hahaha... semoga kita dijauhkan dr sifat & keadaan si pandir itu. Bang Nawi wrote: > Dikatain keledai aja gondoknya udah bukan main. Gimana lagi kalau > dikutuk jadi keledai? Duh, kasiannya! Berikut ini kisahnya yang disebutkan > oleh Ibnul Jauzy -rahimahullah- dalam kitabnya "Akhbarul Hamqo wal > Mughaffalin" . Beliau berkata "Aku diceritakan oleh beberapa orang teman ada > seorang pandir yang sedang menuntun keledainya. Seorang yang melihat ini, > berkata kepada temannya, "Ane bisa ngambil keledainya tuh orang tanpa dia > sadar" "Gimane caranya? Diakan megang talinya?" Maka orang ini mengambil > talinya dan melingkarkannya ke lehernya seraya berkata kepada temannya, "Ente > bawa pergi nih, keledainya!" Temannyapun membawa pergi keledai tersebut. > Orang ini berjalan dibelakang si pandir dengan tali melingkar di lehernya > beberapa lama. Kemudian dia berhenti. Si pandir yang nggak sadar, > menarik-narik tapi dia tetap berhenti. Si pandir menoleh, terkaget-kaget > kok yang dia bawa orang. "Hei, mana keledaiku?" "Ane adalah keledai tuan." > "Ha, gimane ceritanye? "Dulu ane pernah durhaka ama emak ane. Terus ane > dikutuk menjadi keledai. Selama ini ane membantu tuan. Sekarang emak ane udah > gak marah lagi, maka ane jadi orang lagi." "La haula wala quwwata illa > billah, jadi selama ini aku memperkerjakan seorang manusia? "Begitulah" > "Pergilah" Maka orang ini pun pergi. Si pandir pulang ke rumahnya. Dia cerita > ama bininya, "Tahu kagak, ternyata kita dulu memperkerjakan seorang manusia. > Gimana caranya untuk menghapus dosa kita ini? Bagaimana caranya kita > bertobat? "Bersedekahlah sebisamu!" (kayaknya laki bini sama aja > nih....-pent) Setelah beberapa hari, bininya berkata, "Belilah keledai yang > lain supaya abang bisa kerja!" Maka si pandirpun pergi ke pasar. Alangkah > kagetnya dia melihat keledainya ada di pasar. Keledainyapun ketika melihat > tuannya datang, langsung teriak-teriak > memanggil tuannya. Si pandir langsung menghampiri keledainya, menarik > kupingnya, seraya berteriak, "Hei, b*****t! Ente durhaka lagi ya? > "?!?!?!?!?!? " (Akhbarul Hamqo wal Mughaffalin 186) Hehehehe.... gak usah > terlalu serius ya..! "Akhbarul Hamqo wal Mughaffalin" kalo diterjemahin kira2 > : Kisah orang-orang pandir dan dungu. Lumayanlah.. untuk ngurangin stress.... > http://oaseilmu. wordpress. com/2008/ 05/22/keledai- kutukan/ >
