Keajaiban di Ambang Kematian

By: agussyafii

Jumat malam ketika anak-anak Amalia sedang mengaji saya bertemu dengan seorang 
teman lama setelah beberapa waktu yang lalu baru sembuh dari sakit setelah 
mengalami koma dua kali. Mas Rahman begitu saya biasa memanggilnya, saya 
mengenal akrabnya karena sama-sama suka diskusi agama dan cinta terhadap dunia 
pendidikan.

Sebulan yang lalu saya mendapatkan sms dari istri tercinta bahwa Mas rahman 
sakit dan dirawat, mohon doa dari anak-anak Amalia begitu bunyi smsnya. Malam 
jumat saya dan anak-anak Amalia memanjatkan doa bersama dan membaca surat yasin 
memohon kesembuhan untuk Mas Rahman. Ketika saya mendengar sudah siuman, saya 
lega rasanya namun pada malam berikutnya saya mendapatkan sms lagi yang 
mengabarkan Mas Rahman tak sadarkan diri lagi. Kamipun mendoakan untuk yang 
kedua kalinya.

Malam itu Mas Rahman bertutur, berbagai bayangan seperti saya melihat kejadian 
nyata disaat saya koma. Ketika koma yang pertama saya seakan sedang pulang ke 
rumah orang tua. Saya melihat rumah besar yang bagus dan indah. Tiangnya begitu 
kokoh terbuat dari emas dan memiliki kebun bunga yang beraneka warna. Tiba-tiba 
muncul ibu saya (sudah meninggal beberapa tahun yang lalu). Saya bertanya pada 
ibu, 'Rumah siapa ibu?'

'Itu rumah kita nak..'

Saya terheran, 'bukankah rumah kita dari bambu ibu? Sejak kapan rumah ini 
dibangun?'

'Itu rumah yang dibangun oleh ayah dan ibu, apakah dirimu tidak tahu nak? 
setiap hari kami mengajar anak-anak mengaji, setiap hari kami menuntun mereka 
untuk sholat, setiap hari kami mengajari anak-anak itu dengan cinta dan kasih 
sayang.' Jawab Ibu.

Disaat itu saya mendengar suara anak-anak yang sedange membaca surat yasin dan 
saya sadar. Istighfar saya ucapkan berulang-ulang dan dada menjadi terasa lega. 
Beberapa jam kemudian saya koma lagi untuk yang kedua kalinya, pada koma yang 
kedua ini saya sedang bersama teman2 Mapala diatas gunung, udaranya segar, 
pemandangannya sangat indah, terdengar suara teman2 memanggil saya. 'Rahman 
kemarilah. Disini gunungnya terlihat indah lho.' 'Iya, nanti saja saya mau 
sholat dulu..'jawab saya. Sayup-sayup saya mendengar anak-anak yang sedang 
mengaji. Saya istighfar berkali-kali. Napas terasa menyengal. katanya yang 
nampak air mata berlinang dipipinya.

'apa sebenarnya yang mas Agus doakan untuk saya saat itu sehingga saya bisa 
sembuh?'tanya Mas Rahman.

Saya katakan padanya bahwa hanya Alloh SWT yang menyembuhkan, membuat sakit 
atau meninggal seseorang.' Jawab saya.

Disaat itu dalam doa bersama anak Amalia,  saya memohon kepada Alloh SWT 'Ya 
Alloh hidupkanlah Dia jika sekiranya kehidupan akan membawa kebaikan kepadanya 
dan matikanlah dia jika sekiarnya hidupnya mendatangkan keburukan baginya.' 
lanjut saya.

Mas Rahman tak henti mengusap air mata yang terus mengalir, tak henti 
mengucapkan subhanallah, Maha Suci Alloh. 'Terima kasih Mas Agus ata doanya, 
saya orang sangat rasional, banyak keterbatasannya. saya percaya doa memiliki 
keajaiban dan saya menyaksikan sendiri keajaiban itu Mas.' katanya. Malam itu 
anak-anak Amalia terdengar membaca surat 'al-Ashr. Pertanda sudah mau pulang. 
Kebahagiaan itu menyelimuti kami dengan senantiasa bersyukur atas semua karunia 
Ilahi.

Katakanlah: Sekali-kali tidak akan menimpa kami melainkan apa yang telah 
ditetapkan oleh Allah bagi kami. Dialah Pelindung kami, dan hanya kepada Allah 
orang-orang yang beriman harus bertawakkal. (QS. 9:51)

Wassalam,
agussyafii

--
Tulisan ini dalam rangka kampanye program 'Amalia Cinta Bumi (ACIBU) Minggu, 
tanggal 17 Mei 2009, di Rumah Amalia, Jl. Subagyo Blok ii 1, no.23 Komplek 
Peruri, RT 001 RW 09, Sud-Tim, Ciledug. TNG. Program 'Amalia Cinta Bumi 
(ACIBU)' mengajak. 'Mari, hindari penggunaan kantong plastik berlebihan, 
bawalah kantong belanja sendiri. Sebab Kantong plastik jenis polimer sintetik 
sulit terurai- Bila dibakar, menimbulkan senyawa dioksin yang membahayakan- 
Proses produksinya menimbulkan efek berbahaya bagi lingkungan.' Mari kirimkan 
dukungan anda pada program 'Amalia Cinta Bumi' (ACIBU) melalui 
http://agussyafii.blogspot.com atau sms 087 8777 12431


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke