Jumat, 06/11/2009 12:18 WIB
Dikaitkan dengan Chandra & Kaban
Istri Cak Nur Sedih & Minta Klarifikasi Kapolri
Muhammad Taufiqqurahman – detikNews
Jakarta - Istri (alm) Nurcholih Madjid alias Cak Nur nun di Washington DC sana
tengah bersedih. Dia sedih mendengar Kapolri Jenderal BHD mengaitkan Chandra M
Hamzah, MS Kaban, dan Cak Nur, dalam kaitan kasus dugaan suap di PT Masaro
Radiokom.
"Saya sedih mendengar berita tentang Kapolri yang menyabut nama Cak Nur dan
Nadia," kata Omi Komaria, Jumat (6/11/2009).
Dalam Raker dengan Komisi III DPR, Kamis hingga Jumat dini hari (5-6/11/2099),
Kapolri mencurigai KPK tidak menindaklanjuti temuan bukti aliran dana ke mantan
Menhut MS Kaban dari PT Masaro Radiokom. Salah satu dugaan Kapolri, karena
Wakil Ketua Pimpinan KPK Chandra M Hamzah punya kedekatan dengan MS Kaban.
Kedekatan ini terkait keberadaan Cak Nur.
Memang, dalam raker itu Kapolri menyebut inisial-inisial MK, CMH, dan N.
Kapolri menyebut MK sebagai pimpinan sebuah departemen yang kini tak menjabat
lagi. CMH sebagai pimpinan KPK, dan N merupakan bapak dan tokoh yang sangat
dihormati.
Inisial MK dibuka oleh anggota FDIP Gayus Lumbuun. Sedangkan CMH sudah
diketahui bahwa itu inisial Chandra. Lantas N? Informasi yang beredar N
merupakan inisial Nurcholish Madjid alias Cak Nur.
Bagaimana Kapolri mengaitkan hubungan Chandra, MS Kaban, dan Cak Nur? Informasi
yang didapatkan detikcom, Kapolri menduga Chandra memiliki utang jasa terhadap
Kaban, karena diperkenalkan dengan Nadia Madjid, putri Cak Nur. Lewat Kaban,
akhirnya Chandra pun menikahi Nadia pada 1994 silam, meski akhirnya kedua
pasangan ini bercerai. Dengan cerita inilah, Kapolri menduga Chandra tidak
memproses kasus Kaban itu.
MS Kaban Tak Diundang
Omi tak bisa mengerti mengapa Kapolri menyebut-nyebut keluarganya. "Kenapa
Kapolri nyebut-nyebut keluarga kami?" gugat Omi. Omi menilai pernyataan Kapolri
sebagai salah besar. "Karangan dari mana itu?" tanya Omi.
Omi juga menyangkal MS Kaban menikahkan putrinya, Nadia, dengan Chandra. "Masya
Allah kalau Nadia dan Chandra yang menikahkan MS Kaban. Saksi pun juga tidak
dan kami tidak mengundangnya. Cak Nur pun juga tidak pernah nyebut-nyebut nama
Kaban yang berarti Cak Nur tidak kenal atau tidak pernah ada hubungan dengan MS
Kaban," jelas Omi.
Omi meminta Kapolri mengklarifikasi hal tersebut. "Kenapa soal KPK dengan Polri
dikaitkan dengan soal pribadi? Tolong klarifikasi," ujarnya.
(fiq/nrl)
__________________________________________________________
Går det långsamt? Skaffa dig en snabbare bredbandsuppkoppling.
Sök och jämför priser hos Kelkoo.
http://www.kelkoo.se/c-100015813-bredband.html?partnerId=96914325