-----Original Message----- From: @yahoogroup s.com [mailto:@yahoogroup s.com] On Behalf Of sukarman ex_petrosea Sent: Wednesday, October 29, 2008 7:26 PM To: "Hidayahnet" ; "Mencintai-islam" ; "Eramuslim"; tauziyah; Syiar Islam; al-ikhwan Cc: Zulkifli Zul; Endah Lestari; Alfian Azhar; Yuli Setiawan; Agus Setyono; Widy Astuti; "Cindy Siregar"; "Suprapti"; "Murni Rahayu"; "Rahima"; ArE pEaCe; Faisal Mohammad; MUCHTAR Oemar; [EMAIL PROTECTED] com; thamrin dahlan; Hammad Fattayi; trya erryarto Subject: DASAR UTAMA UNTUK MENYANGGAH PENDAPAT ORANG. Posted by: "sukarman ex_petrosea" [EMAIL PROTECTED] Wed Oct 29, 2008 10:38 pm (PDT) DASAR UTAMA UNTUK MENYANGGAH PENDAPAT ORANG APABILA: BERBEDA PENDAPAT, BERBEDA PENGERTIAN DAN BERBEDA CARA MENGAMALKANNYA. A´udzu billahis sami´il `aliimi minasy syaithaanir rajiim. Bismillahirrahmanir rahim. Assalamu´alaikum warahmatullahi wabarakaatuh. Bapak-bapak, Ibu-ibu, Saudara-saudara, dan Adik-adikku yang saya hormati, yang saya cintai dan insya Allah dirahmati, diberi petunjuk dan hidayah dan dimuliakan oleh Allah Subhanahu Wa Ta´ala (SWT). DASAR UTAMA UNTUK MENYANGGAH PENDAPAT ORANG. 1-Memperdebatkan ayat-ayat Al Qur´an dianggap kafir. Qs.40:4 2-Kufur kpd ayat-ayat Al Qur´an, sia-sia amalannya. Qs.18:103-102 3-Kafir terhadap ayat-ayat Al Qur´an, neraka Qs.4:56 4-Memecah belah umat dianggap musyrik.Qs.30: 31,32 KITA HARUS BERIMAN KEPADA YANG GHAIB Yang ghaib antara lain adalah: (1)-Allah Azza Wa Jalla. (2)-Malaikat- malaikat Allah. (3)-Alam-Nya Allah Azza Wa Jalla. (4)-Alamnya Malaikat. (5)-Alamnya jin, setan, iblis. (6)-Alamnya Ruh-ruh manusia yg belum diturunkan kedunia. (6)-Jin, setan, iblis. (7)-Ruh atau Jiwa, atau Hayyat, atau nafsu. (8)-Alam Barzah, alamnya ruh-ruh manusia yang sudah mati. (9)-Kehidupan akhirat. (10)-Takdir (11)-Kapan terjadinya Hari Kiamat. KITA HARUS YAQIN BAHWA TIDAK ADA YANG MENGETAHUI YANG GHAIB KECUALI ALLAH. (1)-Yang mengetahui yang ghaib haya Allah. Qs.6:59; 27:65 (2)-Nabi Muhammad s.a.w. tidak mengetahui yg ghaib. Qs.6:50 (3)-Malaikat- malaikat juga tdk mengetahui yg ghaib. Qs.27:65 BERIBADAH HARUS MENCONTOH (I´TIBAH) KEPADA CARA IBADAH RASULULLAH S.A.W. Hadits Shahih Imam Bukhari No. 1939; Bulughul Marom.278,346. Perhatian Artikel ini tidak untuk diperdebatkan. Apabila anda berbeda pendapat silahkan anda membuat artikel sendiri, berdasarkan dalil-dalil yang anda yaqini kebenarannya. Niat saya hanya menyampaikan satu ayat dua ayat agar umat Islam yang belum mengetahui, supaya mengetahui beberapa ayat-ayat Al Qur´an yang terkandung didalam artikel ini, bagi yang sudah mengetahui ya untuk mengingat kembali, setelah mengetahui mudah-mudahan bisa menambah iman dan takwa bagi mereka yang ikhlas dan mau mengamalkannya, didalam kehidupannya sehari-hari. . Mengapa setiap Artikel saya, saya tulis seperti tersebut diatas, maksud saya adalah: (1)-Sekiranya anda berbeda pendapat dengan penulis, silahkan anda membuat artikel sendiri dengan dalil-dalil dan sanggahan, yang antara lain: (1-A)-Berdasarkan Artikel yang berjudul "Beriman kepada para Malaikat-malaikat Allah" (1-B)-Malaikat Munkar dan Nakir tidak tercatat didalam Al Qur´an. . . Sanggahan: A-Berdasarkan Hadits Shahih ini. . . . . . . . B-Berdasarkan Al Qur´an, Surat ini, ayat ini . . . . . C-Berdasarkan ini. . . . . . . . . D-Berdasarkan ini . . . . . . . . (1-C)-Berdasarkan dalil-dalil tersebut diatas maka ksimpulannya adalah begini. . . . . . . Kesimpulannya: Berdasarkan dalil-dalil tersebut diatas, maka saya tidak sependapat dengan tulisan Sukarman yang menyatakan begini. . . . . .. Bagi para pembaca silahkan anda memilih yang mana yang anda anggap paling benar menurut anda dan silahkan anda amalkan menurut pilihan anda.. PERHATIAN SANGGAHAN TIDAK MENYIMPANG DARI DASAR-DASAR HUKUM AGAMA ISLAM. Dasar-dasar pokok, hukum-hukum Agama Islam adalah: (1)-Al Qur´an dan syariat-Nya. Sebagai sumber hukum yang pertama. (2)-Hadits-hadits Shahih dari shahihurriwayat. Sebagai sumber hukum yang kedua, setelah Al Qur´an. (3)-Hukum Fiqih yang terdiri dari Ijtihad dan Qiyas Sebagai hukum yang ketiga, apabila hukum yang pertama dan kedua tidak ada. IBADAH 1-Mengapa kita harus mengetahui makna ibadah. 2-Fungsi Ibadah. 3-Apa syarat-syarat diterimanya ibadah. 4-Sebab-sebab tertolaknya ibadah. 5-Sia-sia amal ibadahnya. 6-Penyesalan: "Setelah mati, di Yaumul Hisab, di Neraka", tiada gunanya SYARAT-SYARAT DITERIMANYA IBADAH Niat dengan: 1-Ikhlas 2-Ittiba´; 3-Membuahkan hasil Sanggahan tidak boleh keluar dari dasar pokok tersebut diatas, apabila anda mau menyanggah pendapat orang, silahkan. Demikian yang bisa saya sampaikan, agar dapat dimengerti dan kita tidak salah memilih, dan kita tidak boleh hanya percaya apa adanya (taqlit buta), sebab Allah peringatkan kepada hamba-Nya yang tercatat didalam Al Qur´an sebagai berikut: [17.36] Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya. [7.179] Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk isi neraka Jahanam kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai. Alhamdulillahirabbi l´alamin, Allahu a´lam, billahi taufik wal hidayah, wasallamu´alaikum warahmatullahi wabarakaatuh. Sukarman.. [Non-text portions of this message have been removed]
