MENGAPA JIWA ITU DISEBUT SHIVA? N = Nyoman L = Leo
L = Kemarin aku baca selintas tulisan Swami Vivekananda. Dia tulis JIVA IS SHIVA. N = Dimana Pak Leo baca itu? L = Di internet, wikipedia kayaknya. N = Dan apa isi di dalamnya? L = Isi di dalamnya tentang Swami Vivekananda (muridnya Ramakhrisna) yang memperbaharui kehidupan keagamaan di India. Ada reinterpretasi2. Dan Vivekananda paling terkenal dengan slogannya itu JIVA IS SHIVA. Jiva is Shiva. Itu tulisannya dalam Bahasa Inggris. N = Wah, kalau English saya kurang begitu bisa, maklum Katrok. L = Jiva is Shiva diterjemahkan ke Bahasa Indonesia artinya JIWA = SHIVA. Itu ada di artikel tentang Swami Vivekananda di Wikipedia. Tapi Ramakhrisna dan Swami Vivekananda itu sudah UNIVERSAL sekali. Sangat universal. M = Mengapa jiwa itu disebut Shiva? L = You have to feel it. Harus dirasakan sendiri. Jiwa kita itu Shiva. Perasaan kita Wisnu. Dan naluri kita itu Brahma. Hmmm hmmm hmmm... Di atas yang tiga itu ada ACYNTHIA. Nothingness. Sumber segala sumber. Jiwa itu Shiva, dan matanya itu Mata Shiva (Mata Ketiga/Mata Batin). Ternyata Vivekananda sudah pakai itu. Berarti Ramakhrisna juga sudah pakai itu. Ternyata pengertian2 kita itu sama saja. Malah aku juga ketemu istilah Mata Shiva dipakai oleh Alice Bailey, penerus Madame Blavatsky (pendiri Theosophy). Ternyata kita itu meneruskan apa yang telah ditemukan oleh banyak perintis di akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20. Nah, Sri Aurobindo yang banyak membawa pembaharuan dalam Hindu di India itu secara prinsipil mengikuti Vivekananda. Para pembaharu itu: Ramakhrisna, Vivekananda, Sri Aurobindo, dan banyak lagi yang lain ternyata TIDAK ritualistik. Mereka mengajarkan ESSENSI (Hakekat). Mereka menjelaskan MAKNA dari ritual, dan bukan mengajarkan pengulangan ritual2 yang maknanya tidak dipahami dan dijalani hanya sebagai tradisi belaka. Yang cuma dilakukan karena kebiasaan belaka. N = Bagaimana dg Sai Baba? L = Well,... aku sendiri merasa Sai Baba itu so and so. He's ok. Aku cuma bisa bilang itu. Sama saja seperti Osho, he is ok. Just that. Khrisnamurti juga begitu. He is ok. Tidak lebih dari itu. Lebih baik kita KULTIVASI SENDIRI yang ada di diri kita daripada mengikuti yang ini atau yang itu. Kita bisa membandingkan, tetapi akhirnya harus MENJALANI SENDIRI. Dan memang harus dijalani, gak bisa cuma dibicarakan/ dituliskan saja. Semuanya itu PRAKTEK, dan bukan teori2. N = Betul, Pak Leo. Mungkin ini jamannya spiritual bangkit. L = Ya, dimana-mana, dan bangkitnya itu BUKAN dari agama2. Agama2 itu sudah terlalu kaku, jadi kita harus jalan sendiri. Jalan saja sendiri, gak bakal nyasar kemana-mana. N = Yang membuat kaku individunya itu Pak, semua itu baik dan benar menurut saya. L = Ya. Nice talking with you today, aku harus sign out sekarang, till next time, bye ! +++++++++++++ KEMASUKAN MAKHLUK HALUS ? S = Suryadi L = Leo S = Salam kenal Mas Leo, Sudah lama saya menjadi anggota milis Spiritual-Indonesia. Saya sangat tertarik dengan segala uraian di milis tersebut, utamanya tulisan dari Mas Leo. Saya selalu mem `print` tulisan tsb untuk saya baca dan pahami isinya. L = Salam kenal lagi, hmmm hmmm hmmm... S = Sejauh ini saya berusaha untuk mengetahui dan merasakan mata ketiga saya. Dan sejauh ini saya kok merasa belum menemukan yaa ? L = Well, anda berusaha untuk mengetahui dan merasakan? Tentu saja dengan cara itu anda TIDAK akan mengetahui dan merasakannya. First of all, apakah yang ingin anda ketahui? Apakah yang ingin anda rasakan? Anda bilang ingin mengetahui dan merasakan Mata Ketiga anda. Lalu, apakah yang anda maksudkan dengan Mata Ketiga itu? Bayangan setiap orang berbeda-beda,... dan bisa saja anda telah menemukannya, tetapi anda MERASA belum menemukannya. Hmmm hmmm hmmm... itu kan cuma perasaan saja. Saya sendiri bisa bilang merasa belum mampu untuk menulis, tetapi ternyata kok MAMPU juga. Saya merasa belum mampu untuk menjawab pertanyaan dari rekan2, eh kok ternyata MAMPU juga. Hmmm hmmm hmmm... S = Mohon dibantu apakah mata ketiga saya sudah atau belom kebuka ? L = Hmmm hmmm hmmm... kalau anda BISA MELIHAT benang merah yang ada di tulisan2 saya dan rekan2 lainnya di milis Spiritual-Indonesia, berarti Mata Ketiga atau Mata Batin anda itu memang terbuka. Terbuka karena bisa MELIHAT dan MERASA walaupun banyak dari pengertian2 yang ada di tulisan2 itu statusnya IMPLISIT / TERSIRAT. Hmmm hmmm hmmm... gak semua orang bisa melihat apa yang tersirat. Yang bisa cuma yang Mata Batinnya itu terbuka. Hmmm hmmm hmmm... S = Yang kedua saya ingin tanya apa elemen yang paling dominan dari diri saya ? L = Elemen Tanah, itu udah jelas. Wong pertanyaannya tentang hal2 yang pasti2 aja, yang konkrit. Nah, orang yang ngomong/nulis tentang hal2 yang konkrit itu so pasti orang Elemen Tanah. Begitu lho! S = Mas Leo, tadi pagi kira kira pkl. 03.00 adik ipar (cowo) mengalami kemasukan makhuk halus, padahal saat itu dia lagi tidur pulas. Untung saat itu saya lagi nonton LA Liga. Saya mengira dia mengigau, tetapi lama kelamaan dia menggeram, mulutnya berbusa, tangannya mencengkeram serta meronta. Kebetulan ada tetangga yang bisa menangani keadaan tersebut. L = Hmmm hmmm hmmm... S = Yang ingin saya tanyakan, ada apa dengan adik saya? L = Well, istilah "kemasukan makhluk halus" itu dipakai oleh mereka yang PERCAYA bahwa manusia bisa kemasukan makhluk halus. Kalau yang tidak percaya pada BELIEF SYSTEM seperti itu, istilahnya akan lain lagi. Kalau aku sendiri bilang, dia itu mengalami LUCID DREAM (mimpi yang hidup sekali). Bisa juga mengalami OOBE (Out of Body Experience). Hmmm hmmm hmmm... pengalaman seperti itu, apabila sangat intens, bisa kelihatan juga seperti "kemasukan makhluk halus". Pedahal itu cuma pengalaman batin yang umum ketika kita secara fisik tidur dan roh kita (pikiran kita, kesadaran kita) merasakan suatu pengalaman tertentu. S = Apa yang bisa saya lakukan bilamana di kemudian hari dia mengalami spt itu lagi ? L = Dibangunkan saja. Bangunkan pelan2. Kalau susah bangunnya, dipencet saja jempol kakinya. Gak apa2 jempol kaki dipencet keras2, itu cara tradisional untuk mengembalikan kesadaran orang ke kesadaran normal (kesadaran seperti ketika kita sedang terjaga). S = Apakah di rumah kami memang banyak dihuni makhuk halus ? Karena saya tidak melihat mereka. L = Hmmm hmmm hmmm... makhluk halus itu kan istilah saja. Segala sesuatu yang kita TIDAK BISA LIHAT kita sebut sebagai "makhluk halus". Dan dimana-mana itu memang banyak. Di rumah saya juga banyak, so what? Gak usah takut, biasa2 saja. Kalau merasa kurang enak, sebar saja garam biasa ke sekeliling rumah. Hmmm hmmm hmmm... +++++++++++++ [Leo seorang praktisi PSIKOLOGI TRANSPERSONAL. To make an appointment, please call him at HP: 0818-183-615. E-mail: <[EMAIL PROTECTED]>. Untuk bergabung dengan milis SPIRITUAL-INDONESIA, please click: <http://groups.yahoo.com/group/Spiritual-Indonesia>. NOTE: Except my own name, all other names used are pseudonyms.] Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com
