masih diambil dari suatu sumber
Mengira Pipa Gas Meledak
Paijo sedang ada di dapur, dia
melihat dua petugas sedang memeriksa pipa gasnya yang ada di luar rumah.
Tiba-tiba kedua petugas itu lari berlomba-lomba ke arah mobil mereka. Paijo
panik dan langsung lari mendahului mereka.
Sesampainya di mobil mereka, kedua petugas itu menyalami paijo
Petugas : "Wah selamat... bapak cepat juga ya?"
Paijo : "Ha... (sambil ngos-ngosan) Mau meledak pipanya bukan?"
Petugas : "Siapa bilang pipanya mau meledak? Kita berdua lomba lari siapa
paling cepet sampai mobil kok.."
Paijo : "Ha...Gubrakkkkk.....!!!"
Saya
Tidak Merokok
Pada
suatu sore di suatu pusat perbelanjaan souvenir di Yogyakarta... ada seorang
penjual asbak yang sedang menawarkan barang dagangannya ke pada pengunjung..
Penjual Asbak : " mau beli asbak pak..?? 10.000 dapet tiga "
Pengunjung : " nggak..saya tidak merokok..."
Penjual Asbak : " saya menawarkan asbak pak...bukan rokok..."
Pengunjung : @@#%%^((*^&&%$%&....!!!???
Sedih
Mempunyai Cucu
Hari ini
istri Budi akan melahirkan. Budi, istrinya, serta kedua orangtuanya segera
berangkat ke RS Bersalin. Di RSB istri Budi segera masuk ke ruang ICU untuk
melahirkan. Budi dan orangtuanya menanti di luar R.Operasi dan menanti dengan
segenap perasaan campur aduk...Senang, Takut, Gelisah, Bahagia, dll.
Tak lama kemudian terdengar tangisan bayi. Dokter keluar ruangan dan menyatakan
bahwa bayi dan istri Budi dalam keadaan sehat wal'afiat. Budi girang bukan
main, ia segera masuk menemui istrinya. Namun di luar ayah Budi nampak
termenung dan sedih. Melihat itu Budi bertanya kepada ayahnya...
BUDI : "Knapa ayah bersedih? Tak senangkah ayah melihat saya memiliki
anak?"
AYAH : "Tidak. Ayah senang kamu memiliki anak dan ayah memiliki seorang
cucu."
BUDI : "Lantas apa yg ayah sedihkan?"
AYAH : "Hufff...Karena berarti mulai hari ini ayah akan tidur seranjang
dengan nenek - nenek."
IBU : "Emang gue sudi tidur ama
kakek - kakek???!!!
Seorang Pendekar Menyunat Nyamuk
Ada 3 pendekar yang sedang pamer
kebolehan
PENDEKAR 1: "Lihat, lalat sedang terbang saya sabet pakai rencong, dua
sayapnya putus!!!"
PENDEKAR 2: "Lihat, lalat saya sabet pakai badik, badannya putus jadi
2!!!"
PENDEKAR 3: "Lihat seekor nyamuk sedang terbang saya sabet pake
clurit."
Nyamul itu tidak jatuh, tetapi terbang dan berputar-putar.
PENDEKAR 1 dan 2: "WAH...,sabetan clurit anda tidak kena. Lihat nyamuknya
masih terbang dan berputar-putar diatas kepala saudara."
PENDEKAR 3: "Eeiit jangan salah! saya memang tidak bermaksud membunuh
nyamuk itu. Sabetan saya cuma menyunat anunya doang. Coba tangkap, pasti anunya
tidak ada lagi."
Anjing Bisa Ngomong
Suatu hari ada tiga orang penyayang
anjing bertemu di jalan..
Orang 1 : "Oii,,apa kabar?? gimana,,anjing peliharaan lo udah bisa ngapain
aja??"
Orang 2 : "Baik dong gue.. anjing gue sekarang udah bisa berdiri pakai dua
kaki dong.."
Orang 2 : "Hely,,ayo berdiri!!!"
Orang 1 : "Wihh..hebaatt..tapi masih kalah sama anjing gue..anjing gue
sekarang udah bisa loncat 5meter..
Orang 2 : "Coba liat mana??"
Orang 1 : "Siro..lonncaaattt!!!!"
Orang 2 : "Widihh,,lebih hebat daripada anjing gue.."
Orang 1 : "Ia dong..tapi,,teman kita yang satu ini anjingnya udah bisa
ngpain ya??"
Orang 2 : "Ia,,dari dulu kan
anjing sama yang punya sama-sama oon.."
(dua-duanya tertawa HAHAHAHAHAHA)
Orang 3 : "Ia,,anjing gue emang gak bisa ngapa-ngapain kok..ia gak
dog??"
Doggy : "BETUL SEKALI BOS... huehehehehehehe...."
Ungkapan Bahasa Sederhana
Seorang pria mengeluh kepada
dokternya bahwa ia punya sebuah penyakit yang aneh, yaitu tidak bisa
mengerjakan perkerjaan-pekerjaan rumah yang seharusnya dia lakukan.
Setelah sang dokter memberikan penjelasan yang lengkap tentang penyakitnya itu,
si pria itu berkata, "Baik, dok. Saya bisa mengerti itu. Tapi, tolong
sekali lagi jelaskan kepada saya dengan bahasa yang lebih sederhana tentang
penyakit saya ini!"
"Baik! Dengan bahasa sederhana ...", jawab sang dokter, "Anda
Malas!"
"Oke!", kata si pria itu. "Sekarang, beritahu saya istilah
medisnya, sehingga saya bisa memberitahukan kepada istri saya!".
Jumlah Kaki Burung Onta
Saat pulang dari sekolah, Tutut
sangat bergembira karena memperoleh hadiah dari gurunya.
"Tutut diberi hadiah Ibu Guru, Mam."
"Kenapa Ibu Guru memberimu hadiah?"
"Karena Tutut memberi jawaban yang benar. Bu Guru bertanya berapa jumlah
kaki burung Onta dan Tutut menjawab tiga."
"Lho ... bukankah kaki burung Onta itu jumlahnya dua?"
"Iya sih ... tapi teman-teman sekelas menjawab empat. Tutut yang menang,
soalnya jawabannya yang paling dekat!"
"@#$%^$&**"
Soal kuku badak
A: Kenapa badak kukunya warna merah?
B: Mmm... apa ya... 'gak tau...
A: Biar bisa sembunyi di balik pohon apel...
B: Ah bohong... mana ada badak sembunyi di balik pohon apel?
A:
Gak pernah lihat 'kan?...
berarti dia berhasil sembunyi...
Robby Nuzly, S.Si., Apt.Direktorat Pengawasan ProduksiProduk Terapetik dan
PKRTBadan Pengawas Obat dan Makanan RIJl. Percetakan Negara No. 23
JakartaE-mail:[email protected]
[Non-text portions of this message have been removed]