Oleh : alihozi
http://alihozi77.blospot.com


Seorang Muslim harus selalu memperbanyak mengucap kepujian dan kesyukuran kepada
Allah Ta'ala atas nikmat Islam. Sebab nikmat Islam itu adalah setinggi-tinggi
nikmat dan sebesar-besarnya. Kalaulah ditakdirkan bahwa Allah mengaruniakan
dunia dan sesisinya kepada seorang hamba, tetapi tiada pula dikaruniakannya
Islam, niscaya segala karunia itu akan menjadi bencana baginya.

Sebaliknya pula, kalaulah Allah mengaruniakan Islam, tetapi tiada diberikannya
dunia, maka demikian itu tiadalah akan membahayakannya. Sebab orang yang pertama
tadi, jika mati tempatnya di neraka. Manakala orang yang kedua pula, jika mati
tempatnya di syurga.

Selain mengucapkan puji dan kesyukuran kepada Allah Ta'ala atas nikmat Islam
seorang Muslim juga harus memohon agar Allah,SWT mewafatkannya dalam Husnul
Khatimah, karena syaitan yang terkutuk itu akan berkata: Aduh! Orang yang
memohon Husnul Khatimah itu telah mematahkan tulang belakangku

Yang menjadi pertanyaan sekarang apakah dengan mengucapkan puji syukur atas
nikmat Islam dan berdo'a memohon meninggal dalam Husnul Khatimah, seorang Muslim
tsb sudah pasti bisa meninggal dalam Husnul Khatimah. Ternyata tidak, Saudaraku
para Ulama banyak menulis kitab tentang syarat2 agar bisa wafat dalam keadaan
Husnul Khatimah.

Saudaraku, seorang Muslim yang ingin meninggal dalam keadaan Husnul Khatimah
selain berdo'a dan memohon kepada Allah,SWT adalah harus berusaha untuk
memelihara keislamannya dan menguatkannya dengan mengerjakan segala perkara yang
diperintahkan oleh Allah,SWT . Sebab orang yang melalaikan perintah-perintah
Allah Ta'ala akan mendorong dirinya untuk mati di dalam kepercayaan bukan Islam.

Seorang Muslim juga wajib meninggalkan kejahatan dan perbuatan dosa, karena bila
hal ini dilanggar akan melemahkan keislamannya dan meletakkannya di tempat yang
rendah. Hal ini akan menggugurkan asas-asas keislaman seseorang dan
menyebabkannya mudah tercabut ketika menghadapi maut.

Saudaraku, bagaimana seorang Muslim itu bisa meninggal dunia dengan mengucapkan
dua kalimat syahadat sedangkan setiap hari hidup di dunia bukannya hobi membaca
Al-Qur'an malah ia hobinya hanya bernyanyi lagu-lagu yang melalaikan dari
mengingat Allah,SWT atau teladannya bukan Rasulullah tapi grup-grup band music
terkenal?

Atau bagaimana seorang Muslim itu bisa meninggal dunia dengan melihat tempat
tinggalnya di syurga kalau setiap hari di dunia ia sering mengakses
pornogragfi/pornoaksi di Internet dan media informasi lainnya.

Wahai Tuhan kami, lapangkanlah dada kami dengan sifat sabar, dan wafatkanlah
kami sebagai orang-orang Muslimin. (Al-A'raf:126)

Wallhu a'alam
Al-Faqir

Alihozi http://alihozi77.blogspot.com
HP: 0813-882-364-05

Kirim email ke