بسم اله الرحمن الرحيم 
  
السلام عليكم و رحمت الله و بركاته
  
Mulai dari kandungan kalian kujaga, kurawat, kuberi  makan yang halal, baik, 
dan bergizi, dan kusirami  dengan siraman ruhani dengan bacaan AlQuran dan  
shalatku mengalun disetiap   saat, terutama  dimalam-malam tahajjudku, dengan 
harapan kelak bacaan  ini kau dengar dan menjadi pedoman hidupmu.
Karena Allah Subhanahu Wata'ala berfirman : "Dan dari sebahagian malam, 
hendaklah kamu melakukan shalat  tahajjud, sebagai ibadah sunnah bagi kamu, 
semoga saja  dengan shalatmu itu akan menaikkan derajatmu ketempat  yang lebih 
terpuji".

Anak-anakku, disaat-saat sakit akan melahirkanmu, aku  merasa dunia ini 
benar-benar seakan kutinggalkan dan  Malaikat maut akan meregut nyawaku, dimana 
saat-saat  kritis itu ayahmu berada disamping kita dengan  membacakan beberapa 
alunan kalam illahi, sebagai penenang dan pengobat kesakitan dan memberikan  
ketabahan bathin bagiku, seakan beliau tau sekali  tugas sebagai calon ayah, 
memberikan ketabahan bagi  sang istri dalam kondisi apapun.Karena ayahmu sadar  
akan firman Allah Ta'ala: "Sesungguhnya Allah bersama  orang-orang yang sabar".

Anak-anakku, disaat payah dan kesakitan melahirkan,  yang ada dalam benak ibumu 
ini cuma satu."Ingat Allah,  dan baca AlQuran dalam hati", bukan dengan jeritan 
dan  cacian bahkan tak jarang ada yang menyalahkan suami  kenapa ia sampai 
hamil begitu. Saat, kesakitan ada  yang sempat emosi, menyalahkan sepihak, 
tanpa ia  mengingat bahwa adanya dirimu dalam rahim seorang  perempuan adalah 
kesepakatan, kemauan, dan kenikmatan  yang dirasakan bersama-sama. Tetapi Ibu 
berusaha Nak,  kehadiranmu adalah amanah Allah, kehendak Allah dan  keinginan 
bersama, itu sebabnya ibu mengingat ibunda Siti Maryam, tatkala ia kesakitan 
akan melahirkan  puteranya Maryam, atas kehendak Allah Ta'ala, disaat  ibunda 
Maryam mengeluh:" Wahai alangkah malangnya  nasibku, alangkah eloknya kalau aku 
mati saja, dan aku  manusia yang dilupakan "Lantas Allah menenangkannya,  dan 
menyuruhnya agar jangan bersedih hati, dan memakan  buah  kurma, karena khasiat 
kurma itu
 cukup banyak,  terutama bagi ibu yang akan melahirkan, akan sangat  
memudahkannya dalam persalinan tersebut, dan  memberikan kekuatan phisik serta 
mental bagi sang ibu.
  
Anak-anakku, setelah dirimu lahir, atas perintah Allah  jua, ibu mulai 
menyusukanmu, Allah berfirman: " Dan  bagi para ibu-ibu, hendaklah mereka 
memberikan susu  ASI pada  anak-anaknya selama dua tahun, ini bagi  mereka yang 
ingin menyempurnakan susuan selama dua  tahun tersebut, memberikan makan 
mereka, dan  memberikan pakaian (untuk anak-anak... .".(AlBaqarah 233) 

Anak-anakku, setelah engkau lahir, disusukan, dan  engkau mulai pandai 
berjalan, mulai menanjak menjadi  anak-anak-remaja dan dewasa, Ibu akan selalu 
mengingat  firman Allah Ta'ala, tatkala mengkisahkan bagaimana  Luqman 
berwasiat dan memberikan nasehat dalam mendidik  anaknya dalam firmanNya :" 
Tatkala Luqman berkata  kepada anaknya dalam bentuk memberikan pengajaran  
kepadanya:" Wahai anakku, janganlah kamu menyekutukan  Allah dengan apapun 
juga, karena syirik itu adalah  merupakan penganiayaan yang paling 
besar,...pandai  bersyukur kepada orang tua, kepada Allah,  (Ibu dan  ayah 
disuruh Allah ), agar mendidik anak-anak  mengerjakan shalat, dan menyuruh pada 
kebaikan,  (berbuat baik pada sesama) dan mencegah dari berbuat  kejahatan, dan 
bersabar atas segala musibah, jangan  berlaku sombong, karena Allah paling 
tidak suka dengan  kesombongan, berjalan sederhana, berkata sopan, karena  
sejelek-jelek suara   (perkataan), adalah suara
keledai  (Luqman 31; 13-19)

Terakhir wahai anak-anakku, Allah juga mengingatkan  ayah dan ibumu, agar 
mendidik kamu dengan baik, dan  takut meninggalkan kalian dalam keadaan lemah, 
karena  firman Allah Azza wajalla: " Dan hendaklah takut  diantara kamu akan 
meninggalkan keturunan yang lemah,  hendaklah kamu takut akan nasib mereka, dan 
hendaklah  kamu bertaqwa pada Allah, dan berkatalah akan  perkataan yang 
benar". Ibu dan ayah diperintahkan  Allah agar memberikan kekuatan fhisik, 
serta mental  bagi kalian, jangan sampai lemah mental, lemah ekonomi, lemah 
segalanya, karena juga disebutkan dalam  hadits Rasulullah:" Mukmin yang kuat, 
jauh lebih  baik (dan disukai Allah dan rasulNya), ketimbang mukmin  yang 
lemah".

Wahai anak-anakku, Meskipun begitu, ibu dan ayah tidak  akan pernah lupa firman 
Allah Ta'ala: "Ketahuilah  Sesungguhnya harta-harta dan anak-anak kamu 
merupakan  fitnah(cobaan) , bagi kamu".(Anfal 28) FirmanNya lagi :"Wahai 
orang-orang beriman,   sesungguhnya dari  sebahagian istri-istri dan anak-anak 
kamu merupakan  musuh bagi kamu, maka hendaklah kamu awas akan musibah  yang 
akan mencelakakan kamu disebabkan  mereka...... " (AtThagabun; 14,15)

Allah mengingatkan ayah dan ibu agar jangan sampai  lupa mengingat Allah 
dikarenakan kamu, dikarenakan  sibuk mencari nafkah untuk kamu. (AlMunafiqun9) .

Demikianlah sekelumit tentang kamu, wahai anak-anakku.
  
^^ Carane Ora Muspro Olehe Sesrawungan ^^ 
-----------------------------------------------  
[email protected]  |  0888 0666 5685 
 


      Yahoo! Mail Sekarang Lebih Cepat dan Lebih Bersih. Rasakan bedanya! 
http://id.mail.yahoo.com

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke