Tips Merangkai Nama
Beberapa tips di bawah ini dapat Anda manfaatkan agar hasil cipataan dan rangkaian Anda lebih sempurna: Catatan: Beberapa kalangan memiliki tradisi yang kuat dalam hal pemberian nama, baik yang berhubungan dengan silsilah, adat atau tradisi. Seyogyanya, kebiasaan ini tetap diteruskan. LANGKAH Pertama: Tentukan Makna Nama yang Anda idamkan. Untuk menentukan makna, terlebih dahulu Anda memutuskan salah satu atau gabungan dari orientasi di bawah ini: Orientasi A.: Harapan Anda terhadap sang bayi pada saat pertumbuhannya atau setelah ia menjadi dewasa. Dari sisi karakter: periang, penyabar, tekun beragama, hormat kepada orang tua dan orang lain, suka menolong, lincah, kreatif dan lain sebagainya. Dari sisi profesi: menjadi tempat berlindung orang kesusahan, dokter bedah syaraf seperti pamannya yang baik, insinyur, presiden,dosen, ahli internet, pendeta, ulama, menteri pendidikan dll. Dari Sisi fisik: kuat, jangkung, atletis, langsing, tampan, cantik,dll. Dari sisi inteligensia: pintar, kritis, kreatif, taktis, cermat, argumentatif dll. Orientasi B.: Kenangan (Monumental) yang ingin direfleksikan pada nama. Dari sisi 1). Kenangan Manis, contohnya: Si bayi lahir persis pada hari raya, hari Ibu, Natal, menjelang kelahiran sang bayi, Ayah dipromosikan jabatannya, Si Ibu memenangkan sayembara melukis tingkat nasional, Keluarga menempati rumah baru, Kakek sembuh dari penyakit yang sudah lama di deritanya dan lain-lain. 2) Kenangan Pahit: Sehari setelah sang bayi lahir, harga beras melonjak drastis, menjelang kelahiran bayi, gunung Merapi meletus dahsyat, Ayah tabrakan pada saat menjemput bayi dari rumah sakit (jangan sampai terjadi) dan lainnya, usaha keluarga bangkrut (jangan sampai terjadi). 3) Tradisi: hal ini sangat erat hubungannya dengan kebiasaan keluarga yang secara terus menerus menurunkan nama tertentu kepada keturunan mereka. Yang paling umum adalah nama ayah, nama keluarga, marga atau fam. 4) Profesi. Beberapa kalangan menganggap profesi yang digeluti merupakan sumber inspirasi untuk memilih nama bernuansa monumental. Namun biasanya diambil dari beberapa istilah yang berhubungan dengan profesi tersebut. Misal: Intan, Berlian, Permata, Mutiara,merupakan sebagian dari nama yang diberikan oleh pebisnis logam mulia. Kokoh, Kekar, diberikan oleh kontraktor untuk putra mereka. [Non-text portions of this message have been removed]
