15 May, 2006
Tuan Presiden....
Data-data sejarah menunjukkan bahwa
pemerintahan yang berada dalam jalur kezaliman
tidak pernah bertahan lama. Tuhan tidak
menyerahkan nasib manusia di tangan penguasa
zalim. Tuhan tidak membiarkan dunia dan manusia
begitu saja. Bukankah sudah banyak kejadian
yang bertolak belakang dengan rencana-rencana
para penguasa. Kejadian-kejadian sejarah
menunjukkan bahwa ada kekuatan misterius di
atas segalanya di balik semua ini yang mengatur
semua hal.
Tuan George. W. Bush Presiden Amerika Serikat...
Dalam beberapa waktu Saya sempat berpikir,
bagaimana bisa kontradiksi yang tidak dapat
diingkari dalam kancah dunia internasional ini, di
mana masyarakat dan pada khususnya di
kalangan politik dan mahasiswa, dapat di
benarkan. Banyak sekali pertanyaan-pertanyaan
tentang hal ini yang tak terjawab. Karena itu saya
kemudian memutuskan agar sebagian dari
kontradiksi dan pertanyaan-pertanyaan itu bisa
saya tanyakan. Mungkin akan ada kesempatan
untuk membenarkan masalah tersebut.
Apakah bisa; pengikut Nabi Isa A.S. sebagai salah
satu Nabi besar ilahi dapat berpegang teguh
dengan hak-hak asasi manusia dengan menjadikan
Liberalisme sebagai model peradaban dengan
memperluas persenjataan nuklir dan pembunuhan
massal untuk menunjukkan ketidaksetujuannya
dan menjadikan peperangan melawan terorisme
sebagai slogannya?
Pada akhirnya, untuk membentuk masyarakat
yang satu dan universal tetap harus diusahakan.
Sebuah masyarakat yang akan diperintah oleh
Nabi Isa A.S. dan orang-orang baik di muka bumi.
Namun pada saat yang sama;
Negara-negara diserang. Jiwa, kehormatan,
keberadaan orang-orang dan nilai-nilai kemudian
runtuh. Sebagai contoh, hanya dikarenakan
adanya sebuah kemungkinan keberadaan
beberapa orang pelaku kriminal di sebuah desa,
kota atau bersama sebuah iring-iringan, seluruh
desa, kota dan iring-iringan harus dibabat habis.
Atau dengan kemungkinan keberadaan senjata
pemusnah massal di sebuah negeri lalu negeri
tersebut dikuasai? Sekitar ratusan ribu masyarakat
negara itu harus tewas. Sumber-sumber air,
pertanian dan industri rusak dan sekitar 180.000
pasukan militer tinggal di sana.
Kehormatan yang dimiliki oleh rumah-rumah
masyarakat telah dihancurkan dan mungkin sekitar
lebih dari 50 tahun sebuah negara menjadi
terkebelakang. Dengan anggaran belanja seperti
apa? Dengan menghabiskan miliaran dolar dari
harta kekayaan sebuah negara dan sebagian
negara yang lain atau dengan mengirimkan
puluhan ribu pemuda sebagai pasukan penyerang.
Meletakkan mereka di tempat pembunuhan serta
menjauhkan mereka dari keluarganya, mengotori
tangan mereka dengan darah orang lain, menekan
jiwa mereka sehingga setiap hari sejumlah dari
mereka melakukan tindakan bunuh diri. Ketika
mereka kembali ke negara mereka masing-masing
tersiksa dan tertekan di sertai dengan penyakit
yang beragam. Sebagian lainnya telah terbunuh
dan jenazah mereka telah diterima oleh keluarga
mereka.
Hanya dengan alasan adanya senjata pemusnah
massal, sebuah tragedi besar telah tercipta baik
untuk masyarakat yang negaranya dijajah atau
penjajah. Sementara pada akhirnya jelas bahwa
senjata pemusnah massal tidak pernah ada.
Namun tetap saja bahwa Saddam Husein adalah
seorang diktator dan pembunuh. Namun tujuan
peperangan yang dilakukan bukan untuk
menumbangkannya tapi usaha untuk menemukan
senjata pembunuh massal yang sudah diumumkan
sebelumnya. Saddam dalam rangkaian ini telah
tumbang. Masyarakat sekitarnya merasa senang
dengan tumbangnya Saddam. Pada peperangan
yang dipaksakan kepada Iran, Saddam di bantu
dan dibela oleh Barat.
Tuan Presiden...
Mungkin Anda telah tahu bahwa saya hanya
seorang dosen. Mahasiswa saya sering
mempertanyakan bagaimana aksi-aksi yang ada
ini disesuaikan dengan nilai-nilai yang telah
disampaikan di awal surat saya dengan agama
Nabi Isa A.S. seorang Nabi perdamaian dan kasih
sayang?
Mereka yang tertuduh dan dipenjara Guantanamo
yang tidak bakal diadili secara adil, tidak memiliki
akses untuk mendapat pembelaan dari seorang
pengacara. Keluarga mereka tidak diperkenankan
untuk melihat mereka dan di luar dari negaranya
sendiri diisolir sementara tidak ada pengawasan
internasional untuk mereka. Tidak jelas posisi
mereka; apakah mereka adalah dipenjara, tawanan
perang, tertuduh ataukah orang-orang yang telah
dihukum?
Para pengawas Uni Eropa mengakui adanya
penjara-penjara misterius di Eropa. Saya tidak
dapat menerima penculikan dan penahanan orang-
orang di penjara-penjara misterius itu tanpa adanya
sebuah sistem peradilan yang berlaku di dunia.
Dan saya tidak pernah mengerti bagaimana aksi-
aksi yang telah dilakukan sesuai dengan nilai-nilai
yang telah saya sebutkan di atas. Dengan ajaran-
ajaran Nabi Isa A.S. ataukah hak-hak asasi
manusia ataukah dengan nilai-nilai Liberalisme?
Para pemuda, mahasiswa dan masyarakat banyak
mempertanyakan tentang fenomena bernama
Israel. Pasti sebagian dari pertanyaan-pertanyaan
itu telah Anda dengar. Dalam sejarah tercatat
banyak negara yang telah dijajah. Namun salah
satu fenomena kontemporer masa kita adalah
sebuah pembentukan negara baru dengan
masyarakat yang baru pula.
Para mahasiswa berkata, 60 tahun yang lalu tidak
pernah ada negara dengan nama ini. Dokumen-
dokumen dan peta geografi dunia yang lama
ditunjukkan oleh mereka sambil berkata, kami
telah berusaha sedemikian rupa mencarinya
namun kami tidak menemukan sebuah negara
yang bernama Israel.
Saya terpaksa menuntun mereka agar mempelajari
lagi tentang perang dunia pertama dan kedua.
Sekali waktu seorang mahasiswa berkata, pada
perang dunia kedua puluhan juta manusia tewas.
Berita-berita perang dengan cepat disebarkan dari
kedua belah pihak yang berperang. Masing-masing
memberitakan kemenangannya dan kekalahan
lawan. Setelah perang dunia kedua selesai mereka
mengklaim bahwa ada enam juta orang Yahudi
tewas. Enam juta orang yang sekurang-kurangnya
dari dua juta kepala keluarga.
Kita andaikan saja bahwa berita ini benar. Apakah
kesimpulan logisnya adalah pembentukan sebuah
negara Israel di kawasan Timur Tengah dan atau
membela mereka habis-habisan? Bagaimana
menganalisa dan menginterpretasikan fenomena
semacam ini?
Tuan Presiden...
Anda pasti telah mengetahui dengan anggaran
belanja dan pesan-pesan yang seperti apa
sehingga Israel terbentuk;
Dengan terbantainya ribuan jiwa.
Dengan mengungsikan jutaan jiwa penduduk asli
kawasan.
Dengan penghancuran ratusan ribu hektar sawah,
kebun zaitun dan penghancuran kota-kota dan
tanah-tanah subur.
Tragedi ini tidak hanya terbatas pada masa
pembentukan saja. Sangat disayangkan selama 60
tahun hal ini berjalan dan akan terus berlanjut.
Rezim yang dibentuk ini bahkan tidak memiliki
rasa belas kasihan terhadap anak-anak. Rumah-
rumah dihancurkan, rencana teror tokoh-tokoh
Palestina dengan terlebih dahulu
mengumumkannya serta memenjarakan ribuan
orang-orang Palestina. Fenomena ini pada abad-
abad terakhir bila tidak dikatakan sulit dicari
tandingannya maka tentunya tidak ada
bandingannya.
Pertanyaan besar lainnya dari kebanyakan
masyarakat adalah ini. Mengapa rezim yang
seperti ini masih harus dibela?
Apakah pembelaan rezim yang semacam ini
merupakan salah satu ajaran Nabi Isa A.S. atau
sesuai dengan nilai-nilai Liberalisme?
Dan apakah memberikan hak untuk menentukan
nasib sendiri di tanah Palestina kepada pemilik
aslinya baik yang tinggal di Palestina maupun di
luar dan baik mereka itu Islam, Yahudi dan atau
Kristen, bertentangan dengan demokrasi, hak-hak
asasi manusia dan ajaran-ajaran para Nabi?
Bila tidak bertentangan mengapa usulan
referendum tidak pernah disetujui?
Akhirnya dengan pilihan rakyat Palestina telah
terbentuk pemerintahan di tanah Palestina. Semua
pengawas yang tidak memihak mengukuhkan
bahwa pemerintah terpilih dipilih oleh rakyat.
Dengan tanpa disangka pemerintah terpilih ditekan
sedemikian rupa agar menerima negara bernama
Israel dan tidak lagi meneruskan perjuangan serta
melanjutkan program pemerintah sebelumnya.
Seandainya pemerintah terpilih saat ini sejak awal
mengumumkan kebijakannya seperti yang
diinginkan, apakah masyarakat Palestina akan
memilih mereka? Apakah sikap yang semacam ini
di hadapan pemerintah Palestina sesuai dengan
nilai-nilai di atas? Demikian pula masyarakat
bertanya-tanya, mengapa resolusi PBB yang telah
diputuskan di dewan keamanan PBB terhadap
Israel selalu diveto?
Tuan Presiden...
Anda mengetahui bahwa saya hidup bersama
rakyat dan punya hubungan dengan mereka.
Kebanyakan dari masyarakat Timur Tengah, yang
dengan berbagai bentuk, melakukan hubungan
dengan saya. Mereka melihat kebijakan ganda
yang ada ini tidak sesuai dengan logika apapun.
Bukti-bukti menunjukkan bagaimana kebanyakan
masyarakat di kawasan dari hari ke hari semakin
marah dengan kebijakan yang dilakukan.
Saya tidak bermaksud untuk menyampaikan
banyak pertanyaan, namun saya ingin
menunjukkan beberapa poin yang lain.
Mengapa setiap kemajuan keilmuan dan teknologi
di kawasan Timur Tengah dianggap dan di
promosikan sebagai ancaman terhadap rezim
Israel? Apakah usaha ilmiah dan penelitian bukan
merupakan hak-hak dasar masyarakat?
Kemungkinan Anda memiliki pengetahuan tentang
sejarah. Selain abad pertengahan pada bagian
mana dari sejarah dan di mana, kemajuan ilmu dan
teknologi dianggap sebagai sebuah kejahatan?
Apakah dengan mengandaikan kemungkinan
dipakainya ilmu dan teknologi untuk maksud-
maksud militer dapat menjadi alasan untuk
menentang ilmu dan teknologi? Bila kesimpulan
yang demikian adalah benar, maka seluruh ilmu
harus ditentang bahkan fisika, kimia, matematika,
kedokteran, arsitektur dan lain-lain.
Dalam masalah Irak telah terjadi kebohongan.
Hasilnya apa? Saya tidak ragu bahwa semua
manusia meyakini bahwa kebohongan adalah hal
yang tidak terpuji. Anda sendiri tidak akan senang
bila orang lain berdusta terhadap Anda.
Tuan Presiden...
Apakah masyarakat di Amerika Latin memiliki hak
untuk mempertanyakan mengapa selalu ada usaha
untuk tidak menyetujui pemerintahan terpilih dari
rakyat dan pada saat yang sama adanya
pembelaan bagi mereka yang ingin melakukan
kudeta terhadap pemerintahan terpilih. Mengapa
ancaman selalu diarahkan kepada mereka?
Masyarakat Afrika adalah masyarakat yang punya
etos kerja, kreatif dan memiliki potensi. Mereka
dapat berperan penting dalam menjamin kebutuhan
dan kemajuan materi dan maknawi masyarakat
dunia. Kemiskinan dan kepapaan di sebagian
besar Afrika menjadi kendala terbesar untuk dapat
memainkan peran penting tersebut.
Apakah mereka berhak untuk mempertanyakan,
mengapa kekayaan luar biasa dan barang tambang
mereka dijarah padahal mereka lebih
membutuhkan dari orang lain? Apakah aksi-aksi
semacam ini sesuai dengan ajaran Nabi Isa dan
hak-hak asasi manusia?
Masyarakat Iran yang berani dan beriman juga
memiliki banyak pertanyaan. Salah satunya;
Kudeta 28 Murdad terhadap pemerintahan waktu
itu pada lima puluh dua tahun yang lalu, berhadap-
hadapan dengan revolusi Islam dan menjadikan
kedutaan Amerika menjadi markas besar, dengan
memiliki ribuan dokumen, yang membela mereka
yang tidak setuju dengan Republik Islam,
melindungi Saddam Husein dalam perang terhadap
Iran, penembakan pesawat penumpang Iran,
menyandera harta masyarakat Iran, ancaman-
ancaman yang semakin meningkat dengan
menunjukkan ketidaksetujuan serta kemarahan
atas kemajuan ilmu dan teknologi serta nuklir
masyarakat Iran, padahal semua orang Iran
gembira dengan kemajuan negara mereka dan
mengadakan acara untuk keberhasilan mereka.
Masih banyak lagi pertanyaan yang semacam ini
dan untuk menjelaskannya di surat ini tidak saya
cantumkan.
Tuan Presiden...
Peristiwa 11 September benar-benar merupakan
peristiwa yang mengerikan. Pembunuhan terhadap
orang-orang tak berdosa di bagian mana saja dari
dunia ini selalu menyakitkan dan sangat
disayangkan. Pemerintah kami pada waktu itu
mengumumkan rasa kebencian terhadap pelaku
kejadian dan sekaligus mengucapkan
belasungkawa kepada mereka yang ditinggalkan.
Semua negara memiliki kewajiban untuk
melindungi jiwa, harta dan kehormatan rakyatnya.
Seperti yang dikatakan bahwa negara Anda
memiliki sistem keamanan, penjagaan dan
informasi yang luas dan canggih. Bahkan para
penentang yang berada di luar negeri pun diburu.
Operasi 11 September bukan operasi yang mudah.
Apakah konsep dan pelaksanaan operasi tersebut
dapat bekerja tanpa kerja sama dengan sistem
informasi dan keamanan dan atau pengaruh yang
luas di sana dapat terjadi? Tentunya ini hanya
sebuah kemungkinan dari orang-orang yang
berpikiran logis. Mengapa sisi-sisi lain dari
kejadian ini tetap misterius? Mengapa tidak ada
penjelasan resmi bahwa siapa yang bertanggung
jawab atas kelalaian ini? Dan mengapa para pelaku
dan mereka yang lalai tidak diumumkan dan
dihukum?
Tuan Presiden...
Salah satu kewajiban pemerintah adalah
mewujudkan keamanan dan ketenangan kepada
rakyatnya. Masyarakat negara Anda dan negara-
negara tetangga poros krisis dunia selama
bertahun-tahun tidak lagi merasakan keamanan
dan ketenangan.
Setelah peristiwa 11 September bukannya
meredam jiwa dan menenangkan mereka yang
terkena musibah. Masyarakat Amerika adalah
yang paling menderita akibat kejadian tersebut
sementara sebagian dari media Barat malah
membesar-besarkan kondisi tidak aman dan
senantiasa mengabarkan adanya kemungkinan
serangan teroris dan mereka sengaja menjaga agar
masyarakat senantiasa dalam kondisi takut dan
khawatir. Apakah ini namanya melayani rakyat
Amerika? Apakah kerugian yang berasal dari
ketakutan dan kekhawatiran dapat dihitung?
Coba gambarkan! Rakyat Amerika merasa bakal
ada serangan. Di jalanan, tempat kerja dan di
rumah mereka merasa tidak aman. Siapa yang
dapat menerima kondisi seperti ini? Mengapa
media bukannya memberitakan hal-hal yang dapat
menenangkan dan memberikan keamanan malah
mengabarkan ketidakamanan?
Sebagian berkeyakinan bahwa iklan besar-besaran
ini sebagai fondasi dan alasan untuk menyerang
Afghanistan. Bila sudah begini kiranya baik bila
saya berikan sedikit petunjuk terkait dengan media.
Dalam prinsip dasar media, penyampaian informasi
yang benar dan menjaga amanat dalam
menyebarkan berita adalah dasar yang manusiawi
dan diterima. Saya merasa perlu untuk
mengucapkan dan mengumumkan rasa
penyesalan yang dalam atas ketiadaan rasa
tanggung jawab sebagian media Barat dengan
kewajiban ini. Alasan asli agresi ke Irak adalah
adanya senjata pemusnah massal. Tema ini
diulang-ulang sedemikian rupa sehingga
masyarakat percaya dan menjadi dasar untuk
menyerang Irak.
Apakah kebenaran tidak akan hilang pada situasi
yang dibuat-buat dan berisi kebohongan?
Apakah hilangnya sebuah kebenaran sesuai
dengan tolok ukur yang telah dijelaskan
sebelumnya?
Apakah kebenaran juga akan hilang di sisi Tuhan?
Tuan Presiden...
Di semua negara masyarakatlah yang
menanggung anggaran belanja negaranya sehingga
pemerintah dapat melayani mereka.
Pertanyaannya di sini, dengan anggaran tahunan
ratusan miliar dolar pengiriman pasukan ke Irak
apa yang didapat oleh masyarakat?
Anda sendiri mengetahui bahwa di sebagian
negara bagian Amerika masyarakat hidup dalam
kemiskinan. Ribuan orang tidak memiliki rumah.
Pengangguran adalah masalah besar dan masalah
ini kurang lebih terjadi juga di negara-negara lain.
Apakah dalam kondisi yang seperti ini pengiriman
sejumlah besar pasukan dan itu pun dengan
anggaran luar biasa dari masyarakat dapat
dibenarkan dan sesuai dengan dasar-dasar yang
telah disebutkan sebelumnya?
Tuan Presiden...
Apa yang sudah disebutkan adalah sebagian dari
penderitaan masyarakat dunia; kawasan kami dan
masyarakat Anda. Namun maksud asli saya yang
setidak-tidaknya akan Anda benarkan sebagai
berikut:
Para penguasa memiliki masa tertentu dan tidak
selamanya berkuasa. Namun nama mereka akan
diingat dan tertulis dalam sejarah. Dan di masa
depan, dekat atau jauh, senantiasa dinilai.
Masyarakat akan berkata, dalam periode kita ini
apa yang telah terjadi.
Apakah untuk masyarakat kita menyiapkan
keamanan dan kesejahteraan atau ketidakamanan
dan pengangguran.
Apakah kita hendak mengukuhkan keadilan
ataukah hanya kelompok khusus yang ingin kita
lindungi. Itu pun dengan harga kemiskinan dan
kepapaan sebagian besar masyarakat dunia.
Apakah kita akan memilih untuk mengutamakan
sekelompok kaum minoritas dengan segala
kekayaan dan pangkat dan kerelaan mereka
ketimbang kerelaan Tuhan?
Apakah kita telah membela hak-hak masyarakat
dan kaum miskin ataukah kita tidak memandang
sedikit pun kepada mereka.
Apakah kita membela hak-hak manusia di seluruh
dunia ataukah dengan memaksakan perang dan
ikut campur secara ilegal terhadap urusan sebuah
negara dan dengan mengadakan sel-sel yang
menakutkan memenjarakan sebagian orang di
sana?
Apakah kita telah berbuat untuk terwujudnya
perdamaian dunia ataukah kita menyebarkan
ancaman dan kekerasan di seluruh dunia?
Apakah kita telah berbicara dengan jujur kepada
rakyat kita dan masyarakat dunia ataukah kita
malah menunjukkan kebenaran yang telah
diputarbalikkan.
Apakah kita termasuk pembela masyarakat
ataukah pembela para penjajah dan penzalim?
Apakah dalam pemerintahan kita, logika, akal,
moral, perdamaian, mengamalkan perjanjian,
menyebarkan keadilan, melayani masyarakat,
kesejahteraan dan kemajuan dan menjaga
kehormatan manusia lebih dipentingkan ataukah
kekuatan persenjataan, ancaman, tidak adanya
keamanan, tidak adanya perhatian kepada
masyarakat, menahan lajunya kemajuan
masyarakat dunia dan merusak hak-hak manusia?
Pada akhirnya mereka akan berkata, apakah kita
masih setia dengan sumpah yang kita ucapkan
dalam rangka melayani masyarakat dan perjanjian
asli kita dan ajaran-ajaran para Nabi ataukah tidak?
Tuan Presiden...
Sampai kapan dunia akan menanggung beban
berat ini? Dengan proses yang semacam ini dunia
akan menuju kemana?
Sampai kapan masyarakat dunia harus
menanggung beban keputusan-keputusan tidak
benar dari para penguasa?
Sampai kapan cakrawala ketakutan harus
dihadapkan kepada masyarakat dunia akibat
ditimbunnya senjata pemusnah massal?
Sampai kapan darah anak-anak, para wanita dan
laki-laki harus mengalir di atas batu-batu jalanan
dan rumah-rumah mereka harus dihancurkan?
Apakah Anda rela dengan kondisi dunia sekarang
ini?
Apakah Anda berpikir bahwa kebijakan yang telah
ada ini dapat berlangsung terus?
Bila saja ratusan miliar dolar yang dipakai untuk
membiayai keamanan, pertahanan, pengiriman
pasukan dialokasikan sebagai modal dan bantuan
bagi negara-negara miskin, pengembangan
kebersihan, berperang melawan berbagai macam
penyakit, penghijauan dan pengentasan
kemiskinan dan keterbatasan, menggalang
perdamaian, menghilangkan perselisihan antar
negara-negara, menghilangkan peperangan kabilah
dan ras dan lain-lain. Dapat dibayangkan
bagaimana dunia sekarang? Dan apakah
pemerintahan dan rakyat Anda tidak merasa
bangga dengan ini?
Apakah posisi politik dan ekonomi pemerintahan
dan rakyat Anda tidak akan semakin kokoh?
Dengan mengucapkan rasa penyesalan penuh,
saya harus mengucapkan apakah ada kenaikan
tingkat kebencian masyarakat dunia terhadap
pemerintah Amerika?
Tuan Presiden, saya tidak bermaksud untuk
melukai perasaan seorang pun.
Apakah bila hari ini Nabi Ibrahim, Ishaq, Yaqub,
Ismail, Yusuf dan atau Nabi Isa A.S. hadir di dunia
ini dan dengan melihat perilaku yang semacam ini
apa kata mereka? Apakah dunia yang dijanjikan,
dunia yang diliputi oleh keadilan dengan kehadiran
Nabi Isa A.S. akan memberikan kita peran?
Apakah mereka akan menerima kita?
Pertanyaan kunci saya di sini; Apakah jalan yang
lebih baik dalam pergaulan dengan masyarakat
dunia tidak ada lagi?
Hari ini di dunia ada ratusan juta orang Kristen,
ratusan juta orang Islam dan jutaan lagi orang
pengikut Nabi Musa A.S. Semua agama ilahi
dalam satu kalimat bersatu dan itu adalah kalimat
tauhid, yaitu keyakinan akan Tuhan Yang Esa dan
selain Dia tidak ada tuhan di dunia ini.
Al-Quran al-Karim menegaskan akan kalimat yang
satu ini dan ia memanggil semua pengikut agama
ilahi dengan kalimat ini. Allah berfirman:
Katakanlah : Hai Ahli Kitab, marilah kepada suatu
kalimat (ketetapan) yang tidak ada perselisihan
antara kami dan kamu, bahwa tidak kita sembah
kecuali Allah dan tidak kita persekutukan Dia
dengan sesuatupun dan tidak (pula) sebagian kita
menjadikan sebagian yang lain sebagai tuhan
selain dari pada Allah. (Ali Imran: 64)
Tuan Presiden...
Berdasarkan firman ilahi kita semua diajak untuk
menyembah Allah Yang Esa dan mengikuti utusan-
utusan ilahi.
Penyembahan kepada Tuhan Yang Esa yang
Maha kuasa dan berkuasa atas segala sesuatu,
Allah Yang Maha Mengetahui hal-hal yang
tersembunyi dan tampak, dahulu dan akan datang
dan Ia mengetahui apa yang terlintas di benak
hamba-Nya dan Ia mencatat amalan
mereka, Tuhan Sang pemilik langit dan bumi dan
semua alam di bawah kekuasaan-
Nya, Pengaturan seluruh alam di tangan-Nya dan
Ia memberikan janji untuk mengampuni dosa-dosa
hamba-Nya, Ia penolong mereka yang terzalimi
dan musuh mereka yang menzalimi, Dia Maha
Pengasih dan Penyayang, Ia penolong kaum
mukminin dan Ia menuntun mereka dari kegelapan
kepada keterang-benderangan, Ia mengawasi
perbuatan hamba-hamba-Nya, Ia menyerukan
hamba-Nya untuk beriman dan berbuat baik dan
menginginkan agar mereka berbuat berdasarkan
kebenaran dan untuk tetap istiqamah dalam
kebenaran, Allah menyerukan agar hamba-
hamba-Nya untuk menaati utusan-Nya dan Ia
sebagai saksi dan pengawas perbuatan hamba-
hamba-Nya, Puncak keburukan terkait dengan
orang-orang yang menginginkan kehidupan yang
terbatas di dunia ini dan tidak mengikuti perintah-
Nya dan menzalimi hamba-hamba Allah, Puncak
kebaikan dan surga yang kekal hanya akan
diberikan kepada hamba-hamba-Nya yang
bertakwa di hadapan keagungan ilahi dan tidak
mengikuti hawa nafsunya.
Kami yakin bahwa kembali kepada ajaran-ajaran
para Nabi adalah satu-satunya jalur kebahagiaan
dan kesuksesan. Saya mendengar bahwa Anda
adalah seorang penganut Kristen dan percaya
akan janji ilahi akan adanya pemerintahan orang-
orang baik di muka bumi.
Kami juga percaya bahwa Nabi Isa A.S. adalah
salah satu Nabi besar ilahi. Dalam al-Quran Nabi
Isa mendapat penghormatan yang luar biasa dan
ini adalah ucapan Nabi Isa A.S. yang dinukil oleh
al-Quran:
Sesungguhnya Allah adalah Tuhanku dan
Tuhanmu, maka sembahlah Dia oleh kamu
sekalian. Ini adalah jalan yang lurus. (Maryam: 36)
Penghambaan dan ketaatan kepada Allah adalah
seruan semua para Nabi. Tuhan seluruh
masyarakat di Eropa, Afrika, Amerika, dan negara-
negara kepulauan, seluruh dunia hanya satu Tuhan
dan itu adalah Tuhan yang memberikan hidayah
dan menginginkan kemuliaan bagi semua hamba-
hamba-Nya dan memberikan kehormatan kepada
umat manusia.
Dan dalam firman Allah: Allah Yang Maha
Mengetahui dan Tinggi mengutus para Nabi disertai
dengan tanda-tanda yang jelas dan mukjizat untuk
memberi petunjuk kepada manusia. Pengutusan
itu agar mereka menunjukkan tanda-tanda
kebesaran ilahi kepada manusia. Dengan begitu
manusia dapat disucikan dari dosa. Allah
mengirimkan kitab dan mizan agar manusia dapat
menegakkan keadilan dan dapat meninggalkan
orang-orang yang berbuat zalim.
Seluruh ayat-ayat dengan bentuk yang mirip ada di
kitab suci.
Para Nabi dan utusan ilahi memberikan janji:
Suatu hari nanti semua manusia akan dibangkitkan
di hadapan Allah untuk diperhitungkan amal
perbuatannya. Mereka yang berbuat baik akan
diantarkan ke surga. Dan mereka yang berbuat
buruk akan menanggung perbuatannya dengan
menerima siksa ilahi. Saya berpikir bahwa kita
berdua sama meyakini akan hari itu.
Tentunya perhitungan para penguasa tidak akan
ringan. Hal itu karena harus menjawab kepada
masyarakat dan semua orang atas setiap
perbuatan kita yang ada hubungannya dan
memiliki dampak dalam kehidupan mereka.
Para Nabi menginginkan perdamaian, ketenangan
berdasarkan prinsip-prinsip penyembahan kepada
Allah, menjaga harkat dan martabat manusia bagi
seluruh manusia.
Bila kita semua meyakini tauhid dan penyembahan
kepada Tuhan, keadilan, menjaga harkat dan
martabat serta kemuliaan manusia dan hari akhir,
apakah tidak bisa menyelesaikan problema dunia
sekarang yang diakibatkan oleh kejauhan dari
ketaatan kepada Allah dan ajaran-ajaran para Nabi,
dengan prinsip itu dengan lebih baik dan indah?
Apakah keyakinan akan prinsip-prinsip ini tidak
memperluas dan menjamin perdamaian,
persaudaraan dan keadilan?
Apakah prinsip-prinsip itu bukan merupakan ajaran
tertulis atau tidak tertulis mayoritas masyarakat
dunia?
Apakah Anda tidak ingin mengiyakan seruan ini?
Kembali secara hakiki kepada ajaran-ajaran para
Nabi, kepada tauhid dan keadilan, kepada
penjagaan terhadap harkat dan martabat manusia
dan kepada ketaatan terhadap Tuhan dan utusan-
utusan-Nya
Tuan Presiden...
Data-data sejarah menunjukkan bahwa
pemerintahan yang berada dalam jalur kezaliman
tidak pernah bertahan lama. Tuhan tidak
menyerahkan nasib manusia di tangan penguasa
zalim. Tuhan tidak membiarkan dunia dan manusia
begitu saja. Bukankah sudah banyak kejadian
yang bertolak belakang dengan rencana-rencana
para penguasa. Kejadian-kejadian sejarah
menunjukkan bahwa ada kekuatan misterius di
atas segalanya di balik semua ini yang mengatur
semua hal.
Tuan Presiden...
Apakah tanda-tanda perubahan di dunia kini dapat
diingkari? Apakah keadaan dunia sekarang dengan
sepuluh tahun yang lalu dapat dibandingkan.
Perubahan terjadi begitu cepat dan dengan dimensi
yang sangat luas.
Masyarakat dunia tidak rela dengan kondisi dunia
kini. Mereka tidak percaya dengan janji-janji
sebagian penguasa paling berpengaruh pun di
dunia.
Sebagian besar masyarakat dunia merasa tidak
aman. Mereka tidak setuju dengan berkembangnya
kondisi ini begitu juga dengan perang. Mereka juga
tidak setuju dengan kebijakan ganda.
Masyarakat dunia protes akan adanya jurang
pemisah yang dalam antara mereka yang kaya dan
miskin dan antara negara yang sejahtera dan
miskin. Masyarakat semakin membenci kebejatan
moral yang semakin meningkat.
Mayoritas masyarakat di negara-negara merasa
tidak puas karena basis budaya mereka terancam
dan institusi keluarga yang berantakan serta kasih
sayang dan cinta kasih yang semakin luntur.
Masyarakat dunia mulai pesimis memandang
PBB. Hal itu dikarenakan hak-hak mereka tidak
dipertahankan.
Liberalisme dan Demokrasi Barat tidak mampu
mendekatkan manusia kepada idealisme mereka.
Liberalisme dan Demokrasi adalah dua kata
pecundang. Para pemikir dan cendekiawan dunia
dengan jelas mendengar suara runtuhnya
pemikiran dan sistem Liberal-Demokrasi.
Hari ini perhatian masyarakat dunia semakin
meningkat kepada sebuah fokus. Dan pusat itu
adalah Tuhan Yang Esa. Dan tentunya masyarakat
dengan tauhid dan berpegangan dengan ajaran-
ajaran para Nabi akan dimenangkan atas masalah
yang dihadapi. Pertanyaan penting dan serius saya
di sini:
Apakah Anda tidak ingin menyertai mereka?
Tuan Presiden...
Mau tidak mau, dunia sedang mengarah pada
penyembahan Allah dan keadilan dan kehendak
Allah akan mengalahkan segala-galanya.
Keselamatan kepada mereka yang mengikuti
petunjuk.[Saleh L]
Mahmud Ahmadi Nejad
Presiden Republik Islam Iran
Tehran
-05-2006
_____________________________________
Surat ini diterjemahkan dari situs
http://www.president.ir/
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com
[Non-text portions of this message have been removed]
****
HeLP mE ! HeLP mE ! HeLP mE !
1. Untuk Personal
Anda merasa ... Kegemukan ? Insomnia ? Phobia ? Mania ? Psikosomatis ? Relapse ? Trauma ? Ketakutan ? Kecemasan ? Kesedihan ? Depresi ? Stress ? Kurus ? Marah ? Kebiasaan / Pengalaman Buruk ? Dll.
di SERVO aja...!
Informasi tentang Jenis Jenis Phobia, Mania serta Testimonial / Kesaksian yang pernah dimuat di Majalah Good Housekeeping, September 2005, hal. 52, dapat di baca di http://servocenter.blogsome.com/
2. Untuk Corporate :
Produktifitas dan kualitas pelayanan karyawan menurun ?
Permintaan Inhouse Training "Motivasi", "ServoPower", "ServoSelling",
"ServoCoaching" dapat menghubungi :
SERVO CENTER - Pusat Pemrograman Diri dan Prestasi
Komplek Cipondoh Makmur, Jl. Bahagia Raya
Blok B5b No. 2 Cipondoh, Tangerang 15148.
021) 5574 5555, 554 6009, 554 5257
3. Skema Bantuan Dana
Klik saja, http://www.asiabersama.com/?id=bantuandana
SPONSORED LINKS
| Health and wellness | Health wellness product | Health and wellness program |
| Diet fitness health nutrition wellness | Health promotion and wellness | Business health wellness |
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "TaManBinTaNG" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
