Menyambut Pagi Dengan Cinta

Pagi ini sehabis saya sholat subuh terdengar suara Hana. "Ayah.." 
Terlihat wajah Hana dengan senyuman pertanda menyambut pagi dengan 
cinta seorang anak pada ayahnya.

Menyambut pagi dengan cinta adalah kebahagiaan dalam keluarga, 
sehingga idiomnya  menjadi keluarga bahagia. Maknanya, tujuan dari 
setiap orang yang membina rumah tangga adalah mencari kebahagiaan 
hidup. Hampir setiap orang menempatkan kehidupan keluarga sebagai 
ukuran kebahagiaan yang sebenarnya. Meski seseorang gagal karirnya di 
luar rumah, tetapi sukses membangun keluarga yang kokoh dan 
sejahtera, maka tetaplah ia dipandang sebagai orang yang sukses dan 
berbahagia. 

Sebaliknya orang yang sukses di luar rumah, tetapi keluarganya 
berantakan, maka ia tidak disebut orang yang beruntung, karena 
betapapun sukses diraih, tetapi kegagalan dalam rumah tangganya akan 
tercermin di wajahnya, tercermin pula pada pola hidupnya yang tidak 
bahagia. Hidup berkeluarga memang merupakan fitrah sosial manusia. 
Secara psikologis, kehidupan berkeluarga, baik bagi suami, isteri, 
anak-anak, cucu juga mertua merupakan pelabuhan perasaan, 
ketenteraman, kerinduan, keharuan, semangat dan pengorbanan,semuanya 
berlabuh di lembaga yang bernama keluarga. 

Sumber, http://agussyafii.blogspot.com


Salam cinta,
agussyafii

=======
Tulisan ini dibuat dalam rangka kampanye "Keluargaku, Surgaku"
silahkan kirimkan dukungan dan komentar anda di
http://agussyafii.blogspot.com atau sms 0888 176 48 72


Kirim email ke