pak suparmo,

sangat gegabah menyebut bahwa (umat) islam sama sekali tak mempunyai
kontribusi dalam ilmu pengetahuan sekarng. perlu diingat, bahwa algoritma
yang kini menjadi dasar operasi komputer ditemukan oleh al-khawarizm.
demikian juga ilmu pengobatan dan juga notasi balok (yang kini menjadi
dasar para pemusik mencipta lagu dan memainkan alat musik)

ilmu selalu berkembang, dan peradabn islam memiliki andil dalam salah
satu pengembangan ilmu tersebut. sayangnya, umat islam sekarang tidak
memiliki cukup dana untuk mengembangkan ilmu tersebut, kalah oleh umat
lain yang mengalokasikan dana besar untuk inovasi-teknologi.


salam,
*rif


Pada 18 Juli 2009 23:53, Wal Suparmo <[email protected]> menulis:

>
>
> Salam,
> Diceritakan banyak ilmu zaman dulu yang seperti geologi,astronomi,aljabar,
> kedokteran  dsb , diketemukan oleh sarjana2 Islam.
> Sayang bahwa penemuan2 zaman sekarang  yang sangat berguna bagi
> kesejahteraan dan kemajuan manusia dan dunia, seperti listrik,
> mesin,TV/Radio, komputer,penerbangan, pekapalan  dan obat2an modern dsb dan
> banyak lagi.Islam sama sekali tidak mempunyai kontribusinya.
> Wasalam,
> Wal Suparmo
> --- Pada Sab, 18/7/09, Mujiarto Karuk <[email protected]<mkaruk%40yahoo.com>>
> menulis:
>
> Dari: Mujiarto Karuk <[email protected] <mkaruk%40yahoo.com>>
> Judul: -:: Milist NB::- Geologi dalam Peradaban Islam
> Kepada: [email protected] <syiar-islam%40yahoogroups.com>,
> [email protected] <keluarga-islam%40yahoogroups.com>,
> [email protected] <mencintai-islam%40yahoogroups.com>,
> [email protected] <bahasa-quran%40yahoogroups.com>,
> [email protected] <gambar-islami%40yahoogroups.com>,
> [email protected] <KotaSantri%40yahoogroups.com>,
> [email protected] <shalat-doa%40yahoogroups.com>,
> [email protected]<psikologi_transformatif%40yahoogroups.com>,
> [email protected] <kmnu2000%40yahoogroups.com>,
> [email protected] <nongkrong_bareng2%40yahoogroups.com>,
> [email protected] <islamic-ebook%40yahoogroups.com>,
> [email protected] <sekolah-kehidupan%40yahoogroups.com>,
> [email protected] <sabili-net%40yahoogroups.com>,
> [email protected] <nasional-list%40yahoogroups.com>,
> [email protected] <eramuslim%40yahoogroups.com>,
> [email protected] <Taman2Syurga%40yahoogroups.com>,
> [email protected] <mualafindonesia%40yahoogroups.com>,
> [email protected] <sd-islam%40yahoogroups.com>,
> [email protected] <tamanbintang%40yahoogroups.com>
> Cc: [email protected] <tahajjud_call%40yahoogroups.com>
> Tanggal: Sabtu, 18 Juli, 2009, 9:08 PM
>
>
>
> Geologi merupakan
> cabang ilmu alam yang mempelajari bumi, komposisinya, struktur, sifat-sifat
> fisik, sejarah, dan proses asal mula terbentuknya bumi serta sejarah
> perkembangannya. Studi ini mendapat perhatian penting dari para ilmuwan
> Muslim
> di zaman kekhalifahan.
>
> Ilmu ini
> dipandang memiliki kegunaan dan manfaat yang begitu besar. Betapa tidak.
> Geologi mampu membantu peradaban Manusia dalam menemukan dan mengatur
> sumber
> daya alam yang ada di bumi, seperti minyak bumi, batu bara, dan juga metal
> seperti besi, tembaga, emas dan uranium.
>
> Selain itu, studi
> yang dikembangkan para saintis Islam itu juga sangat membantu dalam
> menemukan
> zat mineral lainnya yang memiliki nilai ekonomi, seperti: asbestos, perlit,
> mika, fosfat, zeolit, tanah liat, pumis, kuarsa, dan silika, dan juga
> elemen
> lainnya seperti belerang, klorin, dan helium. Sejak era kekhalifahan, umat
> Islam telah mampu menemukan ladang minyak serta besi, emas dan lainnya.
>
> Adalah ilmuwan Barat bernama Fielding H Garisson yang menyatakan bahwa
> studi
> geologi modern dimulai pada era kekhalifahan. Dalam bukunya berjudul
> History of Medicine, Garisson mengatakan,
> “Umat Islam di abad pertengahan tak hanya mengawali berkembangnya aljabar,
> kimia dan geologi. Namun, juga telah meningkatkan dan memuliakan
> peradaban.”
>
> Abdus Salam
> (1984) dalam Islam and Science
> menyatakan bahwa Abu al-Raihan al-Biruni (973-1048 M) merupakan geolog
> Muslim
> perintis yang berjasa mendirikan studi geologi modern. Secara mendalam,
> ilmuwan
> Muslim abad ke-11 M itu menulis tentang geologi India . Al-Biruni
> melontarkan sebuah
> hipotesis bahwa anak benua India
> awalnya adalah sebuah lautan.
>
> "Jika Anda
> melihat tanah India dengan
> mata sendiri dan mengamati alamnya, sebenarnya daratan India awalnya
> adalah laut,” papar al-Biruni dalam Book of
> Coordinates. Ia juga menuturkan bahwa keberadaan kerang dan fosil
> di wilayah negeri Hindustan menunjukkan bahwa
> kawasan itu adalah lautan yang kemudian meningkat menjadi daratan kering.
>
> Berdasarkan
> penemuannya itu, al-Biruni menyatakan bahwa bumi secara konstan mengembang.
> Temuannya itu memperkuat pandangan Islam yang menyatakan bahwa bumi tak
> kekal.
> Teori bumi tak kekal yang dilontarkan al-Biruni itu berlawanan dengan
> keyakinan
> ilmuwan Yunani Kuno yang berpendapat bahwa bumi itu kekal.
>
> Al-Biruni pun lalu menyatakan bahwa bumi juga memiliki usia. Pendapat sang
> ilmuwan Muslim di era kekhalifahan itu terbukti. Para Geolog modern
> akhirnya membuktikan
> pendapat itu dengan menyatakan usia Bumi diperkirakan sekitar 4,5 miliar
> (4,5x109) tahun.
>
> Ilmuwan Muslim
> legendaris, Ibnu Sina (981-1037) juga turut memberi kontribusi yang amat
> penting bagi studi geologi. Avicenna – begitu masyarakat Barat biasa
> menyebutnya -- menamakan geologi sebagai Attabieyat.
> Dalam bab lima
> ensiklopedia berjudul Kitab al-Shifa,
> Ibnu Sina menjelaskan tentang mineralogi, meteorologi.
>
> Selain itu, bab keenam Kitab Al-Shifa,
> juga mengupas berbagai hal tentang bumi dan proses pembentukannya. Secara
> rinci
> dan lugas, Ibnu Sina membahas tentang; pembentukan gunung; manfaat gunung
> dalam
> pembentukan awan: sumber-sumber air, asal muasal gempa bumi; pembentukan
> mineral-mineral; serta keanekaragamaan lahan tanah di bumi.
>
> Pemikiran Ibnu Sina
> tentang geologi ternyata sangat berpengaruh terhadap peradaban Barat.
> Berkat
> jasa Avicenna-lah, masyarakat Barat kemudian mengenal hukum superposisi,
> konsep
> katastropisme (bencana besar) serta doktrin uniformitarianism. Buah pikir
> Ibnu
> Sina juga banyak mempengaruhi ilmuwan Barat bernama James Hutton dalam
> mencetuskan Teori Bumi pada abad ke-18 M.
>
> Secara terang-terangan, dua akademisi Barat bernama Toulmin dan Goodfield
> (1965), menjelaskan sumbangsih yang diberika Ibnu Sina bagi studi geologi
> modern. “Sekitar abad ke-10 M, Avicenna telah melontarkan hipotesis tentang
> asal-muasal bentangan gunung. Padahal, 800 tahun kemudian, pemikiran
> seperti
> itu masih dianggap radikal di dunia Kristen,” papar Toulim dan Goodfield.
>
> Tak cuma itu,
> metodelogi ilmiah serta observasi lapangan yang dikembangkan Ibnu Sina
> hingga
> kini masih tetap menjadi bagian yang penting dalam investigasi geologi
> modern.
> Studi geologi juga sebenarnya secara lusa tercantum dalam Alquran. Dalam
> Surat
> Al-Hijr ayat 19 Allah SWT berfirman: “Dan Kami telah menghamparkan bumi dan
> menjadikan padanya gunung-gunung dan Kami tumbuhkan padanya segala sesuatu
> menurut ukuran.
>
> Dalam Surat
> An-Nahl ayat 15, Sang Khalik juga berfirman: “Dan Dia menancapkan
> gunung-gunung
> di bumi supaya bumi itu tidak goncang bersama kamu, (dan Dia menciptakan)
> sungai-sungai dan jalan-jalan agar kamu mendapat petunjuk.” Ayat-ayat
> inilah
> yang kemungkinan memberi inspirasi bagi para ilmuwan Muslim untuk mengkaji
> studi geologi.
>
> Sumbangan lainnya
> yang didedikasikan ilmuwan Muslim untuk studi geologi adalah penemuan
> kristalisasi dalam proses pemurnian. Terobosan penting yang dilakukan Jabir
> Ibnu Hayyan – saintis pada abad ke-8 M – itu sangat penting dalam
> kristallogi.
> Bapak Sejarah Sains, George Sarton menegaskan bahwa Jabir Ibnu Hayyan juga
> turut berkontribusi dalam geologi.
>
> “Kami menemukan
> dalam tulisannya (Jabir) pandangan tentang metode penelitian kimia, sebuah
> teori pembentukan logam pada lapisan tanah, ” papar Sarton. Dalam risalah
> yang
> ditulisnya, papar Sarton, Jabir Ibnu Hayyan menyatakan bahwa pada dasarnya
> terdapat enam logam yang berbeda, akibat adanya perbedaan perbandingan
> sulfur
> dan merkuri pada keenam jenis logam itu.
>
> Bila kita simak
> secara teliti, studi geologi mendapat perhatian dalam Alquran. Selain
> banyak
> memaparkan tentang gunung, ayat suci Alquran juga membahas tentang tanah.
> Dalam
> surat Al-A'raaf
> ayat 58, Allah SWT berfirman, “Dan tanah yang baik, tanaman-tanamannya
> tumbuh
> subur dengan seizin Allah; dan tanah yang tidak subur, tanaman-tanamannya
> hanya
> tumbuh merana. Demikianlah Kami mengulangi tanda-tanda kebesaran (Kami)
> bagi
> orang-orang yang bersyukur.”
>
> Dalam ayat
> lainnya, Alquran juga menjelaskan adanya kandungan penting dalam tanah.
> “Kepunyaan-Nya- lah semua yang ada di langit, semua yang di bumi, semua
> yang di
> antara keduanya dan semua yang di bawah tanah.” (QS:Thaahaa: ayat 6). Allah
> SWT
> juga berfirman dalam Surat Al-Kahfi ayat 41, “Atau airnya menjadi surut ke
> dalam tanah, maka sekali-kali kamu tidak dapat menemukannya lagi".
>
> Sumbangsih
> Saintis Muslim bagi Geologi
>
> Sejarah mencatat
> begitu banyak ilmuwan Muslim yang mengkaji geologi di era keemasan Islam.
> Menurut Guru Besar Universitas Yordania, Prof Abdulkader M Abed, para
> saintis
> Islam itu mengkaji tema-tema khusus seperti mineral, batu-batuan serta
> permata.
> Sayangnya, kebanyakan risalah itu banyak yang hilang dan tak eksis lagi.
>
> Berikut ini
> beberapa ilmuwan Muslim yang mengkaji geologi:
>
> * Yahya bin
> Masawaih (wafat 857 M): Dia menulis tentang permata dan kekayaannya.
>
> * Al-Kindi (wafat 873 M): Menulis tiga risalah. Salah satu karyanya yang
> terbaik berjudul "Gems and the
> Likes".
>
> *  Al-Hasan
> Bin Ahmad al-Hamdani(334 H): Menulis tiga buku mengenai metode eksplorasi
> emas,
> perak, permata dan bahan mineral lainnya.
>
> * Ikhwaan As-Safa
> (pertengahan abad ke-4 H): Menulis ensiklopedia yang berisi bagian-bagian
> minelar serta klasifikasinya.
>
> * Abu Ar-Rayhan
> Mohammad Bin Ahmad al-Biruni: (wafat 1048 M): Adalah ahli minerallogi
> terhebat
> sepanjang seharah peradaban Islam. Selain menulis Book of Coordinates, dia
> juga menyusun buku berjudul Al-Jamhir fi Ma'rifatil Al-Jawahir. Yang
> mengupas tentang cara mengenali permata. Buku itu dinilai sebagai
> kontribusi
> terbaik yang disumbangkan perdaban Islam bagi studi minerallogi.
>
> * Ahmad Bin
> Yousef Al-Tifashi: Ia menulis kitab Azhar
> Al-Afkar fi Jawahir Al-Ahjar yang berisi tentang cara mengenali
> batu-batu mulia.
>
> * Mohammad Bin
> Ibrahim Ibnu Al-Akfani (wafat 1348A): menulis buku berjudul Nukhab
> Al-Thakhair fi Ahwaal Al-Jawahir.
> Mengupas karakteristik batu-batu mulia.
>
> Mineralogi
> di Era Kekhalifahan
>
> Para ilmuwan Muslim
> di abad ke-10 hingga 11 M banyak menaruh perhatian untuk meneliti dan
> menulis
> risalah tentang mineralogi. Studi mineralogi merupakan bagian yang tak
> dapat
> dipisahkan dari geologi. Sebab, mineralogi merupakan cabang geologi yang
> berfokus pada sifat kimia, struktur kristal, dan fisika dari mineral.
>
> Studi ini juga mencakup proses pembentukan dan perubahan mineral. Sekitar
> 10 abad
> yang lalu, para saintis Muslim sudah mampu mengidentifikasi beragam jenis
> mineral. Mereka mendedikasikan dirinya untuk mempelajari mineral. Al-Biruni
> dikenal sebagai pakar mineralogi Muslim yang paling hebat dalam sejarah
> peradaban Islam.
>
> Di zaman itu,
> para ilmuwan Islam sudah mampu menjelaskan komposisi kimia dan struktur
> kristal. Batu permata dan batu mulia dinilai para ilmuwan Muslim sebagai
> jenis
> mineral yang khusus. Intan, batu nilam, jamrud serta yang lainnya
> digolongkan
> ke dalam mineral. Sejak zaman dahulu batu-batu mulia itu menjadi lambang
> kemewahan raja-raja dan para wanita.
>
> Sumbangan
> peradaban Islam dalam bidang mineralogi tak lepas dari keberhasilan umat
> Islam
> menguasai wilayah-wilayah penting seperti Mesir, Mesopotamia , India
> dan Romawi. Peradaban wilayah itu sebelumnya juga telah mengenal beragam
> jenis
> mineral, batu mulia, dan permata. Karya-karya terdahulu itu lalu
> dikembangkan
> dan diteliti lebih lanjut oleh para ilmuwan Muslim. Hri
>
>
>
> http://www.republik a.co.id/berita/ 61926/Geologi_ dalam_Peradaban_ Islam
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> Lebih aman saat online. Upgrade ke Internet Explorer 8 baru dan lebih cepat
> yang dioptimalkan untuk Yahoo! agar Anda merasa lebih aman. Gratis. Dapatkan
> IE8 di sini!
> http://downloads.yahoo.com/id/internetexplorer/
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>  
>


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Usaha Berubah, Selalu Kalah ?

Apakah Anda merasa diri Anda sia sia dan tidak berdaya karena semakin Anda 
ingin berubah, Anda semakin kalah, semakin Anda ingin berprestasi justru 
semakin frustrasi ? 

Apakah Anda merasa hidup Anda buruk dan terpuruk karena semakin Anda berusaha, 
Anda semakin menderita, semakin Anda menahan diri justru semakin tidak 
terkendali ? 

No Problem ! Di SERVO Aja !

S.E.R.V.O membebaskan Anda dari jerat atau penjara emosional, menemukan potensi 
dan jati diri Anda serta mengaktifkan "mesin" sukses otomatis Anda seperti 
milik para BINTANG. 

Dengan Terapi S.E.R.V.O :
 
- Lebih sehat tanpa obat. Anda tidak lagi perlu mengalami gangguan psikosomatis 
seperti pusing, berdebar debar, leher kaku, sakit perut, insomnia 

- Lebih bahagia tanpa fobia. Anda tidak perlu merasa cemas, takut, gugup, 
panik, bingung, lupa, marah, gangguan seksual 

- Lebih bergairah tanpa masalah. Anda tidak perlu terjebak pada kebiasaan buruk 
seperti kecanduan rokok, obat, makan, tidur, belanja, korupsi 

- Lebih mudah tanpa menyerah. Anda tidak perlu lari dari masalah, merasa malu, 
bersalah, gagal, bernasib sial, depresi, putus asa, malas dan menunda pekerjaan 

- Lebih percaya diri tanpa iri. Semakin awal Anda menemukan potensi dan jati 
diri, semakin cepat Anda menjadi diri sendiri dan menjadi yang terbaik 
dibidangnya 

- Lebih berprestasi tanpa korupsi. Memanfaatkan seluruh waktu produktif Anda 
untuk membuat CETAK BIRU kesuksesan pribadi, keluarga dan kehidupan sosial 
Anda.  

Kesaksian !

Nana, Pengusaha. ...Tadinya saya kurang yakin dengan pengobatan ini, tetapi 
setelah saya coba benar benar luar biasa. Saya sudah seperti orang biasa yang 
tegar menghadapi tantangan hidup ini. ... 

Hubungi : http://klinikservo.com/
 
(021) 5574 5555, 554 6009

---

TERAPI GRATIS !

FOBIA terhadap BENDA NYATA seperti Karet, Pepaya, Bulu Ayam, Karpet, Susu, 
Sayur, Nasi dsb. Hanya untuk Peserta Pertama, dari masing masing Fobia !Yahoo! 
Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/TaManBinTaNG/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/TaManBinTaNG/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke