Gagal mengikuti tender seringkali dialami oleh perusahaan pengadaan hanya 
karena tidak lolos prakualifikasi. Prakualifikasi diberlakukan dalam pengadaan 
barang/jasa yang menggunakan metoda dua sampul. Meskipun begitu, dalam metoda 
satu sampul pun, prasyarat administratif tetap menentukan nasib tender yang 
diikuti; lolos atau gagal.

Berikut ini adalah tips agar kita tidak lagi mengalami kegagalan mengikuti 
tender hanya karena kesalahan administratif.

Keberhasilan penyiapan dokumen prakualifikasi dapat diukur secara mudah, yaitu 
lolos prakualifikasi. Dokumen prakualifikasi yang baik harus memenuhi empat 
syarat di bawah ini:


1.      Benar
Benar artinya tidak ada kesalahan sedikit pun dalam seluruh dokumen yang 
dipersayaratkan/diminta pemberi pekerjaan. Benar juga berarti mengikuti 
petunjuk pemberi pekerjaan secara total.

Tips: 
•       Siapkan dokumen dengan kecermatan yang ekstra. 
•       Pastikan penulisan setiap huruf, angka, tanda baca, format & posisi 
telah benar.  
•       Taati petunjuk yang diberikan pemberi pekerjaan secara total. 
•       Untuk memperkecil tingkat kesalahan, dalam pembuatan surat-surat, 
gunakanlah fasilitas mail merge dalam program Microsoft Word yang terhubung ke 
database dalam Microsoft Excell atau Microsoft Access. Mail merge dapat 
membantu kita untuk membuat link data yang sering berubah dalam suatu pola 
dokumen.


2.      Lengkap
Lengkap artinya seluruh dokumen yang diminta tersedia. Jika terdapat satu saja 
dokumen yang tidak disertakan, dijamin kita akan gagal prakualifikasi.

Tips: 
•       Buatlah check list dokumen yang diperlukan sesuai petunjuk pemberi 
pekerjaan 
•       Segera lengkapi dokumen yang belum tersedia.
•       Pastikan dokumen yang diserahkan lengkap, tidak lebih dan tidak kurang. 


3.      Valid/Absah
Valid/Absah artinya dokumen yang diserahkan merupakan dokumen yang sah dan 
dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Di samping itu, dokumen tersebut 
masih berlaku.
 
Tips:
•       Periksa secara cermat keabsahan dokumen
•       Periksa secara cermat masa berlaku dokumen


4.      Tepat waktu
Tepat waktu artinya penyerahan dokumen tidak keluar dari waktu yang ditetapkan 
oleh pemberi pekerjaan. Dalam hal ini, keterlambatan satu menit saja dapat 
menyebabkan kegagalan kesertaan kita dalam tender tertentu.

Tips:
•       Buatlah prediksi kebutuhan dokumen, khususnya yang bersifat persediaan
•       Selalu menyediakan dokumen yang siap pakai (hard copy atau soft copy) 
dan mudah dicari sewaktu-waktu. 
•       Buatlah penjadwalan di depan meja kerja, buku agenda, monitor komputer, 
atau di hp anda untuk menghindari lupa atau terabaikan.
•       Beritahukan jadwal Anda kepada rekan atau pimpinan di kantor sehingga 
mereka dapat membantu mengingatkan.
•       Jangan remehkan daya dukung perangkat keras: komputer, printer, 
scanner, dll yang seringkali dapat menyebabkan keterlambatan jika kondisinya 
tidak prima.
•       Buatlah prediksi waktu perjalanan ke tempat pemberi pekerjaan, 
cadangkan waktu lebih awal dari batas waktu akhir.
•       Kuasai lokasi kantor pemberi pekerjaan. Pelajari juga kondisi dan 
sarana transportasi ke sana.


Gunakan Software
Saat ini, software khusus untuk penyiapan dokumen tender sudah dapat Anda 
gunakan. Software tersebut menggaransi penyiapan dokumen prakualifikasi tuntas 
maksimum satu jam. 

Keunggulan lainnya, software tersebut menyediakan template/pola surat yang 
biasa digunakan dalam dokumen tender yang mengacu kepada Keppres no. 80 th 2003 
tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Dengan menggunakan software tersebut, 
kehilangan peluang milyaran rupiah, lembur, maupun stress tak akan terulang 
lagi. (Firman Juliansyah, sumber: www.sisdok.com)


Kirim email ke