Datang dan pergi silih berganti sering ku-saksikan.... Kegetiran hidup yg sebenarnya tiada pernah kusandang, orang lain-lah sering ku melihatnya....
Kesana kemari ku mencari tambatan tuk berbagi cerita, ke tempat-tempat sucipun tlah ku datangi... Justru di situlah ke-sedihanku malah bertambah-tambah, yg ada di dalam tempat-tempat suci itu tiada yg peduli.. Merasa ku-SENDIRI.... Kucoba tuk melupakan, ku coba ku seperti orang-orang itu, tiada peduli dng semuanya..... Tiada peduli dng semua kegetiran yg sering terjadi, seperti kegetiran GADIS itu, GADIS yg terusir, juga KEVIN, juga yg lain-nya masih banyak lagi... Tiada peduli dng tangis memilukan setiap detik di Palestina, di Iraq, di Afghanistan, di Afrika, juga di tempat lain-nya masih banyak lagi... Tapi kurasakan... semakin ku tak peduli, semakin ku berlari menghindar, justru hatiku semakin hadir di sana, di tempat-tempat kegetiran itu.... Di saat-saat orang dlm buaian mimpi, aku mencoba bangun, ku langkahkan kakiku ke tempat suci, aku ber-sujud di sana, aku sering menangis mencari jawab, mengapa semua ini terjadi.... Satu dua hari tiada nampak.....berbilang hari akhirnya nampak juga jawab itu.... Ku-SENDIRI, tapi JAWAB itu membuat ke-sendirianku menjadi ramai, aku merasa banyak yg mengelilingi.... Namun semua kegetiran itu tetap-lah kegetiran...Biarlah ku ikhlaskan semua itu ada dlm hatiku.... Kurasakan sendiri, ku nikmati sendiri, walopun suara di sana berkata...ke getiran yg kamu rasakan itu tidak segetir yg mengalami..... Biarlah..biarlah....biarlah... Ku-SENDIRI...ku-nikmati sendiri... Jabat Erat AL-Pacitan
