Injakan Kaki Diatas Kepala

By: agussyafii

'Bagaimana perasaan kita jika kepala kita ada yang menginjak? apakah kita 
berhak untuk marah?' Begitulah yang dirasakan pemuda itu.  Insiden terjadi 
disaat dirinya tengah mengerjakan sholat. Ketika ditengah khusyuknya dia 
bersujud, tiba-tiba dikejutkan dengan sebuah kaki yang menginjak kepalanya. 
Awalnya pemuda itu marah, begitu bangun dari sujudnya seolah tersadar apa yang 
sebenarnya terjadi, ternyata yang menginjak kepala adalah seorang kakek yang 
tua renta.  Lantas berkali-kali pemuda itu beristighfar hampir saja dirinya 
mencengkram krah baju sang kakek tua. 

Air matanya terus mengalir, ditengah kegalauannya hidup, hendak memohon 
pertolongan kepada Alloh SWT yang terjadi malah sebuah kejadian yang 
menyakitkan dirinya. 'Apakah sebenarnya yang terjadi?' ucap pemuda itu. 'Apakah 
ini sebuah jawaban dari Alloh? Sungguh betapa hinanya aku bila tidak memahami 
betapa kecilnya diriku dan betapa Maha Besarnya Engkau Ya Alloh.' tuturnya 
dalam hati. Pemuda itu raut wajahnya berubah. Amarahnya berubah menjadi 
senyuman. Injakan kaki sang kakek tua itu telah menyadarkan atas kesombongan 
yang ada pada dirinnya. pemuda itu telah menemukan makna sujud dari peristiwa 
itu. Masalah hidup yang telah membuat hatinya galaupun berlalu begitu saja. 
Pemuda itu menyelesaikan sholat dengan hati penuh riang dan gembira. 
Kegembiraan itu juga dirasakan seluruh keluarganya.

Sang Khaliq selalu hadir dengan yang dipahami maupun yang tidak bisa dipahami 
oleh kita. Alloh SWT Yang Maha Besar hadir dengan cara yang tidak terbatas. 
Kewajiban kita adalah selalu merasakan kehadiranNya dibalik setiap peristiwa. 
Ada kehadiranNya dibalik nikmat, Ada kehadiranNya dibalik kesusahan. Ada 
kehadiranNya dibalik senyuman dan ada juga kehadiranNya dibalik 'injakan kaki' 
diatas kepala kita. Dia Yang Maha Agung juga hadir dalam keindahan lautan, 
dalam hutan nan hujau, maupun dalam setiap peristiwa besar yang kita alami 
sekarang ini bahwa bencana alam yang terjadi secara berturut-turut menyadarkan 
diri kita ada bencana sosial ditengah kehidupan bangsa ini. 'Apakah kita 
menyadari hal ini adalah sebuah injakan kaki dikepala agar kita kembali 
kepadaNya?'

---
'Sesungguhnya kami hanyalah milik Alloh dan sesungguhnya hanya kepadaNyalah 
kita akan dikembalikan. “Ya Alloh, berilah kami pahala dalam musibah ini dan 
berilah kepada kami gantinya dengan yang lebih baik daripadanya.' (HR. Muslim).

Wassalam,
agussyafii

---
Yuk,Berbagi Nikmat Qurban bersama anak-anak Amalia. Dalam program kegiatan 
'Qurban Untuk Amalia (QUA) pada hari Ahad, 29 November 2009 di Rumah Amalia. 
Kirimkan dukungan dan komentar anda di http://agussyafii.blogspot.com atau 
http://www.facebook.com/agussyafii atau sms di 087 8777 12 431









      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke