarkan HP nya kerumah saya (ada uang ada barang) tp dia menolak. Dia tetap meminta DP nya ditransfer terlebih dahulu dengan alasan uang DP tersebut mau dipakai untuk menebus barang dari Bea Cukai. Dia minta setelah di transfer, hubungi dia kembali supaya bisa segera dibuatkan DO (delivery order). Saya juga menanyakan siapa orang yang ditransfer tersebut, si Om bilang itu adalah rekening orang Bea Cukai. Si Om yang menelepon mengaku bernama HERMAN. Setelah itu saya berunding dengan teman2 kantor saya mengenai permintaan DP Rp. 500 ribu utk masing2 handset. Kita udah mulai curiga jangan-jangan ini adalah modus penipuan. Tp karena yang telp adalah teman SMA jadi kita jadi setengah curiga setengah percaya. Akhirnya diambil keputusan untuk memesan 2 (dua) handset dulu sebagai percobaan. Kemudian saya menelpon si Om untuk membatalkan pesanan tersebut dan hanya memesan 2 (dua) handset. Saya masih sempat mengatakan bahwa saya tidak bisa memesan 9 handset sekaligus krn keberatan di minta DP terlebih dahulu. Si Om mengatakan ini udah wajar, banyak orang juga melakukan hal yang sama. Awalnya pesan sedikit dulu, hari selanjutnya baru pesan yang banyak. Setelah itu saya melakukan transfer 1 jt (utk 2 handset) dan mengabari si Om bahwa saya udah mentransfer DP yang dimaksud. Kemudian dia menanyakan alamat rumah saya dan mau dikirim jam berapa. Akhirnya disepakati HP tersebut mau dikirim ke rumah saya sekitar jam 7 malam. Saya tunggu sampai dengan jam 7 lewat namun belum ada kabar, maka saya coba hubungi Om via SMS dan dibalas bahwa Om lagi dalam perjalanan (macet di daerah Cengkareng, tolong sabar). Namun sampai dengan jam setengah 9 malam masih belum muncul, maka saya coba lagi untuk SMS namun tidak ada balasan kemudian saya coba telepon namun tidak diangkat (terdengar nada sambung). Sekitar pukul 9 saya mendapat SMS dari teman saya bahwa sudah pernah terjadi penipuan menggunakan nama anak-anak alumni SMA Tarsisius I (nama yang sudah sering digunakan adalah HALIM dan SISKA). Maka tersadarlah saya bahwa saya telah menjadi korban penipuan. Untuk para pembaca, jangan terlebih dahulu percaya walaupun yang telepon adalah teman sendiri. Mohon informasi ini disebarluaskan agar tidak lagi jatuh korban. Untuk para penipu, kita doakan saja semoga mereka cepat sadar sebelum ajal menjemput....... [Non-text portions of this message have been removed] **** HELP ME ! Gemuk ? Insomnia ? Phobia ? Psikosomatis ? Relapse ? Trauma ? Takut ? Cemas ? Sedih ? Depresi ? Stress ? Kurus ? Marah ? Kebiasaan / Pengalaman Buruk ? Dll. ? di SERVO aja...! TESTIMONIAL Dimuat di Majalah Good Housekeeping, September 2005, hal. 52. Hadi (37 tahun) ... Saya perfeksionis. Ketika Ada pekerjaan yang kurang sempurna hasilnya, saya selalu merasa tidak tenang dan tegang. Saya akan menghabiskan hampir seluruh waktu saya untuk menyempurnakan dan memikirkan pekerjaan tersebut. ... hasil yang saya rasakan sekarang adalah perasaan lebih gembira. Saya merasa lebih rileks menghadapi segala sesuatu yang terjadi, tidak ada lagi beban yang berlebihan yang saya rasakan dan saya lebih mudah tersenyum. Cinthya (23 tahun) Saya menjalani Servo Therapy demi membenahi insomnia yang saya derita. Biasanya saya tidak bisa tidur sebelum memasuki waktu subuh. Setelah diterapi, saya mulai bisa tidur dengan teratur, sekitar jam 10 malam. Terapi kedua dilakukan dua minggu kemudian. Kali ini untuk menyembuhkan fobia darah. Biasanya, kalau melihat darah saya langsung tidak tahan dan merasa pusing sekali. Kini saya sudah menikmati hasilnya setelah diterapi, tidak lagi merasa takut dan tidak pusing lagi saat melihat darah. ... Kristin (30 tahun) Pada bulan April 2005 lalu, saya menjalani terapi dengan tujuan ingin menurunkan berat badan. Sebelum di Servo, berat badan saya mencapai 71 kg. Saya sebelumnya sudah mencoba beberapa cara, tapi tidak berhasil. Pernah juga mencoba mengonsumsi obat untuk melangsingkan tubuh, kemudian berat badan saya berhasil turun, namun kembali bertambah berat lagi setelah berhenti mengonsumsinya. Akhirnya saya putuskan untuk mencoba metode ini. ... Sekarang, bobot tubuh saya sudah turun menjadi 66 kg. Saya tidak lagi merasa tergoda untuk ngemil dan melahap gorengan. SERVO CENTER Pusat Pemrograman Diri dan Prestasi http://servocenter.blogsome.com/ 021) 5574 5555, 554 6009, 554 5257 Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/TaManBinTaNG/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
