Ketika saya memperhatikan banyak para sahabat saya, mungkin saya sendiri
termaksud didalamnya, saat pengemis, pengamen, datang kita akan bersikap
kasar mengusir mereka tak jarang terlontar kata-kata yang pedas terhadap
mereka. Sungguh menyedihkan saya melihatnya. Pernahkan terpikir mereka juga
sama seperti kita manusia.



Saya hanya coba membandingkan ketika kita memperlakukan bos kita, rekan
bisnis, ataupun penguasa yang sama-sama manusia, kita perlakukan mereka
dengan penuh santun, hormat, ramah.



            Apakah bedanya pengemis, pengamen, anak jalanan, bawahan,
disbanding bos, rekan bisnis ataupun penguasa. Mereka sama-sama manusia yang
menginginkan diperlakukan sebagai manusia seutuhnya, kenapa kita membedakan
perlakuaan kita apakah karena yang satu memiliki harta, kekuasaan, atau
dapat memberi sukes….? Dan yang satu dalam keadaan kekurangan dan penuh
pengharapan dengan kita, jadi kita bisa memperlakukan mereka seenaknya. Saya
pun masih menerka jawabannya….



            Sungguh kita sering membedakan manusia karena apa yang
dimilikinya, siapa mereka, apakah mereka berkuasa atau tidak. Dan
segala *attribute
social *yang dimiliki, wajarkah kita seperti itu…..



            Kenapa kita tidak bisa memperlakukan manusia seperti manusia….?
Maksudnya kita tidak pandang status social, kita perlakukan semua manusia
dengan remah, dan bermartabat. Kita pun tidak ingin dianggap remeh oleh
orang lain, dan kita menginginkan kita diperlakukan dengan baik.



            Apakah karena nasib mereka kurang beruntung, kita bisa terkadang
menghardik, mencaci saudara kita yang kurang beruntung…? Dan kita tunduk dan
hormat dengan seseorang dengan nasib yang lebih baik, tidak jarang kita
menghamba kepada orang yang bernasib lebih baik kepada kita…?



            Coba sejenak kita bayangkan jika kita yang berada pada posisi
mereka, kita dihardik, dicaci, dimaki, bagaimana perasaan kita…. Sakit
bukan… dalam kondisi tersebut kita ingin balik mengumpat, karena keaadaan
kita tidak bisa. Maukah kita diperlakukan seperti itu, saya rasa jawabannya
tidak.



            Mungkin saat ini nasib kita sedang baik, sehingga kita bisa
dipandang, dihormati, karena kita punya harta, punya kekayaan, kita orang
sukses, tapi dalam hidup, roda kehidupan akan terus berputar, kadang keaadan
kita baik dan kita berada diatas, dan tidak menutup kemungkinan kita
bangkrut, dan kita berada dibawah.



            Saya dengan ini mencoba mengajak para sahabat untuk dapat
memperlakuakan manusia sebagai manusia, kita bersikap ramah, sopan,
bersahabat, berbagi, kepada semua orang tanpa memandang status social
mereka. Karena dengan memperlakuakan orang sebagai manusia, kita akan
diperlakuakn sama oleh orang lain. Saya yakin semua sahabat-sahabat bisa
seperti itu, karena dasar manusia adalah baik.



            Mari kita wujudkan memperlakuakn manusia sebagai manusia, kita
mulai dengan memperlakuakn orang sekitar kita, baik itu office boy, rekan
kerja, satpam, direktur, dengan sikap yang sama, sikap yang ramah, dan
menghargai martabat mereka sebagai sesame ciptaan tuhan.



" Perlakukan semsama manusia sebagai manusia, yang tidak merendahkan harga
dirinya "

"Ketika kita menanam  kebaikan, kita akan menerima kebaikan yang lebih
besar, begitu pula saat menanam keburukan bersiaplah menerima keburukan yang
lebih besar"



"mohon Maaf lahir Batin "



*Hanya ingin menyapa:*

Bila terdapat kesalahaan dan terdapat hal-hal yang tidak berkenan dalam
tulisan saya ini ataupun tulisan saya  yang lain. saya harap dapat di
maafkan . dan bila para sahabat ingin memberi kritik dan saran dapat
ditujukan ke [EMAIL PROTECTED] , dan bila terdapat tanggapan yang belum
sempat terbalas harap maklum, mengingat banyaknya email yang masuk dan
keterbatasan waktu yang saya punya, tetapi saya tetap berusaha untuk
membalas semua email yang masuk. Terimakasih.





Dalam perenungan malam, mencoba menjadikan manusia sebagai manusia

Cimanggis-Depok 5 Agustus 2007 22:10 PM

Erwin Arianto

Just read my artikel on http://erwinarianto.blogspot.com
Or learn to create blog see http://rumahblogerwin.blogpsot.com

-- 
Best Regard
Erwin Arianto,SE
えるウィン アリアンと
Internal Auditor
PT.Sanyo Indonesia
Ejip Industrial Park Plot 1a Cikarang-Bekasi
--------------------------------------------
See my Article On http://erwinarianto.blogspot.com/


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke