Judul : Wong Ke Wan

Oleh   : AL-Pacitan





Jika kuping kita mendengar kata-kata manusia binatang, maka fantasi kita
akan menggambar seorang manusia setengah hewan......



Dibenak kita akan terbayang manusia bermuka monyet, manusia bermuka luwak,
manusia bermuka kadal, bermuka harimau dsb, atau manusia seperti laba-laba
yg lebih beken di sebut dng spiderman yg punya hobi memanjat tembok gedung -
gedung bertingkat, seperti dalam film amerika ....



Namun sesungguhnya ada arti yg jauh lebih luas daripada itu, yaitu kelakuan
manusia itu sendiri.....



Manusia adalah makhluk paling mulia dari semua makhluk yg di ciptakan Tuhan
di jagat raya ini, malaikatpun derajadnya masih di bawah manusia....



Tetapi semua itu ada syaratnya, syaratnya yaitu ...



Kelakukan manusia itu sendiri, Yha...Kelakuan manusia itu sendirilah yg
membuat & menentukan manusia itu menjadi makhluk yg termulia atau justru
menjadi makhluk  paling ter-rendah derajatnya, bahkan rendahnya bisa di
bawah derajad binatang yg tidak mempunyai akal....



Binatang atau hewan karena oleh Tuhan tidak di anugerahi akal, maka hidupnya
hanyalah untuk makan & kawin agar bisa berkembang biak....



Dalam soal perkawinan, semua hewan boleh melakukan Perkawinan se-enaknya,
kapan saja & dengan siapa saja dia mau atau lebih tegasnya semua hewan di
persilahkan oleh Tuhan menganut faham FREE SEX ( Sex Bebas )...



Beda dng manusia, karena Tuhan menganugerahi akal pada manusia, maka
Tuhanpun memberikan Peraturan-peraturan & berbagai kewajiban yg harus di
emban & di jalankan oleh setiap manusia yg waras, agar manusia terjaga dari
kemuliaan-nya...



Sebagai contoh, soal perkawinan, setiap manusia boleh melakukan perkawinan,
asal di dahului terlebih dahulu dng suatu pernikahan yg syah......



Jika ada manusia yg entah kenapa atau  karena merasa iri pada hewan, terus
dalam hidupnya menganut faham FREE SEX ( Sex bebas ) seperti hewan, maka
status manusia sebagai makhluk termulia ciptaan Tuhan yg melekat pada
dirinya telah GUGUR ....



Lha ini baru dari satu sisi, belum kita kaji dari sisi-sisi yg lain-nya...



Bersambung. Insya Allah...



Salam

AL-Pacitan


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke