*Catatan Reporter: Hidup KPK berantas semua korupsi.. awas kalian jangan
ikut korupsi juga ya..

* Dugaan Korupsi
David Wiranata Ditangkap KPK
Kamis, 19 Juni 2008 | 00:24 WIB

Jakarta, Kompas - Komisi Pemberantasan Korupsi, Rabu (18/6), menahan rekanan
Departemen Kelautan dan Perikanan, David K Wiranata. David kemudian
dititipkan ke rumah tahanan Polres Jakarta Barat untuk kepentingan
penyidikan.

Sebelumnya, pada Rabu pagi, David ditangkap oleh tim KPK di rumahnya di
kawasan Sunter, Jakarta Utara. Juru Bicara KPK Johan Budi SP mengatakan,
David ditangkap karena diduga terlibat dalam kasus korupsi dana bantuan
untuk korban tsunami di Jawa Tengah dan Jawa Barat. "Ia ditangkap sekitar
pukul 08.15," kata Johan.

Dalam kasus itu, KPK telah menahan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa
Tengah Harri Purnomo dan Kepala Seksi Produksi Penangkapan Ikan Dinas
Kelautan dan Perikanan Jawa Tengah Margareth Elisabeth Tutuarima ke
Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

KPK juga telah menahan dua anggota staf Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa
Barat, yaitu Asep Hartioman dan Ade Kusmana. Dalam kasus dugaan korupsi di
Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Barat, negara dirugikan hingga Rp 8,4
miliar, sedangkan di Jawa Tengah negara diduga dirugikan Rp 7,5 miliar.

Saat ini KPK telah melimpahkan berkas kasus Harri Purnomo dan Margareth
Elisabeth Tutuarima ke Pengadilan Tipikor.

Dalam persidangan, Harri Purnomo dituntut lima tahun penjara dan membayar
denda Rp 200 juta, Margareth Tutuarima dituntut enam tahun penjara.

David terkait dalam kasus itu karena namanya beberapa kali disebut dalam
sidang tersebut.

Dalam persidangan, David disebut sebagai rekanan pengadaan mesin kapal
bermerek Yamaha untuk proyek bantuan itu. Penasihat hukum David, Nazarudin
Lubis, mengatakan, pihaknya menolak berita acara penangkapan dan penahanan.
(JOS)



sumber : kompas


-- 
**********************************
Memberitakan Informasi terupdate untuk Rekan Milist dari sumber terpercaya
http://reportermilist.multiply.com/
************************************


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke