On Wed, May 21, 2008 3:51 pm, leonardo rimba wrote: > MENGENAI HATI & KEPERCAYAAN > Tetapi IMAN yang sebenarnya itu tidak berkaitan dengan > agama. Kalau anda beriman bahwa kita semuanya itu > manusia-manusia biasa-biasa saja, yang memiliki > KESADARAN yang biasa-biasa saja, dan bahwa manusia > dimanapun juga dan berbicara dengan bahasa apapun juga > itu SEBENARNYA tidak ada bedanya dengan anda dan > saya,... itupun suatu IMAN. Iman yang seperti itu > adalah iman yang asli, yang tidak perlu pembuktian.
Sebenarnya saya enggan membahas ini, sebagian besar tulisan Leonardo Rimba (LR) ini hanya masuk ke tong sampah, tapi kali ini perlulah mendengar pendapat saya. Melihat paragraf di atas, apa yg ingin dia sampaikan? Tidak ada dan tidak jelas. LR hanya melakukan dekonstruksi terhadap istilah2, kebiasaan, kepercayaan, agama, dst, hanya semacam gerakan anti kemapanan. Untuk tujuan apa? Pencerahan atau penyesatan? Pembaca sendiri yg menilai. Definisi LR tentang iman, itu definisi dia sendiri, yang hemat menurut saya adalah definisi ngawur. Saya tidak perlu membuktikan kengawuran ini, sebagaimana penjelasan LR bahwa iman yg asli tidak perlu pembuktian. Lalu untuk apa dia menulis ngawur2an yang tidak perlu dibuktikan. Apa lagi selain membuang bandwidth dan masuk keranjang sampah. -- Tertanda, Oguds [960000031]
