Jaksa Esther dan Dara Akan Dikonfrontasi "Silakan saja menghindar, hukumannya tetap akan dilanjutkan."
*JAKARTA *-- Direktur Narkoba Kepolisian Daerah Metro Jaya Komisaris Besar Arman Depari mengemukakan, polisi akan mengkonfrontasi keterangan tersangka Esther Tanak dan Dara Veranita. Upaya itu dilakukan jika keduanya tetap membantah dugaan terlibat dalam kasus penggelapan barang bukti 343 butir ekstasi. "Tergantung hasil penyidikan besok. Jika masih tetap membantah, kami pasti akan konfrontasi," ujar Arman ketika dihubungi kemarin. Arman menerangkan, kedua tersangka akan dipanggil kembali untuk kelanjutan proses penyidikan. Ini merupakan pemeriksaan yang kedua setelah mereka dilepas lantaran penyidik tidak mendapatkan izin perpanjangan masa penahanan dari Kejaksaan Tinggi Jakarta. Kasus ini bermula dari penangkapan Zaenanto, pegawai harian lepas Kepolisian Sektor Pademangan, yang membawa 100 butir ekstasi. Dari pengakuan dia, ekstasi itu diperoleh dari polisi yang bertugas di kantor Kepolisian Sektor Pademangan, yakni Ajun Inspektur Satu Irvan. Polisi lantas menciduk Irvan dan menemukan 343 barang bukti ekstasi lainnya. Belakangan, polisi mengetahui ekstasi itu didapat dari Esther dan Dara. Ekstasi tersebut merupakan sebagian dari 5.500 barang bukti ekstasi yang diduga milik Muhammad Yusuf alias Kebot. Kasus Kebot ditangani oleh kedua jaksa itu dan saat ini tengah disidangkan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Untuk mengelabui kekurangan barang bukti, para tersangka menukarnya dengan obat lain. Dalam pemeriksaan pada Kamis lalu, kata Arman, keduanya masih membantah dugaan bahwa mereka terlibat dalam kasus penggelapan barang bukti ekstasi. "Yang namanya pencuri, mana ada yang mengaku. Tapi terserah merekalah. Yang jelas, kami memiliki alat bukti yang cukup," tutur Arman. Namun, Arman menambahkan, pengacara kedua tersangka tidak lagi mempersoalkan surat izin pemeriksaan sebagai tersangka, sebagaimana yang kerap mereka jadikan alasan untuk mangkir dari proses pemeriksaan beberapa waktu lalu. Arman juga membantah adanya tawaran mediasi dari Komisi Kejaksaan terkait dengan sengketa perizinan itu. Menurut dia, teknis penanganan perkara tersebut sudah dilakukan oleh pihak kepolisian sesuai dengan prosedur. Pasalnya, sejak awal penahanan, polisi telah mengajukan surat permohonan pemeriksaan sebagai tersangka dan penahanan keduanya kepada Jaksa Agung. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Chryshnanda menuturkan, meski tidak ditahan, penyidikan terhadap kedua jaksa itu tetap dilanjutkan. "Silakan saja (Ester dan Dara) menghindar. Hukumannya tetap akan dilanjutkan," katanya melalui sambungan telepon. Proses penyidikan kasus ini ikut mempengaruhi proses persidangan Kebot. Majelis hakim yang diketuai oleh Hasbi meminta pemeriksaan ulang terhadap barang bukti Kebot. Sumber *Tempo* menerangkan, majelis hakim mendapatkan fakta baru bahwa 1.358 butir ekstasi telah ikut tertukar dengan obat asma. Bahkan 480 gram dari 5,2 gram sabu dalam kasus Kebot ikut hilang dari ruang barang bukti. Arman mengaku telah mendengar kabar tersebut. Meski demikian, polisi belum melakukan proses penyidikan. "Saat ini saya belum punya kewenangan untuk membicarakan hal tersebut. Nanti saja," katanya. *RIKY FERDIANTO| Mustafa Silalahi * -- ********************************************* Memberitakan Informasi terupdate untuk Rekan Milist dari sumber terpercaya http://reportermilist.multiply.com/ ********************************************** Reportermilist menerima penerbitan Iklan dengan tarif hanya Rp 20000/ 5 hari kerja terbit dalam setiap Email berita yang dikirim oleh reportermilist, bayangkan peluang yang murah dangan prospect yang besar.. Berminat Hubungi [email protected] ============================= (Iklan)Untuk Berita sekitar Banyumas Kunjungi situs www.Goleti.com ============================= Search Engine Terpopuler Anak Bangsa http://djitu.com ============================= Kunjungan Kapal Perang TNI AL Hari/tanggal : Minggu, 03 Mei 2009 Jam : 08.30 14.00 Tempat : Dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok Jakarta Acara : Kunjungan ke Kapal Laut TNI-AL Kapasitas : Terbatas, maksimal 250 orang Biaya : Rp 75.000 per orang. Ikka W. Widowati (021)-5260758 [email protected] ============================= [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Usaha Berubah, Selalu Kalah ? Apakah Anda merasa diri Anda sia sia dan tidak berdaya karena semakin Anda ingin berubah, Anda semakin kalah, semakin Anda ingin berprestasi justru semakin frustrasi ? Apakah Anda merasa hidup Anda buruk dan terpuruk karena semakin Anda berusaha, Anda semakin menderita, semakin Anda menahan diri justru semakin tidak terkendali ? No Problem ! Di SERVO Aja ! S.E.R.V.O membebaskan Anda dari "jerat atau penjara" emosional, menemukan potensi dan jati diri Anda serta mengaktifkan "mesin" sukses otomatis Anda seperti milik para BINTANG. Dengan Terapi S.E.R.V.O : - Lebih sehat tanpa obat. Anda tidak lagi perlu mengalami gangguan psikosomatis seperti pusing, berdebar debar, leher kaku, sakit perut, insomnia - Lebih bahagia tanpa fobia. Anda tidak perlu merasa cemas, takut, gugup, panik, bingung, lupa, marah, gangguan seksual - Lebih bergairah tanpa masalah. Anda tidak perlu terjebak pada kebiasaan buruk seperti kecanduan rokok, obat, makan, tidur, belanja, korupsi - Lebih mudah tanpa menyerah. Anda tidak perlu lari dari masalah, merasa malu, bersalah, gagal, bernasib sial, depresi, putus asa, malas dan menunda pekerjaan - Lebih percaya diri tanpa iri. Semakin awal Anda menemukan potensi dan jati diri, semakin cepat Anda menjadi diri sendiri dan menjadi yang terbaik dibidangnya - Lebih berprestasi tanpa korupsi. Memanfaatkan seluruh waktu produktif Anda untuk membuat cetak biru kesuksesan pribadi, keluarga dan kehidupan sosial Anda. Kesaksian ! Nana, Pengusaha. ...Tadinya saya kurang yakin dengan pengobatan ini, tetapi setelah saya coba benar benar luar biasa. Saya sudah seperti orang biasa yang tegar menghadapi tantangan hidup ini. ... Hubungi : http://klinikservo.com/ (021) 5574 5555, 554 6009 --- TERAPI GRATIS ! FOBIA terhadap BENDA NYATA seperti Karet, Pepaya, Bulu Ayam, Karpet, Susu, Sayur, Nasi dsb. Hanya untuk Peserta Pertama, dari masing masing Fobia !Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/TaManBinTaNG/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/TaManBinTaNG/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[email protected] mailto:[email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
