Masih Diambil dari suatu sumber...Karaoke dengan Perempuan Lain

Seorang suami yang pulang malam disambut tangisan istrinya.

"Sungguh tega engkau Mas Kus, mengakunya mau lembur sama si Hery kawan
sekantor kamu, tak tahunya kamu pergi berkaraoke sama perempuan lain...",
ujar istrinya sambil sesenggukan.

Si Kus yang terpojok tak mampu mengelak lagi,

"Maafkan aku sayang, sungguh aku khilaf. Aku berjanji tidak akan
mengulanginya lagi. Tapi bagaimana kamu bisa melihatku disana istriku...?"

"Tentu saja aku melihatnya di
sana...!" jawab sang isteri ketus , "... Aku khan pergi karaoke juga
sama si Hery kawanmu itu!!"

Sudah Sampai Banyuwangi

Suatu hari, seorang ibu mengantar anaknya yang baru berusia 7 tahun, naik
bis jurusan Surabaya-Denpasar. Ibu berpesan pada pak supir,"
Pak, titip anak saya ya? Nanti kalau sampai di Banyuwangi, tolong kasih tau
anak saya." 

Sepanjang perjalanan, si anak cerewet sekali. Sebentar-sebentar ia bertanya
pada penumpang,"Sudah sampai Banyuwangi belum?" 

Hari mulai malam dan anak itu masih terus bertanya-tanya. Penumpang yang satu
menjawab,"Belum, nanti kalau sudah sampai dibangunin deh! Tidur aja!"


Tapi si anak tidak mau diam, dia maju ke depan dan bertanya pada supir untuk
kesekian kalinya,"Pak, cudah campe Banyuwangi belom?" Pak Supir yang
sudah lelah dengan pertanyaan itu menjawab," Belom! Tidur aja deh! Nanti
kalo sampai Banyuwangi pasti dibangunin!"

Kali ini, si anak tidak bertanya lagi, ia tertidur pulas sekali. Karena suara
si anak tidak terdengar lagi, semua orang di dalam bis lupa pada si anak, 
sehingga
ketika melewati Banyuwangi, tidak ada yang membangunkannya. 

Bahkan sampai menyeberangi selat Bali dan sudah mendarat di Ketapang,Bali, si
anak tertidur dan tidak bangun-bangun. Tersadarlah si supir bahwa ia lupa
membangunkan si anak. 

Lalu ia bertanya pada para penumpang,"Bapak-ibu, gimana nih, kita antar
balik gak anak ini?" Para penumpang pun merasa bersalah karena ikut
melupakan si anak dan setuju mengantar si anak kembali ke Banyuwangi.

Maka kembalilah rombongan bis itu menyeberangi Selat Bali dan mengantar si anak
ke Banyuwangi. Sesampai di
Banyuwangi, si anak dibangunkan. "Nak! Sudah sampai Banyuwangi! Ayo
bangun!" Kata si supir. 

Si anak bangun dan berkata," O udah sampai yah !" Lalu membuka tasnya
dan mengeluarkan kotak makanannya. Seluruh penumpang bingung. "Bukannya
kamu mau turun di Banyuwangi?" Tanya si supir kebingungan. 

"Nggak kok, saya ini mau ke Denpasar ngunjungin nenek. kata mama, kalau
sudah sampai Banyuwangi, saya boleh makan nasi kotaknya!".

 

Gagap Jadi Seksi Perlengkapan

Pada suatu musim liburan ada sekelompok mahasiswa yang akan pergi camping dikaki
gunung. Dan kebetulan sekali penanggung jawab seksi perlengkapan agak-agak
gagap dalam berbicara. Simak berikut ini dialog antar mereka:

Sebelum berangkat semua seksi diperiksa oleh pak Ketua rombongan,

"Seksi kesehatan siap?"

"Siap pak semua sudah tersedia dan cukup untuk keperluan selama
camping!", jawab Sie Kesehatan.

"Seksi transportasi?", tanya pak Ketua.

"Ok boss, malahan kelebihan mobil nih!!", sahut sie transportasi.

Sampai pada akhirnya pada Seksi Perlengkapan : "Kamu gimana perlengkapan dan
tenda?"

"Ss..ss.....sss..s.." sahut si gagap terbata-bata.

dan belum selesai ini dipotong oleh pak Ketua yang memang nggak sabaran :
"Ya udah kalo siap, kalo gitu kita berangkat... cabut!!"

Berangkatlah rombongan ini ke tempat camping. Sesampainya di lokasi:

"Ayo bongkar muatan dan siapkan kayu api unggun, makanan, dan dirikan
tenda!"

Di saat semua seksi sibuk mengerjakan tugas masing-masing, pak Ketua mendapati
si gagap masih tenang-tenang aja duduk ngliatin temennya pada sibuk.

"Heh... mana tendanya? pasang dong!!"

"Kkk...ke..ketinggalan b..bbboss!!"

"Wah gimana sih kamu nih... jadi berabe kan nggak ada tenda, ya udah balik
lagi ke Jakarta aja deh?!!"

"Ttt...tt...ta " belum lagi si gagap nerusin, udah dipotong lagi sama
pak Ketua:

"Udah deh keburu malem nih, cabuutt!!"

Sesampainya di Jakarta : "Mana tendanya buruan masukin ke mobil terus
cabut balik ke gunung!!"

"Tt..ttapi gg..gg..."

"Apa lagi!!"

"Tt...tapi ....g..g.gue bb..bbecanda kok..."




Robby Nuzly, S.Si., Apt.

Direktorat Pengawasan Produksi

Produk Terapetik dan PKRT

Badan Pengawas Obat dan Makanan RI

Jl. Percetakan Negara No. 23 Jakarta

E-mail:[email protected]

211A429db





      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke