Bidadari tertinggal di lembar maya
bersama Resah Angin yang kelu
kita berbeda, dalam bentang yang lama
Bersama Buai helai Nafas memburu

Maka Kuhapus jejak yang tertinggal itu
kurekas jejak-jejak waktu
Tereja kembali kenangan satu-satu
yang kita lalui dalam lembaran dulu

Kini waktu yang merentang tak tertahan
Seperti Desir irama angin menghembus perlahan
Kita yang satu tetapi tak menuju
Kita bersatu dalam jemu memenjara cinta

Kembali sendiri kuhampiri pekat mimpi
Terurai berurai hasrat menjutai
kembali segelumit mimpi tertapaki
Bersama sebuah kenangan yang hilang berlari

Bidadari tertinggal di lembar maya
Tak lagi nyata mimpi-mimpi dunia
hanya tinggal ejaan namamu tersimpan disana
Menumpah bersama dalam rindu yang fana

Depok 15 Agustus 2008


-- 
Best Regard
Erwin Arianto,SE
エルイン アリアント (内部監査事務局)
-------------------------------------
SINCERITY, SPEED,  INOVATION & INDEPENDENCY


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke