Untuk Apa Dokter?

Jika suami adalah penyembuh bagi istri dan istri adalah penyembuh 
bagi suami. Bila itu terjadi dokter tidak diperlukan lagi. Demikian 
halnya dalam proses belajar, seorang guru adalah penyembuh bagi 
muridnya dan murid adalah penyembuh bagi gurunya, maka suasana 
belajar tercipta dengan riang. 

keluarga, sekolah dan masyarakat yang bahagia menjadi keluarga, 
sekolah dan masyarakat yang sehat. Namun jika kebahagiaan sirna, rasa 
cinta kasih pada sesama telah lenyap, permusuhan, pertengkaran hadir 
terjadilah saling memaki dan menyakiti bahkan melahirkan kekerasan 
dan kerusuhan.  maka Keluarga, sekolah dan masyarakat menjadi sakit.

Pernah seorang kawan pengajar bertutur betapa masyarakat, sekolah, 
keluarga telah menjadi sakit, betapa kekerasan bisa terjadi dimana 
saja dan kapan saja tanpa melihat lagi ruang dan waktu serta bisa 
dilakukan oleh siapapun. 

saya katakan padanya, "Cinta adalah guru penyembuh dari segala 
penyakit, maka hiduplah dengan cinta dan tebarkanlah rasa cinta itu 
pada siapapun. Jika Seorang suami menebarkan rasa cinta dan istripun 
membalas dengan cinta maka keluarga itu bahagia. Jika Guru mengajar 
dengan menebarkan rasa cinta maka murid akan membalas dengan cinta 
pula maka ruang kelas akan tercipta suasana belajar yang 
menggembirakan. Jika anggota masyarakat menebarkan rasa cinta yang 
lain akan membalas masyarakat menjadi masyarakat sehat dam bahagia."  

Wassalam,
agussyafii
http://agussyafii.blogspot.com




Kirim email ke