Air Mata Kebahagiaan By: agussyafii
Air matanya membasahi pipi Ibunya atun, Badannya terlihat kurus karena sibuk mengurus anak-anaknya sementara bapaknya berjualan gorengan. Atun membantu ibunya mengasuh adeknya, setahun ini atun tidak sekolah. Ibunya atun bertutur, 'alhamdulillah kak rika, akhirnya atun bisa sekolah. Tadinya saya berharap atun bekerja saja.' Istri saya mendaftarkan atun ke sekolah Fatahillah tahun ini. Siang itu istri saya ke kontrakan keluarga Atun untuk Mengabarkan kepada keluarga Atun. Atun adalah salahsatu anak Amalia. Dalam kondisi kekurangan keluarga atun senantiasa banyak bersyukur dan tidak pernah meninggalkan ibadahnya karena alasan itulah kami mendorong agar atun melanjutkan sekolah. Berkali-kali ibunya atun mengucapkan alhamdulillah. Kebahagiaan terpancar diwajah ibunya. Terucap salam dan ucapan terima kasih buat para kakak pembina & orang tua asuh Amalia yang telah berkenan membantu Atun belajar & sekolah kembali. Air mata kebahagiaannya juga air mata kebahagiaan buat kami sekeluarga. 'Ya Alloh, Yang Maha Rahman & Yang Maha Rahim, limpahkan karunia dan hidayahMu untuk semua teman-teman yang membaca tulisan ini. Mudahkanlah rizki dan sehatkanlah selalu untuk dirinya dan keluarganya.' amin..allahuma amin... Wassalam, agussyafii -- Tulisan ini dalam rangka kampanye program 'Amalia Cinta Bumi (ACIBU) Minggu, tanggal 17 Mei 2009, di Rumah Amalia, Jl. Subagyo Blok ii 1, no.23 Komplek Peruri, RT 001 RW 09, Sudimara Timur, Ciledug. TNG. Program 'Amalia Cinta Bumi (ACIBU)' mengajak. 'Mari, hindari penggunaan kantong plastik berlebihan, bawalah kantong belanja sendiri. Sebab Kantong plastik jenis polimer sintetik sulit terurai- Bila dibakar, menimbulkan senyawa dioksin yang membahayakan- Proses produksinya menimbulkan efek berbahaya bagi lingkungan.' Mari kirimkan dukungan anda pada program 'Amalia Cinta Bumi' (ACIBU) melalui http://agussyafii.blogspot.com atau sms 087 8777 12431 [Non-text portions of this message have been removed]
