Banyak Tamu, Banyak Rejeki

Dulu sewaktu hamilnya Hana pernah rumah kami selama satu bulan tidak 
pernah sepi dari tamu. Entah, teman pengajar. Teman didunia maya. 
Juga kehadiran teman kampus dan teman main. 

Sama seperti halnya sejak kepindahan kami di Depok. Setiap hari libur 
selalu ada teman yang bertamu. Misalnya, agung (begitu panggilan 
akrabnya) bocah Bojonegoro ini yang bertamu dengan gayanya orang jawa 
yang sungkan-sungkan, takut ngerepotin tuan rumah. Istri saya 
mengatakan padanya, "Mas agung, penghuni rumah ini tidak ada yang 
merasa direpotkan sebab bagi kami tamu membawa rizki buat kami, 
semakin banyak tamu semakin banyak rezeki."

Begitulah kami meyakininya, dengan keyakinan itulah tamu adalah 
keberkahan buat kami sekeluarga. Semakin banyak tamu berarti semakin 
banyak saudara. Semakin banyak saudara berarti semakin banyak rizki. 


Wassalam,
Agussyafii
http://agussyafii.blogspot.com




Kirim email ke