Resensi ini dimuat di Koran Jakarta,Kamis
8 Januari 2009





Memotret Sisi
Kearifan Harry Potter



----------------------

Judul: Harry Potter is Back, And Now he’s the CEO of the General Electric

Penulis: Tom Morris

Penerbit: Quacana,

Cetakan: I, November 2008

Halaman: 406 halaman

--------------------





Harry Potter selebritas dalam dunia sihir, masih terus booming dalam kiprahnya
membangun hikmah dan kearifan hidup para pembacanya. Tom Morris satu dari
sekian banyak pembaca karya-karya Rowling yang berhasil mengeksplorasi pesona
sihir Harry Potter menjadi sebuah karya nyata yang menginspirasi semua kalangan
pembacanya.



Di tangan Morris kisah Harry Potter belum berhenti. Petualangan-petualangannya
di sekolah Hogwarts--setelah ia berhasil menundukkan Voldemort--telah
mengantarkannya menjadi CEO General Electric, sebuah perusahaan besar kelas
dunia. Penulis buku ini begitu yakin Harry Potter telah dipersiapkan menjadi
“pemain bintang” dalam dunia bisnis, juga menjadi pemimpin muda yang sangat
mengesankan.



Apa kira-kira yang akan dilakukan Harry sebagai pemimpin perusahaan? Apa
kiat-kiat bisnis, manajemen, dan kepemimpinan yang bisa diambil dari Harry
Potter? Di buku inilah jawabannya akan ditemukan.



Apa yang dituturkan dalam kisah-kisah Harry Potter menurut
Morris adalah kebaikan-kebaikan yang selalu menyebar tepat di pusat kehidupan
beretika. Dan dari pengamatannya, ia tercengang, lantaran menemukan banyak
pelajaran berharga dan ajaran-ajaran filosofis dalam karya-karya Rowling yang
menjadi modal dasar kepemimpinan. Bagaimana Dumbledore telah mengilhami Harry
rasa percaya diri, karakter, semangat dan keteguhan dalam kemandiriannya,
sehingga ia dapat mengatur dan memimpin perlawanan tanpa henti terhadap
kekuatan jahat yang muncul sepanjang cerita.



Di balik jubah sihirnya, justru kisah-kisah Harry Potter
ingin menunjukkan bahwa bukan sihir yang memberi kesuksesan dalam meraih
impian, karena kita tahu kebanyakan dari kita tidak memiliki perangkat-perangkat
sihir itu. Akan tetapi kearifan-kearifan yang terpancar di dalamnya sangat
tepat untuk diaplikasikan pada tantangan-tantangan bisnis sekarang ini. Kita
bisa melihat banyak petunjuk mengenai kebaikan-kebaikan, keberanian, etika, dan
sifat-sifat kepemimpinan yang penuh integritas, yang banyak tersebar dalam
kisah-kisah Harry Potter. 



Sifat yang penting dalam dunia bisnis, sebagaimana ditulis
Morris, adalah keberanian. Keberanian untuk mengambil resiko, juga seperangkat
keberanian lainnya; mengatakan kebenaran dan bertingkah laku sesuai prinsip
tanpa terpengaruh oleh orang lain. Harry sering terlihat bersedia menghadapi
bahaya besar untuk menyelamatkan temannya. Harry mengerti apa yang sedang
dihadapi dan bersedia melawannya karena sesuatu yang dia junjung tinggi. Inilah
yang harus dijadikan tauladan seorang pelaku bisnis, CEO, dan pemimpin-pemimpin
yang berada pada garda depan. Dalam hal ini tentunya termasuk berani untuk
dapat menampilkan kenyataan yang benar, bukan hanya berlindung di balik 
penciptaan
kesan yang benar.



Menjadi pribadi yang hebat, merupakan komitmen yang harus
dipegang oleh seorang pemimpin. Hebat yang mengacu kepada persaingan untuk
menjadi yang terbaik. Membangun kepercayaan melalui kasih sayang, kemanusiaan,
dan cinta. Jeft Immelt, CEO perusahaan besar kelas dunia menawarkan lima buah
saran yang ia sebut sebagai “lima buah nilai yang dijunjung tinggi”, yaitu:
Berkomitmen kepada apa yang harus dipelajari; bekerja keras dengan rasa kasih
sayang dan keberanian; jadilah si pemberi; anda harus memiliki kepercayaan
diri; terakhir, jadilah orang yang optimistik. 



Buku ini sangat berguna untuk semua orang yang ingin
menemukan sedikit keajaiban dalam bisnis dan kehidupan. Jika Harry Potter
dewasa yang matang memimpin General Electric, atau organisasi lain dalam dunia
bisnis, pemerintahan, atau pelayanan masyarakat, sang penulis yakin kita akan
melihat sebentuk kepemimpinan yang didasarkan pada sifat-sifat baik, yang
tindakannya berani secara etis, dan dimotivasi serta diarahkan oleh cinta.

 

M. Iqbal Dawami

 

Cover dapat diklik di sini:

http://resensor.blogspot.com/2009/01/harry-potter-menjadi-ceo.html




      Jatuh cinta itu seperti apa ya rasanya? Temukan jawabannya di Yahoo! 
Answers! http://id.answers.yahoo.com

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke