Pada sebuah cerita yang terukir di relung sanubari. Saat sajak-sajak pendek
bertautan menjadi ungkapan hati yang sangat biasa. Hanya rangkaian huruf
yang mengisaratkan tentang hati yang terdalam. **

* *

*I Love U Honey*



Saat syair diciptakan, hati yang terlukis seperti taman syurga yang indah,
hijau menghiasi setiap lahan-lahan yang merekah. Lalu datang padaku sebuah
semerbak wangi bunga jingga yang kau tanam diatas rumput liar itu. Saat itu,
kau selipkan sebagiannya untukku. Untuk bidadarimu. Dan tak lupa ku katakan
padamu sembari kusibakkan segenap hatiku



*I Love U Too Honey*

-- 
Regards,
Hapsari Wirastuti Susetianingtyas

ViSiT My BLoG
www.napasbidadari.multiply.com


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke