Gerhana, Gempa, Perang dan Salat Kusuf
Mawlana Syaikh Nazim Adil al-Haqqani an-Naqshbandi qs
Bismillahir Rohmaanir Rohim
Habis Gerhana selalu ada pukulan 2-3 detik dan 100.000 orang berada di bawah
pengaruhnya sekarang? Setelah Gerhana pasti ada sesuatu? Perang akan segera
datang! Peradaban manusia tidak akan menjadi seperti hari-hari sebelumnya.
Kini, seperti daun yang menguning dan gugur, mereka segera rontok, satu setelah
yang lain.
Pada tanggal 29 Maret 2006, gerhana matahari terlihat di Siprus pada siang
hari. Mawlana Syekh Nazim ق memerintahkan semua orang yang berada di sana
untuk melakukan salat atas peristiwa gerhana (Salat Kusuf) ini selepas Salat
Zuhur. Syekh Adnan ق memimpin pelaksanaan salat.
Pada rakaat pertama, beliau membaca Surat al-Fatihah, dilanjutkan dengan
Yasiin, ar-Rahmaan, dan al-Waqiyah sedangkan pada rakaat kedua, beliau membaca
Surat al-Fatihah yang dilanjutkan dengan Surat al-Mulk, al-Insan, an-Naba serta
beberapa surat pendek. Setelah salat mereka melakukan zikir yang panjang yang
menekankan pada istighfar (memohon ampun pada Allah) sampai gerhana berakhir.
Sehari sebelumnya Mawlana Syekh Nazim ق meminta murid-muridnya untuk tidak
keluar rumah lebih dari seperlunya. Beliau juga meminta murid-muridnya untuk
memberikan sedekah lebih banyak dari biasanya. Juga agar Salat Kusuf dilakukan
sebanyak 2 rakaat (tidak perlu mengumandangkan azan untuk salat ini, tetapi
lebih baik jika dilakukan secara berjamaah, Mawlana meminta agar salat
dilakukan pada pukul 13.30).
Pada setiap rakaat, dibaca Surat al-Fatihah sekali, kemudian Surat al-Ikhlash
100 kali. Ketika ruku, ucapkan, ‘Subhaana rabbiyal azhiim' dan setiap kali
sujud dibaca, ‘Subhaana rabbiyal a’la' 100 kali. Setelah salat baca selawat
seperti, ‘Allaahumma shalli `ala Sayyidana Muhammadin wa `ala aali Sayyidana
Muhammad’ 100 kali atau lebih. Jangan menatap ke langit untuk melihat gerhana!
Sekarang mereka orang-orang sangat takut ketika terjadi gerhana matahari.
Mereka ketakutan! Sebelumnya mereka berkata: “Tidak ada akibat dari gerhana
matahari bagi bumi”, tetapi lewat 50 tahun yang lalu atau meemasuki abad ke 20
mereka mengambil pelajaran bahwa sesuatu selalu terjadi setelah sebuah gerhana,
bulan atau matahari, tetapi terlebih lebih gerhana matahari. Mereka telah
mencobanya.
Pada permulaan bulan suci Ramadhan ini terjadi gerhana matahari. Bahkan di
sekolah-sekolah di Syria ditutup, karena betul-betul gelap dan para siswa bisa
terancam bahaya dan tepat setelah ini terjadi, terjadi gempa bumi. Dan sebelum
yang lain, sebuah gerhana bulan total telah datang dan muncul Tsunami. Langsung
datang! “…wa idha biharu-l fujjirat”…dan kemudian “sujjirat” juga. Qur’an suci
berfirman: “(Akan) datang kepada manusia pada suatu masa bahwa laut akan meluap
dan membuat gelombang besar dan kekacauan pada benua, pada peradaban manusia.”
Dan ini semua telah terjadi!
Kemudian, pada tahun 1991 atau tahun 1995, bulan Agustus, terjadi gerhana
matahari total. Saya shalat berjam-jam sampai gerhana matahari selesai; Saya
shalat di sini dengan jamaah Darwish saya dan ini telah lewat dan sangat lama.
Dan kemudian terjadi gempa bumi, kalian tahu mungkin setengah juta orang
meninggal dunia, tetapi pemerintah tidak berkata sejujurnya! Di Turkey ini
terjadi. Mereka telah mengambil pelajaran!
Dan kini terjadi lagi! (Dan) kini mereka berkata (juga): “(Pada) 29 Maret (akan
terjadi) Gerhana Matahari total”, dan (juga) orang-orang sekarang
ketakutan,karena (mereka) tinggal di bangunan beton. Dan saya berkata:
“Merendahlah! Jangan Meninggi seperti Nimrod!” Nimrod membangun menara yang
tinggi. “Hai Manusia, kalian terlalu angkuh, merendahlah!”
Lihatlah dimana-mana mereka menghancurkan rumah-rumah kuno, kemudian membangun
bangunan tinggi dan membangun blok-blok beton dan kemudian nbangunan tersebut
runtuh ketika terhadi gempa bumi - beton membuat mereka seperti roti jala, Roti
Gepeng dari India. Di India orang-orang dalam waktu beberapa jam menjadi sperti
roti gepeng. Gempa bumi membuat bangunan tinggi bergoyang dan kemudian runtuh.
Ya karena semua adalah bangunan beton yang berbahaya. Kemudian saya katakan
kepada orang-orang: “Hai orang-orang, tinggalkan itu gedung beton! Tinggalkan
apartemen-aparteman kalian, buatlah rumah dari tanah liat, batu bata, dan
buatlah satu atau dua tingkat saja dimana lantai atasnya dari kayu.”
Saya mencoba untuk membuat di sini sebuah zawiyah pusat dzikir baru terbuat
dari batu bata dari tanah. Saya tidak suka bangunan beton yang mereka buat di
sebelahnya, tetapi salah satu saudara kita yang kurang mengerti telah membuat
bangunan beton ini tanpa meminta ijin dari saya. Saya akan naik ke atas gunung
untuk membuat sebuah (pusat dzikir di sana dari rumah tanah liat /batu bata.
Sehingga jika ada gempa datang seperti ini (menggoncang rumah dari
sisi-sisnya), rumah tsb tidak bergerak, dan jika gempa itu datang seperti itu
(dari dalam tanah), juga tidak akan terjadi apa-apa.
Ya karena rumah itu dibangun dengan konstruksi kayu ini, bukan beton. Jika ada
yang mau membangun bangunan beton di sana, Saya akan melemparkannya: “Pergi ke
India, buat bangunan beton di sana!”Setiap kota kuno musnah, desa kuno musnah,
Semua orang membuat rumah dari beton. Dan ini akan terjadi dimana-mana gempa
bumi yang akan menghancurkan bangunan apartemen, hotel dan seluruh bangunan
beton. Dan ini akan terjadi juga di Iran. Kalian harus kembali kepada alam.
Saat ini semua orang takut akan Flu burung. Dan mereka menyuntik
burung-burungnya dengan anti virus, tetapi kenyataannya seluruh dunia penuh
dengan flu burung. Jika kaliam mau berpikir maka ini adalah salah satu tanda
dari surga, satu sinyal dari Allah. Kalian piker dengan membakar seluruh
burung-burung itu kalian dapat mencegahnya. Haram untuk membakar mahluk hidup,
seluruh kitab suci mengharamkan membakar mahluk hidup. Bahkan kalian diharamkan
untuk membakar seekor semut. Tetapi mereka tetap membakar jutaan burung untuk
sesuatu yang percuma. Mereka adalah atheis, mereka mengatakan tak ada Tuhan.
Astaghfirullah!
Allah akan menghukum manusia ini, dan kemarahanNya akan segera datang. Dia
sanggup menciptakan virus lain yang akan memusnahkan manusia dimana dalam waktu
24 jam setengah dari penduduk bumi akan musnah. Berhati-hatilah. Datang dan
terimalah kebenaran Allah. Jangan percaya dengan para scientis atheis itu.
Dengarkan kata-kata Allah dalam kitab suci. Dengarkan peringatan surga, karena
jika kalaian mengabaikannya maka kalian akan musnah. Tak seorangpun mampu
menyelamatkan kalian.
Maka mohonlah ampunan Allah, jangan ikuti setan, setan akan berbuat apapun
untuk menyelewengkan kalian dari perintah Allah. Rahmat Allah hanya akan datang
setelah ampunannya. Maka pertama kita harus memohon ampun atas segala kekufuran
kita, atas segala ide buruk dan kesalahan perbuatan kita yang melanggar semua
laranganNya dan mengabaikan perintahNya. Maka Allah akan mengampuni taubat
kalian kemudian Dia akan menyelamatkan kalian.
Mudah-mudaham Allah memberkahi seluruh mahluk, atas kemuliaan Sayidina Muhammad
sallallahu alaihi wassalam kekasihNya. Fatihah.
Wa min Allah at Tawfiq
wasalam, arief hamdani
www.rumicafe.blogspot.com