----- Forwarded Message ----
From: teguh imam suryadi <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; 
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; 
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; 
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; 
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; 
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]
Sent: Wednesday, November 26, 2008 10:44:37 AM
Subject: UNDANGAN DISKUSI BAHASA DALAM FILM KITA


  

 
 
Diskusi ‘Bahasa Dalam Film Kita’ di Jakarta
 
JAKARTA (27/11) -- Dalam rangka memperingati 100
Tahun Kebangkitan Nasional dan 80 Tahun Sumpah Pemuda, serta 53 Tahun Festival
Film Indonesia (FFI) Bidang Humas (FFI) 2008 menyelenggarakan Diskusi bertema
BAHASA DALAM FILM KITA. 
 
Diskusi ini terbuka untuk kalangan pelajar,
mahasiswa dan umum, dilaksanakan mulai pukul 12.00 – 15.00 WIB pada Sabtu 29
November 2008 di Gedung Film, Jalan MT Haryono Kavling No 47-48, Jakarta
Selatan (sebelum Patung Pancoran jika dari arah Cawang-Blok M).
 
Para pembicara (narasumber) yang akan tampil yakni
Dendy Sugono (Kepala Pusat Bahasa Diknas), Harry Dagoe Suharyadi (Sutradara dan
pemain film Pachinko dan Cinta Setaman), Lola Amaria (artis,
sutradara dan produser film Beth dan Betina),Ir Chand Parwez Servia (Produser 
film Get Married, Heart, Si Jago Merah, dan lain-lain) Drs Ukus Kuswara
MM (Direktur Perfilman, Ditjen Nilai Budaya Seni dan Film Budpar)    
 
Film memiliki
peran strategis dalam membentuk karakter bangsa. Melalui cerita yang dijalin
dalam skenario yang apik disertai tutur bahasa para pemerannya, film akan
menjadi teladan berbahasa bagi penontonnya. 
 
Industri film
memiliki penonton yang cukup besar, yakni para remaja dan pelajar. Dengan
demikian, diharapkan remaja dapat menyerap
kebaikan berbahasa melalui sebuah film.
 
Banyaknya film
nasional yang diproduksi sepanjang tahun 2008 (berdasarkan data LSF hingga 10
November 2008 ada 72 judul film) menunjukkan saratnya gempuran budaya industri
melalui film terhadap kaum remaja. Namun, sudahkan film-film Indonesia 
benar-benar menyajikan kultur bangsa dan menjadi teladan bagi penontonnya untuk
berbahasa secara baik dan benar?
 
Kalangan pendidik dan orangtua menilai, bahasa
dalam film dan sinetron jauh dari nilai-nilai keteladanan. Umpatan dan
caci-maki hadir dalam film yang dikemas baju ‘sekolah’. Penonton pun menerima
pesan dalam film, yang langsung diserap oleh remaja  untuk mengikuti
‘trend’ berbahasa melalui film. 
 
Sudah saatnya muncul wacana tentang film sebagai
media hiburan juga menjadi agen penumbuh kesadaran bagi remaja untuk mencintai,
menghargai sekaligus menerapkan bahasa Indonesia. Hal ini sesuai amanah
pergerakan nasional yang diikrarkan dalam Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 yaitu 
Berbangsa satu, Bangsa Indonesia; Bertanah air satu, Tanah air
Indonesia;  dan Berbahasa satu, Bahasa Indonesia.
 
Bahasa Indonesia sebagai bahasa Nasional perlu
dukungan apresiasi, termasuk melalui ruang kreatif seni hiburan seperti film
dan sinetron. Melalui diskusi ini diharapkan ada kesepahaman visi antara
instansi Pusat Bahasa dengan para pelaku industri kreatif, untuk bersama-sama
meningkatkan kesadaran serta mensosialisasikan rasa cinta terhadap bahasa
Indonesia kepada masyarakat umum, terutama pelajar di sekolah dan akademi.*** 
 
 
Rundown
acara:
1.      11.30 - 12.00   :
Para pengisi acara diharapkan sudah di tempat
2.      12.30 - 12.40   :
Pembawa acara menyampaikan susunan acara dan 
                                 mempersilakan  para pengisi acara tampil
3.      12.40 - 12.45   : Narasumber  tampil dipandu moderator: 
4.      12.45 - 13.10   :
Pembicara I  (Kepala Pusat Bahasa: Dendy Sugono)
5.      13.10 - 13.30   :
Pembicara II (Sutradara/aktor:Harry Dagoe) 
6.      13.30 - 13.50   :
Pembicara III (Artis/sutradara: Lola
Amaria)
7.      13.50 - 14.10   :
Pembicara IV (Produser: Ir Chand
Parwez)
8.      14.10 -14.30   
: Pembicara V (Direktur Film: Drs
Ukus Kuswara)
9.      14.30 - 15.30   : Tanya Jawab yang dipandu oleh moderator:
Ahmadun Yosie 
                                             Herfanda, sekaligus menutup acara.
 
 
 
PANITIA PELAKSANA 
FESTIVAL FILM INDONESIA 2008
 
 
Teguh Imam Suryadi
Ketua Bidang Humas dan
Dokumentasi
 
CP: 0818-4040-13



      

[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

Usaha Berubah, Selalu Kalah ?

Apakah Anda merasa diri Anda sia sia dan tidak berdaya karena semakin Anda 
ingin berubah, Anda semakin kalah, semakin Anda ingin berprestasi justru 
semakin frustrasi ? 

Apakah Anda merasa hidup Anda buruk dan terpuruk karena semakin Anda berusaha, 
Anda semakin menderita, semakin Anda menahan diri justru semakin tidak 
terkendali ? 

No Problem ! Di SERVO Aja !

S.E.R.V.O™ membebaskan Anda dari "jerat” atau “penjara" emosional, menemukan 
potensi dan jati diri Anda serta mengaktifkan "mesin" sukses otomatis Anda 
seperti milik para BINTANG. 

Dengan Terapi S.E.R.V.O™ :
 
- Lebih sehat tanpa obat. Anda tidak lagi perlu mengalami gangguan psikosomatis 
seperti pusing, berdebar debar, leher kaku, sakit perut, insomnia 

- Lebih bahagia tanpa fobia. Anda tidak perlu merasa cemas, takut, gugup, 
panik, bingung, lupa, marah, gangguan seksual 

- Lebih bergairah tanpa masalah. Anda tidak perlu terjebak pada kebiasaan buruk 
seperti kecanduan rokok, obat, makan, tidur, belanja, korupsi 

- Lebih mudah tanpa menyerah. Anda tidak perlu lari dari masalah, merasa malu, 
bersalah, gagal, bernasib sial, depresi, putus asa, malas dan menunda pekerjaan 

- Lebih percaya diri tanpa iri. Semakin awal Anda menemukan potensi dan jati 
diri, semakin cepat Anda menjadi diri sendiri dan menjadi yang terbaik 
dibidangnya 

- Lebih berprestasi tanpa korupsi. Memanfaatkan seluruh waktu produktif Anda 
untuk membuat “cetak biru” kesuksesan pribadi, keluarga dan kehidupan sosial 
Anda.  

Kesaksian !

Nana, Pengusaha. ...Tadinya saya kurang yakin dengan pengobatan ini, tetapi 
setelah saya coba benar benar luar biasa. Saya sudah seperti orang biasa yang 
tegar menghadapi tantangan hidup ini. ... 

Hubungi Klinik S.E.R.V.O™:
 
(021) 5574 5555, 554 6009

---

TERAPI GRATIS !

FOBIA terhadap BENDA NYATA seperti Karet, Pepaya, Bulu Ayam, Karpet, Susu, 
Sayur, Nasi dsb. Hanya untuk Peserta Pertama, dari masing masing Fobia !Yahoo! 
Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/TaManBinTaNG/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/TaManBinTaNG/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke