Setiap hari kita mengggunakan 6-8 jam untuk beristirahat. Istirahat
adalah hak tubuh (termasuk otak) untuk menenangkan diri setelah
seharian kita gunakan untuk beraktifitas dan berfikir. Namun apa
jadinya jika tubuh dan otak kita, kita pergunakan bukan untuk hal-hal
yang produktif. Tentunya istirahat yang kita lakukan hanya untuk
membayar aktifitas konyol kita.
Banyak sekali hal yang kontraproduktif yang justru
menghabiskan lebih banyak tenaga, pikiran bahkan waktu dari pada
pekerjaan yang menjadi tuga spokok kita. Berdebat yang biasanya tidak
akan berakhir dengan ketenangan karena teman debat atau musuh- tidak
bisa menerima pendapat kita adalah salah satu hal yang tidak
produktif itu. Orang biasa berdebat bukan untuk menemukan titik temu
yang jelas, tapi justru malah mempertegas perbedaan kita dengan orang
lain. Bahkan tidak jarang perdebatan berujung pada perselisihan dan
paling ekstrim adalah saling tikam. Bukankah itu sangat tidak
produktif dan menghabiskan tenaga.
Kemudian mencela orang atau sesuatu. Bukannya manfaat yang
kita dapat tapi justru pikiran berkepanjangan untuk mencari celah
kesalahan yang lainnya yang bisa kita cela. Jika sudah demikian
rasanya tidak ada hal yang baik di depan kita. Tenaga dan pokiran
kita habis untuk mencela bukan?! Adakah manfaatnya? Apalagi jika yang
kita cela adalah orang lain, tentu akan berdampak kurang baik bai
diri kita dan orang-orang dekat kita, jika celaan itu diketahui oleh
orang lain juga. Makin bertambah saja dafta orang yang tidak simpati
pada kita.
Sebaiknya kembangkan sikap rendah hati tanpa harus rendah
diri. Karena dengan demikian orang pun akan bersikap serupa dan
persaudaraanlah yang akan terbina. Sungguh indah bukan?!