Keteguhan Seorang Pemuda

By: agussyafii

Konon ada seorang pemuda bernama Tsabit bin Ibrahim, dia sedang berjalan 
disamping perkebunan, tiba-tiba ada sebuah apel yang jatuh, Tsabit mengambil 
buah apel dan memakannya. Tak lama kemudian dirinya menyadari bahwa buah apel 
itu bukanlah miliknya. Tsabit memasuki kebun dan menemui penjaga kebun. Tsabit 
memohon kerelaan kepada pemiliknya agar diberikan kerelaan apel yang telah 
dimakannya tetapi penjaga kebun bukan pemiliknya. penjaga kebun itu kemudian 
menunjukkan arah rumah sang majikannya.

Sekalipun jauh, Tsabit menuju rumah pemilik kebun. Sesampai di rumah pemilik 
kebun, Tsabit memperkenalkan dirinya dan memohon keikhlasan atas apel yang 
telah dimakannya. Pemilik kebun merasa kagum dengan kejujuran Tsabit.

'Aku akan mengikhlaskan apel yang telah engkau makan namun dengan satu syarat, 
engkau harus menikahi putriku,' kata sang pemilik kebun dan Tsabit 
menyetujuinya.

'Akan tetapi putriku ini buta, tuli dan tidak bisa berjalan, 'lanjut sang 
pemilik kebun. Tsabit tak menolak syarat itu karena Tsabit hanya mengharapkan 
keridhaan Alloh SWT. Setelah menikah Tsabit menemui istrinya. begitu sangat 
terkejutnya Tsabit ternyata perempuan yang telah dinikahinya tidak buta, tuli 
dan tidak berjalan melainkan sangat cantik dan lembut. Istrinya pun menjelaskan 
kepada Tsabit bahwa dirinya buta, yang dimaksud buta dari melihat hal-hal yang 
diharamkan Alloh SWT, aku tuli, maksudnya tuli dari suara-suara yang tidak 
diridhoi oleh Alloh SWT, aku bisu, bisu yang dimaksud hanya menggunakan lidahku 
untuk berdzikir. Aku tidak bisa berjalan itu artinya kakiku hanya digunakan 
untuk melangkah ke tempat yang diberkahi oleh Alloh SWT.

Akhirnya mereka berdua hidup bahagia dalam ketaatan pada Sang Khaliq, mereka 
dikaruniai seorang putra yang sholeh dikemudian hari yang kita kenal salah satu 
diantara 4 Imam dialam dibidang kajian Fiqh dengan nama Imam Hanafi atau Abu 
Hanifah.

Pesan cerita ini adalah tentang pemuda yang bernama Tsabit bin Ibrahim dalam 
menjaga keteguhan dan kesucian dirinya untuk mendapatkan keridhaan Alloh SWT 
oleh karena mari kita menjaga dengan keteguhan yang sungguh-sungguh kesucian 
hati dan perbuatan kita.

---
Senantiasa bertasbih kepada Alloh apa yang ada di langit dan apa yang ada di 
bumi. Raja  Yang Maha Suci, yang Maha Perkasa Lagi Maha Bijaksana. ( QS: 
Al-Jumu'ah. 62:1).

Wassalam,
agussyafii

--
Yuk, sambut tahun baru hijriyah bersama anak-anak Amalia. Dalam program 
kegiatan 'Amalia Cinta Muharram (ACM) pada hari Ahad, 20 Desember 2009 di Rumah 
Amalia. Kirimkan dukungan dan komentar anda di http://agussyafii.blogspot.com 
atau http://www.facebook.com/agussyafii atau sms di 087 8777 12 431





      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke