Profil 

Profil Dr. Taufikurahman, Akademisi Politisi
Oleh : Adi Supriadi 

02-Jul-2008, 21:02:39 WIB - [www.kabarindonesia.com]




KabarIndonesia - Sosok yang dilahirkan pada tanggal 13 September 1961 ini 
mempunyai keprihatinan yang mendalam terhadap berbagai masalah Kota Bandung 
akibat perkembangan kota yang semakin semrawut. Kemerosotan kualitas lingkungan 
perkotaan yang terjadi secara beruntun, banyaknya sampah yang tak tertangani, 
infra struktur yang semakin tidak memadai dan tidak manusiawi bahkan rusak 
parah adalah fenomena nyata yang dapat dilihat sehari-hari di kota ini.
 
Selain itu, meningkatnya jumlah anak putus sekolah, pengangguran, jumlah warga 
miskin dan anak jalanan serta belum adanya pemihakan yang nyata terhadap 
fasilitas/sarana dan prasarana warga termarjinalkan seperti pasar tradisional 
menjadikannya bertekad untuk membangkitkan semangat melakukan perubahan di Kota 
Bandung ini melalui momentum peringatan 100 tahun kebangkitan nasional. Sejak 
tahun 1980 Taufikurahman muda telah menjalani kehidupan sehari-hari di Kota 
Bandung dimana ia menyelesaikan kuliah dan menyandang gelar sarjana dari 
jurusan Biologi di Institut Teknologi Bandung (ITB). Ia pun meneruskan 
pendidikan master di ITB dan lulus pada tahun 1987 dan sejenak meninggalkan 
Kota Bandung untuk menempuh jenjang pendidikan doktor di University College of 
Swansea, Inggris dan menamatkannya pada tahun 1993.

Pria yang hidup berbahagia dengan seorang istri bernama Ir. Nurani Esti Lestari 
dan telah dikaruniai 4 putri dan 1 putra ini memiliki banyak sekali aktivitas. 
Selain profesinya sebagai dosen ITB yang ditekuni sejak tahun 1986, 
Taufikurahman bahkan pernah menjabat sebagai Ketua Departemen Biologi ITB (kini 
Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati ITB). 

Di antara kesibukannya yang lain, ia bersama-sama dengan beberapa aktivis 
lingkungan mendirikan LSM Greenlife Society dan menjadi direkturnya hingga 
sekarang. Selain itu ia menjadi ketua Asosiasi Akademisi Perguruan Tinggi 
Seluruh Indonesia, disingkat ASASI yang dideklarasikan di Bandung pada tanggal 
1 Oktober 2005 oleh 42 orang pendiri yang merupakan akademisi dari berbagai 
perguruan tinggi di Indonesia. Ia pun menjadi ketua program Pembinaan Sumber 
daya Manusia Strategis (PPSDMS) regional II Bandung yang memiliki motto Creates 
Future Leaders. 

Di sela-sela kesibukannya, ia juga menjadi pengasuh dan pengawas Koperasi 
Keluarga Pegawai (KKP) ITB yang beranggotakan 3500 orang yang terdiri dari 
dosen dan karyawan ITB, Politeknik Manufaktur dan Politeknik Bandung. Koperasi 
Keluarga Pegawai ITB ini tahun lalu dianugerahi sebagai Koperasi terbaik di 
Indonesia. Integritas moral yang teruji, dedikasi yang tinggi, bersih, peduli 
dan profesional dinilai oleh DPD PKS Kota Bandung ada pada diri Dr. 
Taufikurahman. Oleh karena itu, bertepatan dengan peringatan 100 tahun hari 
Kebangkitan Nasional tanggal 20 Mei 2008 lalu, DPD PKS Kota Bandung mengusung 
Dr. Taufikurahman menjadi bakal calon Wali Kota Bandung periode 2008-2013. 


Keluarga

Sebuah pepatah mengatakan wanita adalah tiang negara. Memang ada benarnya, 
karena di balik kesuksesan seorang laki-laki pastilah ada seorang wanita yang 
hebat di sampingnya. Setidaknya, pepatah ini juga menggambarkan keluarga Dr. 
Taufikurahman. Pria selalu sibuk beraktivitas ini menikahi Ir. Nurani Esti 
Lestari pada tahun 1986. Ir Nurani Esti, kelahiran Februari 1961, yang lebih 
akrab dipanggil Bu Nunu. Wanita yang ramah dan keibuan ini merupakan lulusan 
Gizi Masyarakat Institut Pertanian Bogor (IPB). Allah mengaruniakan 5 orang 
anak kepada pasangan intelektual ini. Mereka adalah Khairani L. Imania (Desain 
Produk ITB 2005), Sakina Fathiani (FSRD ITB 2007), Iffah Dieni Haniefa (kelas 2 
SMP 14 Bandung), Shafa Inayah (SDN Ciujung, kelas 4), Muhammad Izzudin Al Fatih 
(SDN Ciujung, kelas 1). 

Sebelum menikah, Bu Nunu bekerja di Semarang. Akhirnya Beliau memilih 
mendampingi Pak Taufik kuliah di Inggris. Menjadi ibu rumah tangga yang 
senantiasa mendampingi Pak Taufik dan mendidik anak-anaknya Beliau jalani 
dengan baik. Di samping itu Beliau juga aktif di masyarakat. Saat ini Beliau 
menjabat Ketua PD Ormas SALIMAH Kota Bandung. Melalui SALIMAH, Beliau merangkul 
ibu-ibu majelis ta'lim untuk lebih peduli terhadap masa depan anak dan keluarga.

Pak Taufik dan Bu Nunu, dua sosok yang senang berkontribusi di masyarakat, akan 
tetapi tidak pernah melupakan keluarganya. Bahkan, di sela-sela kesibukannya 
Beliau tidak lupa mengajak keluarganya untuk menikmati keindahan alam Bandung 
atau sekedar berbelanja bersama anak-anaknya. 

Ketika Pak Taufik memutuskan menjadi calon Walikota, tentu bukan hal yang 
sederhana bagi Bu Nunu. Secara tidak langsung, kesibukan Beliau bertambah. Di 
sisi lain, Beliau harus senantiasa menjaga anak-anaknya dan menguatkan Pak 
Taufik untuk senantiasa memegang komitmennya untuk berkonntribusi kepada 
masyarakat secara tulus dan utuh. Dalam kunjungannya ke berbagai tempat, Beliau 
seringkali meminta kepada ibu-ibu yang ditemuinya, "Jika Pak Taufik nanti 
terpilih menjadi Wali Kota, ingatkan saya agar saya mengingatkan Pak Taufik 
untuk tidak korupsi."


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/ 
Alamat ratron (surat elektronik): [EMAIL PROTECTED] 
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com  




      
___________________________________________________________________________
Yahoo! Toolbar kini dilengkapi dengan Search Assist. Download sekarang juga.
http://id.toolbar.yahoo.com/

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke