Terdiamku Disudut Kehampaan Terdiamku di sudut ke hampaan Kau berada tepat di depan Tapi dekat jarak ini menjadi dinding penghalang Karena tak pernah bisa ku ungkap rasa yang hilang
Wahai kau wanita yang meluluhkan hatiku Kau cairkan hati begitu cepat Mengapa hanya hati yang bicara Kau buat hilang logika yang kupunya Kau membuatku tak karuan Dalam kehidupan yang telah kususun dengan indah Kau datang dengan impian Dan kau bermain didalam perasaan Tapi tak sedetikpun kau hiraukan Hati ini yang terus mengharapkan Impian, rasa ini terlalu indah Kenyataan terlalu pahit kenyataan Kau yang terus kupuja Tak adakah sedikit rasa Untuk diriku yang sedang merana Menanti kasih yang tak kunjung tiba Depok, Senin, Juli 16, 2007 http://coretanpena-erwin.blogspot.com/ -- Best Regard Erwin Arianto,SE エルイン アリアント (内部監査事務局) ------------------------------------- SINCERITY, SPEED, INOVATION & INDEPENDENCY [Non-text portions of this message have been removed]
