Kenapa banyak orang menyukai cerita porno, gambar porno bahkan tarian 
porno ?

Padahal kalau semua hal yang berbau porno "dipikirkan" maka sensasi 
birahi dapat berkurang bahkan hilang. Misal, kita berpikir bahwa 
cerita porno, gambar porno ataupun tarian porno hanyalah upaya para 
kapitalis, materialistis untuk menguras habis kantong Anda dengan 
mengeksploitasi hasrat manusia yang paling primitif yang sudah ada 
sejak jaman nabi Adam.

Tetapi memang tidak mudah untuk merasionalkan itu semua karena para 
kapitalis tersebut tau persis bahwa naluri seks adalah anugerah sang 
pencipta yang paling enak untuk dinikmati, bukan dipikirkan.

Dengan cerita yang dilebih-lebihkan, gambar yang dibesar besarkan, 
suara yang di desah desahkan, gerakan erotis yang di "liar-liar" kan 
dan ditambah alunan musik yang menggugah serta bermandikan cahaya 
warna warni nan indah, naluri meneruskan keturunan kita "diperalat" 
seolah olah memang kita sendiri yang menginginkannya.

Ketidaksiapan membedakan seks sebagai sebuah sarana indah membangun 
mahligai rumah tangga dengan seks sebagai pemuas dahaga berpotensi 
menimbulkan persepsi yang keliru terhadap seks itu sendiri. Tidak 
usah heran jika dalam perkembangannya timbul masalah seperti gangguan 
orientasi seksual, penyimpangan seksual, bias gender dsb.

Dan yang lebih parah lagi pengetahuan seks yang benar sangat sedikit 
dibahas dilingkungan keluarga dan pendidikan karena alasan "tabu" 
membicarakan masalah seks, sementara informasi seks "sampah" dengan 
mudah diperoleh dari majalah, situs internet pemuja libido dsb.

http://klinikservo.wordpress.com/

Kirim email ke