----- Original Message -----
From: san tos
To: undisclosed recipients:
Sent: Thursday, June 04, 2009 9:08 AM
Subject: Fw: Buku Tabungan Pernikahan
buku tabungan
------------------------------------------------
Priya menikah dengan Hitesh. Pada pesta
pernikahan, ibu Priya memberinya
sebuah
buku tabungan. Di dalamnya berisi tabungan
sejumlah Rs.1000 (Rp 246.000).
Dia
berkata, "Priya, terimalah buku tabungan ini.
Gunakan sebagai buku
catatan
dari kehidupan pernikahanmu. Jika ada satu
peristiwa bahagia atau yang
bisa
dikenang, masukkan
sejumlah uang tabungan di dalamnya. Tulis
kejadian yang kamu
alami di b aris catatan yang ada di sampingnya.
Semakin besar kenangan
terhadap
peristiwa itu, masukkan uang tabungan yang
lebih besar. Ibu sudah
melakukan di
awal pernikahanmu ini.. Lakukan selanjutnya
bersama Hitesh. Saat kamu
melihat
kembali tahun-tahun yang telah berlalu, kamu
akan mengetahui betapa
bahagianya
kehidupan pernikahan yang kamu miliki."
Priya memberitahukan hal ini kepada Hitesh
setelah
pesta usai. Mereka berdua
setuju bahwa ini adalah ide yang sangat bagus
dan mereka tidak sabar
menanti
saatnya untuk memasukkan tambahan uang tabungan
ke dalam buku itu.
Ini yang mereka lakukan setelah beberapa waktu
:
- 7 Februari : Rs 100 (Rp 24.600),ultah pertama
untuk Hitesh setelah
menikah
- 1 Maret : Rs 300 (Rp 73.800), gaji Priya naik
- 20 Maret : Rs 200 (Rp 49.200), berlibur ke
Bali
- 15 April : Rs 2.000 (Rp 492.000), Priya hamil
- 1 Juni ; Rs 1,000 (Rp 246.000), Hitesh
dipromosikan ... dst...
Akan tetapi setelah beberapa tahun berlalu,
mereka mulai beradu pendapat
dan
bertengkar untuk hal-hal yang sepele. Mereka
saling diam. Mereka menyesal
telah
menikahi orang yang paling buruk di dunia ...
tidak ada lagi cinta ...
sesuatu
yang sangat tipikal di masa ini.
Suatu hari Priya berkata pada ibunya, "Ibu,
kami tidak bisa bertahan
lagi.
Kami setuju untuk
bercerai. Saya tidak bisa membayangkan
bagaimana saya telah
memutuskan menikah dengan orang ini !"
Ibunya menjawab, "Baiklah, apa pun yang kamu
ingin kerjakan kalau sudah
tidak bisa bertahan. Tetapi sebelum kamu
melangkah lebih jauh, tolong
lakukan
hal ini. Ingat buku tabungan yang ibu berikan
saat pesta pernikahan
kalian?
Ambil semua uangnya dan belanjakan sampai
habis. Kamu tidak bisa terus
menyimpan
catatan di buku tabungan itu untuk sebuah
pernikahan yang buruk.."
Priya berpikir bahwa itu benar. Jadi dia pergi
ke bank, menunggu di
antrian dan
berencana menutup buku tabungan itu. Ketika
menunggu, dia melihat catatan
yang
ada di buku tabungan di tangannya. Dia melihat,
melihat, dan melihat.
Kemudian
ingatan akan semua kebahagiaan dan sukacita di
masa-masa yang telah lewat
muncul
kembali di pikirannya. Air mata menggenang dan
berurai di pipinya.
Kemudian dia
bergegas meninggalkan bank dan pulang.
Ketika sampai di rumah, Priya memberikan buku
tabungan itu pada Hitesh,
dan
memintanya untuk memasukkan sejumlah uang ke
tabungan itu sebelum mereka
bercerai.
Hari esoknya, Hitesh mengembalikan buku
tabungan itu pada Priya. Dia
menemukan
tambahan tabungan sebesar Rs 5000 (Rp
1.230.000) dengan catatan di dalam
buku
tabungan: ' Ini adalah hari dimana saya
menyadari betapa saya mencintaimu
sepanjang tahun-tahun yang telah kita lewati.
Betapa besar kebahagiaan
telah
kamu bawa untukku." Mereka berdua berpelukan
dan menangis, dan meletakkan
buku tabungan itu kembali di tempat semula.
Anda tahu berapa uang yang terkumpul saat
mereka pensiun? Saya tidak
bertanya
pada mereka. Saya percaya uang bukan masalah
lagi setelah mereka berhasil
melalui tahun-tahun yang indah di sepanjang
kehidupan pernikahan mereka.
* * * * *
"Saat engkau jatuh, jangan melihat tempat di
mana kamu jatuh,
tetapi lihatlah tempat di mana kamu mulanya
tergelincir. "
= Hidup adalah memperbaiki kesalahan-kesalahan =
[Non-text portions of this message have been removed]