just forward ...
ass. saya ex NII
saya akan mencoba menjelaskan knp saya "menyalahkan" NII dg
menjawab pertanyaan sdr iman_islam yg disandarkan lwt dalil2 Al-Quran
dan Hadis.
sebelumnya perlu d ketahui bahwa setiap desa dan qobilah/tim dalam NII
memiliki ilmu yg agak berbeda2 namun pd intinya sama, saya akan
menjelaskan secara umum ttg NII. Adapun kesalah yg dlakukan NII
biasanya ditujakn kepada oknum sebagai kambing hitamnya. Seolah mereka
yg merasa benar tidak mengaggap NII yg salah sebagi bagian darinya.
1. NII atau negara islam indonesia adalah salah satu gerakan islam d
indonesia. Secara teritorial keberadaan negara ini tidak tampak karena
istilah ibukota dan bagian negara lainnya hanyalah bayangan atau mereka
sendiri yg menamai contohnya (ibukota NII berada d indramayu tepatnya d
ma'had az-zaitun sebagai madinah indonesia). struktur negara d bagi
menjadi 7 tingkatan: dewan1, dewan2, wilayah, daeroh, distrik, ODO,
desa. Setiap desa meemiliki RT adapula aturan setiap RT tidak boleh
bertukar informasi. So bisa jadi mereka ga tau orng2 dr RT dg RT
lainnya apalagi beda desa. Hal ini cukup aneh mengingat surat (49:13)
"bhwa Manusia diciptakan berbagai bangsa dan suku untuk saling
kenal". Tujuan mereka tidak di benarkannya mengenal yaitu tidak
lain untuk tidak merusak antara satu dg yang lainnya dsni terlihat bhwa
rapuh sekali konsep jaringannnya.
Gerakan ini beranggaapan bahwa merekalah yg akan mmbangkitkn islam d
hari kmudian kelak. Memang benar bhwa bnyk dalil yg menjelaskan islam
akan brjaya kembali nmun tidak ada penjelasan bhwa NII lah yg
menjayaknnya. Hal ini masih ghaib dan tidak ada yg tahu scra psti sprti
yg d jlaskan pd QS An Naml: 65. "Katakanlah: "Tidak ada seorangpun
di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib, kecuali
Allah", dan mereka tidak mengetahui bila mereka akan dibangkitkan. "
2 & 3. HISTORIS, AQIDAH, SYARIAT, DAN PERJUNGANYA
A).HISTORIS======================================================
NII atau negara islam indonesia didirikan pertama kali oleh syeh
Marijan Kartosuwiryo pada tanggal 7 agustus 1949 kemudian diteruskan
oleh beberapa imam hingga akhir ini d pimpin oleh syeh panji gumilang .
Gerakan ini mempercayai sunnatullah bahwa kejadian futuh mekah akan
terulang serupa kembali d indonesia. Seperti yg tlah saya jelaskan bhwa
Sunnatullah yaitu hukum Allah yang telah ditetapkanNya atau ketetapan
yg tidak akan berubah namun tidak ada penjelasan dlm Al-Quran bhwa
kejadian2 dlm Al-Quran akan terulang kembali secara identik.
B).AQIDAH======================================================
tauhid merka d ambil dari surat al-fatihah dan anas krn mereka
berpendapat bahwa apa bila kita mmbaca buku pembuka dan penutup maka
inti sari buku itu akan d temukan. Kata2 yg sama d antar 2 surat
tersebut dmaknai Trias Politica atau Syarat berdirinya sebuah negara.
PEMBUKA PENUTUP
Al-Fatihah An-Nas
- rabbi - rabbi
Tuhan semesta alam Tuhan yang menguasai manusia
- malik - malik
Menguasai hari pembalasan Raja manusia
- na'budu - ilahi
menyembah disembah
Tauhid mereka yg membedakan dari tauhid yg lainnnya yaitu tauhid
mulkiyah yg dtujukan pada malik yg artinya raja manusia. Coba kita
teliti lbh lanjut apa hubungannya raja manusia dng wilayah/tempat? Ini
salah satu pembelokan tafsiran atau penawilan. Raja memang punya wilayah
tp yg dimiliki raja bkn cuma wilayah doang bkn. Knp ga tahta,
kekuasaan, kekayaan, rakyat yg diambil sbgi mknanya. Ini adalah
penyempitan pola pikir yg disebut "Ghazul Fikri".
Oleh karena itu seluruh isi Al-Quran di anggap sebuah buku tata negara.
dan ketaatan kepada negara sama saja sepeti ketaatan mereka terhadap
Allah. Negara hanyalah sebuah benda mati yg menggerakannya adalah para
pemimpin. Pimpinan yg menjalankan perintah negara di anggap rasul sebab
mnurut mereka tugas rasul menyampaikan isi kandungan Al-Quran sama
halnya sperti pemimpin.
Selajutnya pada setiap mereka menafsirkan(asma Allah, din, agama,
darul) segalanya dihubungkan pada "negara" dan penafsiran
(rasul, nabi-nabi termasuk nabi muhammad) dihubungkan kepada
"pemimpin negara" karena menurutnya tugas pemimpin negara sama
halnya seperti nabi dan rasul yg tidak lain adalh menerapkn isi
Al-Quran.
C).SYARIAT====================================================
syariat yg d tegakan hanya menggunakan Al-Quran sebagai segala sumber
pengambilan keputusan. Karena menurutnya Al-Quran adalah buku tata
negara yg terdapat segala ilmu kehidupan manusia d dalamnya. Mereka
tidak menggunakan hadis dkarenakan menurut mreka bnyk yg doif kecuali
hadis itu menguntungkan bgi mereka sperti perintah taat pada pemimpin.
Jadi istilah fiqih tidak jelas atau NII merupakan gerakan LIF(lintas
ilmu fiqih) atau Ingkar Sunah. Singkat kata hukum yg d gunakan d NII
bersifat setengah2 yaitu mengambil syariat dr Al-Quran kmudian d
jelaskan menurut tafsiran mereka sndiri. Tafsiran mereka tdak d
sanadarkn pd dalil2 yang lainnya melainkan menggunkan logika. Contohnya
saja tafsiran mereka seperti pada surat Al 'Ankabuut ayat 45: "
Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan- perbuatan) keji dan
mungkar." mereka menafsirkan dg mempertanyakan apakah salat yg tlah
kalian lakukan dpt mncegah perbuatan keji dan munkar? Hanya perbuatan
langsunglah yg dapat mencega
hnya maka muncullah aturan shalat universal yaitu mengajak orang2 utk
masuk NII. Adapun contoh lainnya berupa zakat yg kadarnya d tentukan
oleh pimpinan bukan berdasarkan hadis.
Dari pengertian mereka ttg sunnatulah saja sudah salah bgitu pula hal2
yg d dalamnya. Seperti halnya sunnatullah yg mereka percaya akan
terulang mereka malakuan hijrah dan perang(ngajak orng masuk). Namun yg
dlakukan bnyk sekali perbedaan dg zaman dulu seperti dakwah sembunyi2
yg tlah dlakukan bertahun2 pdhl Nabi Muhammad dakwah sembunyi2 hanya
berselang 3 tahun dan itu jg keadaanya berbeda dg skrng ini yg dlakuakn
oleh NII. Hal lainnya mengenai futuh indonesia atau masa kebangkitan
NII yg d tetapkan pd tahun 2004 berdaarkan penafsiran sunnatullah mreka
tidak terlaksa higga skrg d undur 2009 bhkn desa lain ada yg bilang
2010. saya pernah mencoba mengkalkulsi ulang sbrnya tahun brpa futuh
menurut tafsiran perhitungan mereka...ternyata seharusnya beberapa puluh
tahun silam.
Mengapa hadis/sunnah itu perlu di gunakan sbagai hukum islam?
Al-Quran tidak memberi penjelasan menyeluruh tentang syarat-syarat apa
yang mesti dipenuhi dlm ibadah. Persoaalan itu diserahkan kepada sunnah
Nabi, baik dalam ucapan maupun perbuatan. Sunnah itu yang menafsirkan
yang masih bersifat umum, menerangkan yang masih samar, memperkhusus
yang terlalu umum, memberikan contoh konkrit pelaksanaannya, dan
membuat prinsip-prinsip aktual dan bisa diterapkan dalam kehidupan
manusia. Hal itu karena Rasulullah SAW adalah yang bertanggung jawab
menjelaskan Quran dengan ucapan, perbuatan, dan ketetapan beliau, dan
beliau pulalah yang lebih paham tentang maksud firman Allah dalam
Quran. Contohnya seperti bgmn salat, tahkim/hukuam dan syarat menunaikan
zakat, hal tersebut tidak d jelaskan dlm Al-Quran.
Rasullulah bersabda: "Amma ba'du, sesungguhnya perkataan yang
paling benar adalah kiabullah, sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk
Muhammad, seburuk-buruk urusan adalah hal-hal baru dalam agama, setiap
hal yang baru dalam agama adalah bid'ah, setiap bid'ah
merupakan kesesatan, dan setiap kesesatan ada di neraka." HR Muslim,
An-Nasai, Abu Daud dan Ibnu Majah
Dibawah ini adalah dalil2 Al-Quran yg tlah "jelas/terang
maknanya" ttg pandangan perintah rasul(INGAT JANGAN TAFSIRKAN RASUL
SBAGI PEMIMPIN/IMAM KRN RASUL MEMANGLAH PEMIMPIN/IMAM TP BUKAN SMUA
PEMIMPIN/IMAM ITU RASUL). Apabila d sebutkan rasul-rasul maka rujukannya
pada seluruh rasul dan jika hanya rasul maka rujukannya yaitu Nabi
Muhammad SAW. Apabila kurang mengerti maka bacalah ayat sebelumnya dan
sesudahnya atau silahkan tanya orang yg lbh faham.
Bagaimana pandangan orang kafir menurut Al-Quran:
150. Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada Allah dan
rasul-rasul-Nya, dan bermaksud memperbedakan[373] antara (keimanan
kepada) Allah dan rasul-rasul-Nya, dengan mengatakan: "Kami beriman
kepada yang sebahagian dan Kami kafir terhadap sebahagian (yang lain)",
serta bermaksud (dengan Perkataan itu) mengambil jalan (tengah) di
antara yang demikian (iman atau kafir), 151. merekalah orang-orang yang
kafir sebenar-benarnya. Kami telah menyediakan untuk orang-orang yang
kafir itu siksaan yang menghinakan.
[373] Maksudnya: beriman/percaya kepada Allah, tidak beriman/percaya
kepada rasul-rasul-Nya.
Jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu:
59. Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul
(Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan
pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran)
dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan
hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik
akibatnya. ( An Nisaa', 4: 59)
Printah taat pada Rasul:
............. Apa yang diberikan Rasul kepadamu, maka terimalah. Dan
apa yang dilarangnya bagimu, maka tinggalkanlah. Dan bertakwalah kepada
Allah. Sesungguhnya Allah amat keras hukumannya. (Al Hasyr, 59: 7)
Nabi Muhammad membawa petunjuk dan penjelas:
9. Dia-lah yang mengutus Rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama
yang benar agar Dia memenangkannya di atas segala agama-agama meskipun
orang musyrik membenci. 61. Ash Shaff
Rasul menjelaskan dari isi Al Kitab yang kamu sembunyi kan:
15. Hai Ahli Kitab, sesungguhnya telah datang kepadamu Rasul Kami,
menjelaskan kepadamu banyak dari isi Al Kitab yang kamu sembunyikan,
dan banyak (pula yang) dibiarkannya. Sesungguhnya telah datang kepadamu
cahaya dari Allah, dan Kitab yang menerangkan[408]. Al Maa'idah
[408]. Cahaya maksudnya: Nabi Muhammad s.a.w. dan Kitab maksudnya: Al
Quran.
NB: ibarat sbuah lampu pijar, pelitanya adalah Al-Quran dan cahayanya
sebagai penjelas adalah Hadis.
Taatilah Allah dan taatilah Rasul:
Dalilnya:(47:33), (33:31), (2:285), (48:17), (49:17), (3:132), (4:13),
(24:52), (24:54), (9:71)
33. Dan orang yang membawa kebenaran (Muhammad) dan membenarkannya,
mereka itulah orang-orang yang bertakwa. 39. Az Zumar
D).PERJUANGAN=======================================
Seperti yg telah saya singgung d atas bahwa NII tidak memiliki hukum yg
jelas begitu pula syariah ibadah/perjuanannya tidak jelas apakah itu
wajib, sunnah, mubah, makruh atau haram.
Apabila d lihat seksama dr apa yg dlakukan aktivis NII mereka smua
mnjuru pd mengumpulkan uang tuk negara kurang-lbh tuk kebutuhan politik
dr mulai salat universalnya tuk target uang SDQ, tahkim atw hukman bagi
yg bersalah harus mngeluarkn DAM/denda begitupula zakat/SDQ mulai dari
ratusan ribu hingga ratusan juta yg dalilnya tidak jelas hanya sebatas
taat pd pimpinan. Pdhl segala sesuatu ada rujukannya/dalilnya. Mereka
yg menjalakan ibadah seperti itu sbnrnya subhat dkrnkn mreka hanya
menjalakn saja ats dasar sumpah ketaatan mreka pd pimpinan.
Rasulullah Bersabda:
"Amma ba'du, sesungguhnya perkataan yang paling benar adalah
kiabullah, sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad, seburuk-buruk
urusan adalah hal-hal baru dalam agama, setiap hal yang baru dalam
agama adalah bid'ah, setiap bid'ah merupakan kesesatan, dan
setiap kesesatan ada di neraka." (HR Muslim, An-Nasai, Abu Daud dan
Ibnu Majah)
Apabila anda menannyakan kepada pencuri knp dia mencuri maka dia akan
mejawab "saya melakukan ini untuk menafkahi keluarga saya". Dari
kasus trsbt yg kita lihat bhwa niat dr pencuri tuk menafkahi keluarga
adalah tugas mulia namun jika d lakukan dg cara yg salah tetap saja
salah. Hal serupalah yg dilakukan aktivis NII tuk menjalakan
perjuangannya dg niat yg benar tuk menegakan syariah islam namun
dilakukan dg cara yg salah.
Apa yg menyebabkan umat NII melkukan segala cara tuk mncapai tujuannya?
1. Fai atau rampasan perang. Menurut mereka keadaan sekarang sedang
perang jadi harta orang d luar NII(kafir) boleh d ambil
2. nukson atau kerisis keuangan. Pada beberapa desa memiliki target
mendapatkan uang yg tinggi skali yg harus d serahkan kpd negara tiap
bulannya. Ada kalanya desa itu tidak mendapatkan umat baru. Loh apa
hubunyannya umat baru dng target keuangan desa? Setiap umat baru yg
berhasil mereka doktrin d wajibkan membayar sodaqoh tuk membersihkn diri
d krnkn keadaan mereka yg sebelumnya kafir(bnyk dosa) menuju tmpt suci
harus d besihkan dg jumlah uang yg jumlahnya mulai dari jutaan sampai
puluhan juta.
Bgmnpun ceritanya desa harus mencapai target keuangnnya maka saat
kerisis umat d haruskan mengeluarkan uang dg segala cara entah itu
berhutang, jual atau gadai barang, puasa tidak mkn bahkan sampai menipu
orang tua dg alasan uang kuliah, les atau menghilangkan barang teman.
Setiap orang akan memetik buah amalnya sendiri, perilaku mereka yg
menyimpang dari moral mengakibatkan mereka dpandangan buruk oleh orang
sekitar.
Sekali lagi saya ingatkan bhwa setiap ibadah ada tata
cara/rujukan/dalilnnya. Dan janganlah kamu berlebih-lebihan (melampaui
batas) dengan cara tidak benar dalam agamamu:
77. Katakanlah: "Hai Ahli Kitab, janganlah kamu berlebih-lebihan
(melampaui batas) dengan cara tidak benar dalam agamamu. Dan janganlah
kamu mengikuti hawa nafsu orang-orang yang telah sesat dahulunya
(sebelum kedatangan Muhammad) dan mereka telah menyesatkan kebanyakan
(manusia), dan mereka tersesat dari jalan yang lurus." 5. Al Maa'idah
Ibadah adalah amalan yg mulia, apakah pantas dlakukan dengan cara
berbohong/menipu.
Mengingkari ayat-ayat Allah, mencampur adukan antara yg haq dg yg batil
dan menyembunyikan kebenaran:
70. Hai Ahli Kitab, mengapa kamu mengingkari ayat-ayat Allah[202],
padahal kamu mengetahui (kebenarannya). 71. Hai Ahli Kitab, mengapa
kamu mencampur adukkan yang haq dengan yang bathil, dan menyembunyikan
kebenaran[204], padahal kamu mengetahuinya? Ali 'Imran
Kesimpulan:
Siapakah yg benar dalam beribadah menurut padangan Al-Quran dan Hadis?
Dalam salah satu hadist masyhur, Rasulullah SAW bersabda,
"...Umatku akan terpecah menjadi tujuh puluh tiga kelompok, setiap
kelompok akan masuk neraka kecuali satu saja." Para sahabat
bertanya, "Kelompok apa itu, wahai Rasulullah?" Beliau menjawab,
"AHLI SUNNAH WAL JAMMAAH(artinnya: Mereka yang keadaannya seperti
keadaanku dan sahabat-sahabatku saat ini)".
Penjelasan:
Suatu saat umat islam akan terpecah menjadi banyak sekali
kelompok2/golongan2 manakah yg benar? AHLI SUNNAH WAL JAMMAAH bkn
aliran tp sebuatn bagi mereka yg mnjalankan ibadah sesuai dg Al-Quran
dan Hadis(petunjuk Nabi Muhammad) seperti zaman Nabi Muhammad SAW dulu
selain daripada itu adalah salah/telah telah menyimpang. Sebutan-sebutan
ini sperti halnya sebutan kaum mu'min kpd kaum/kelompok/golongan
orang beriman atwpun kaum musyrikin kpd kaum yg syirik kpd Allah SWT.
Tidak ada perubahan aturan ibadah yg telah dtetapkan oleh Nabi Muhammad
SAW krn Agama Islam Telah Sempurna Saat Haji Wada:
..... Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah
Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi
agama bagimu. (QS. Al Maidah, 5:3)
[397]. Yang dimaksud dengan hari ialah: masa, yaitu: masa haji wada',
haji terakhir yang dilakukan oleh Nabi Muhammad s.a.w.
Agama islam yg di bawa Nabi Muhammad dg Agama islam yg d bwa oleh NII
memiliki persamaan yaitu tujuan tegaknya sayriat islam. yg membedakan
hanya lah cara beribadah/cara mencapai tujuan. Apalah artinya nama
bilapun bangkai diubah namanya menjadi bunga kasturi tetap saja baunya
bangkai.
Akhirul kalam wasalamualaikum wr wb.
Contact me [EMAIL PROTECTED]
[Non-text portions of this message have been removed]